Lokasi: Pendidikan >>
Kunci Jawaban PJOK Kelas 4 Halaman 115 Kurikulum Merdeka
Pendidikan7 Dilihat
RingkasanGerak berirama memiliki beberapa macam gerakan langkah kaki seperti langkah biasa, langkah rapat, langkah silang, dan langkah samping. Sementara itu, gerakan mengayunkan lengan dalam senam irama meliputi ayunan satu lengan depan belakang, ayunan satu lengan ke depan dan ke samping, serta ayunan satu lengan ke samping bersamaan dengan memindahkan berat badan....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/SISWA-SD-BELAJAR-14.jpg)
Gerak berirama memiliki beberapa macam gerakan langkah kaki seperti langkah biasa,langkah rapat, langkah silang, dan langkah samping. Sementara itu, gerakan mengayunkan lengan dalam senam irama meliputi ayunan satu lengan depan belakang, ayunan satu lengan ke depan dan ke samping, serta ayunan satu lengan ke samping bersamaan dengan memindahkan berat badan.
Cara melakukan gerakan langkah biasa dalam gerak berirama dimulai dengan sikap berdiri tegak, kedua tangan di pinggang. Langkahkan kaki kiri ke depan dengan lutut mengeper, kemudian diikuti kaki kanan dengan gerakan yang sama. Lakukan secara bergantian dan berirama sesuai dengan hitungan atau irama musik.
Gerakan langkah rapat dilakukan dengan berdiri tegak dan kedua tangan di pinggang. Langkahkan kaki kiri ke depan, lalu tarik kaki kanan merapat ke kaki kiri. Gerakan ini diulang secara bergantian dengan irama yang tetap. Untuk mengayunkan satu lengan ke depan, berdiri tegak dengan kedua lengan lurus ke samping, lalu ayunkan satu lengan ke depan hingga setinggi bahu, kemudian kembali ke posisi semula dengan irama yang teratur.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/vfbf9ky78.html
Artikel Terkait
Iran Sampaikan 10 Tuntutan Resmi ke FIFA dan Tuan Rumah Piala Dunia
PendidikanPresiden Federasi Sepak Bola Iran menyampaikan kepastian partisipasi timnya di Piala Dunia 2026 dengan mengajukan sekitar 10 tuntutan khusus kepada negara tuan rumah dan FIFA. "Namun tuan rumah Piala Dunia harus mendengar permintaan khusus kami," sambungnya....
Baca SelengkapnyaDesa Kemudo Klaten Raih Penghargaan Ekonomi Hijau BRILiaN
PendidikanDesa Kemudo mendirikan fasilitas Tempat Pengolahan Sampah yang memiliki misi utama mengurangi jumlah sampah yang akan dikirim ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA). Limbah yang sudah dipilah kemudian disalurkan ke pihak ketiga untuk diolah kembali....
Baca SelengkapnyaPelaku Penyekapan Mahasiswi Nunukan Ditembak Polisi
PendidikanDR ditangkap di wilayah Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, Jawa Timur, pada Sabtu (16/5/2026). Polisi menunggu beberapa saat, mendapatkan targetnya, dan langsung menangkap DR....
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Hantavirus, Leptospirosis, Pes: Beda Penyakit dari Tikus
- Patricia Telepon Keluarga dan Bagikan Lokasi Sebelum Tewas Terbakar
- Penembak Anggota TNI di Palembang, Dua Tersangka Ditahan
- KKP Sespimmen Polri Bahas Strategi Kepemimpinan Global di Mataram
- Messi Akhirnya Menang di Kandang, Kutukan Patah di MLS
- Retribusi Sampah Dibayar Non Tunai Cegah Kebocoran
Artikel Terbaru
Calvin Dores Jual Mata demi Masa Depan Anak
Waspada Cuaca Ekstrem: Jatim Hujan Sangat Lebat Besok
Daun Jambu Mete Disulap Jadi Kain Jutaan Rupiah, Diburu Turis
99 Persen Wilayah Terdampak Bencana Bersih Lumpur
Harta Nadiem Terancam Disita Jika Gagal Bayar Rp5,6 Triliun
Daun Jambu Mete Disulap Jadi Kain Jutaan Rupiah, Diburu Turis
Tautan Sahabat
- Koperasi Diajak Garap Pasar Luar Negeri Lewat Jejaring Global
- Rupiah Terancam Rp17.600, BI Diminta Jaga Kepercayaan Investor
- Jasa Marga Berlakukan Contraflow Tol Japek Saat Libur Panjang
- Rupiah Ambrol, Dolar AS Tembus Rp17.750 di Money Changer
- IHSG Anjlok 2 Persen Lebih, Tinggalkan Level 6.600
- BKI Tekankan Standar Keselamatan Kapal Cepat Batam
- Promo Indomaret, Alfamart, Superindo 19 Mei: Popok Rp27.900
- BI Didorong Naikkan Suku Bunga, Rupiah Melemah
- Menkeu Purbaya Santai soal Rupiah dan IHSG Ambruk
- Okupansi Perkantoran Segitiga Emas Jakarta Tembus 72 Persen