Lokasi: Pendidikan >>
SPMB Jakarta 2026: Jalur Prestasi, Afirmasi, Domisili, Mutasi
Pendidikan365 Dilihat
RingkasanSPMB Jakarta 2026 untuk jenjang SMP mewajibkan setiap calon murid baru memenuhi persyaratan sesuai jalur masuk yang dipilih. Kuota Jalur Afirmasi mencapai 20 persen dari daya tampung, termasuk kuota penyandang disabilitas sebanyak 2 murid per rombongan belajar....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/SPMB-JAKARTA-2026-3453453434W.jpg)
SPMB Jakarta 2026 untuk jenjang SMP mewajibkan setiap calon murid baru memenuhi persyaratan sesuai jalur masuk yang dipilih. Kuota Jalur Afirmasi mencapai 20 persen dari daya tampung, termasuk kuota penyandang disabilitas sebanyak 2 murid per rombongan belajar. Sementara itu, kuota pada Jalur Domisili ditetapkan sebesar 50 persen dari daya tampung.
Dalam hal jumlah CMB yang mendaftar melalui Jalur Domisili melebihi daya tampung, maka seleksi dilakukan dengan urutan langkah yang telah ditentukan. Apabila kuota Jalur Domisili tidak terpenuhi, sisa kuota tersebut akan dilimpahkan ke dalam PMB Tahap Kedua. Prosedur ini memastikan proses penerimaan berjalan transparan dan adil bagi seluruh peserta.
Selain itu, kuota Jalur Mutasi ditetapkan sebesar 3 persen dari daya tampung. Informasi lengkap mengenai persyaratan dan tahapan seleksi SPMB Jakarta 2026 dapat diakses melalui kanal resmi PPDB DKI Jakarta.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/var61mfsu.html
Sebelumnya: Ducati Coba Bangkit di MotoGP Catalunya 2026, Jumat
Berikutnya: Kunci Gitar Aku Cinta Kau dan Dia Ahmad Band
Artikel Terkait
Kecelakaan Kerja di Shiga Jepang Tertinggi, 13 WNI Jadi Korban
PendidikanJumlah korban meninggal akibat kecelakaan kerja di Prefektur Shiga tercatat sebanyak delapan orang, turun dua orang dibanding tahun sebelumnya. Namun jumlah korban luka dan kecelakaan kerja yang memerlukan cuti lebih dari empat hari justru meningkat menjadi 1....
Baca SelengkapnyaPuan Khawatir Hantavirus Meluas, Minta Antisipasi Pemerintah
PendidikanPuan Maharani mendesak mitigasi dini terhadap Hantavirus mengingat potensi penyebarannya perlu diwaspadai. Ketua DPR RI itu meminta seluruh stakeholder tidak menganggap remeh ancaman virus tersebut di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, pada Selasa (12/5/2026)....
Baca SelengkapnyaFood Noise Pemicu Obesitas, Pikiran Obsesif Ingin Makan
PendidikanOrganisasi Kesehatan Dunia (WHO) dan berbagai asosiasi kesehatan global telah menyatakan obesitas sebagai penyakit kronis. Dokter Iflan mendefinisikan food noise sebagai pikiran obsesif tentang makanan yang mendorong seseorang ingin terus makan, bahkan saat tubuh tidak membutuhkan asupan....
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Ansarallah Curiga Trump Tolak Respons Iran Usai Telepon Netanyahu
- Food Noise Pemicu Obesitas, Pikiran Obsesif Ingin Makan
- Preeklampsia Ancaman Serius Ibu Hamil, Deteksi Dini Penting
- Kemenkes: PHBS Kunci Tangkal Ancaman Hantavirus
- Instagram Rombak Tampilan Aplikasi iPad Mirip iPhone
- WHO Sebut Kantong Nikotin Rasa Permen Incar Remaja
Artikel Terbaru
Vinyl Bangkitkan Kembali Kenikmatan Musik di Era Digital
Kemenkes Pastikan Infrastruktur Kesehatan Siap Lawan Hantavirus
Penyakit Moya-moya Picu Stroke di Usia Muda, Kenali Gejala
Puan Khawatir Hantavirus Meluas, Minta Antisipasi Pemerintah
Persib dan Borneo FC Bersaing di Dua Laga Sisa
6 Cara Sederhana Jaga Metabolisme untuk Turunkan Berat Badan
Tautan Sahabat
- BTS, Shakira, Madonna Meriahkan Final Piala Dunia 2026
- Cristiano Ronaldo 4 Gol Dekati Rekor, Al Hilal Tertekan
- Layvin Kurzawa Cedera Akhir Musim Usai Kemenangan Persib
- Program Goes to Campus I.League Bekali Peserta Peluang Karier Sepakbola
- Gol Akhir Julio Cesar Bawa Persib Kalahkan PSM
- Miroslav Koubek Janjikan Lebih dari Sekadar Menang di Piala Dunia
- Kevin Diks Cetak Gol Penalti, Klub Jerman Nyaris Degradasi
- Nestor Lorenzo Ikuti Jejak Sang Guru di Piala Dunia 2026
- Bournemouth vs Manchester City Berebut Nasib di Jalur Berbeda
- Skenario Persis Solo Bertahan: Madura United Dilarang Menang