Lokasi: Pendidikan >>
SPMB Jakarta 2026: Syarat Afirmasi, Domisili, Mutasi Orangtua
Pendidikan9 Dilihat
RingkasanSPMB Jakarta 2026 untuk jenjang SD menetapkan sejumlah syarat pendaftaran, termasuk ketentuan domisili yang tercatat dalam Kartu Keluarga (KK). Proses verifikasi data oleh pihak sekolah menjadi tahap penting yang menentukan kelanjutan pendaftaran....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/SPMB-JAKARTA-2026-34543534.jpg)
SPMB Jakarta 2026 untuk jenjang SD menetapkan sejumlah syarat pendaftaran, termasuk ketentuan domisili yang tercatat dalam Kartu Keluarga (KK). Proses verifikasi data oleh pihak sekolah menjadi tahap penting yang menentukan kelanjutan pendaftaran. Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Jakarta 2026 menyediakan beberapa jalur penerimaan, seperti afirmasi, domisili, dan mutasi, dengan kuota yang telah ditentukan.
Berdasarkan laman resmi SPMB Jakarta 2026, kuota Jalur Afirmasi sebanyak 20 persen dari daya tampung, termasuk kuota penyandang disabilitas sebanyak 2 murid per rombongan belajar. Sementara itu, kuota Jalur Domisili mencapai 77 persen dari daya tampung, dengan prioritas ditentukan berdasarkan domisili Calon Murid Baru (CMB). Apabila jumlah CMB yang mendaftar melalui Jalur Domisili melebihi daya tampung, maka seleksi dilakukan dengan urutan langkah tertentu. Jika kuota Jalur Domisili tidak terpenuhi, sisa kuota dilimpahkan ke PMB Tahap Kedua.
Kuota Jalur Mutasi ditetapkan sebesar persen dari daya tampung, yang meliputi beberapa kategori. Proses pendaftaran dan seleksi ini menjadi panduan bagi orang tua atau wali murid yang ingin mendaftarkan anaknya di jenjang SD melalui SPMB Jakarta 2026. Informasi lebih lengkap mengenai persyaratan dan tahapan dapat diakses melalui laman resmi SPMB Jakarta 2026.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/vaa2uw52z.html
Artikel Terkait
1,2 Juta Anak Alami Wasting, GTM dan Picky Eater Disorot
PendidikanAnak yang tampak ceria dan lincah sering dianggap sehat, namun para ahli mengingatkan bahwa kondisi tersebut belum tentu menandakan anak bebas dari masalah gizi. Masalah gizi pada anak dinilai masih menjadi tantangan besar di Indonesia dan kerap terlambat disadari oleh orang tua....
Baca SelengkapnyaFrislly Herlind Kesurupan di Danau Terkutuk Korea Selatan
PendidikanFrislly mengaku salah satu lokasi paling membekas baginya adalah Danau Salmokji, tempat yang dikenal masyarakat setempat sebagai danau terkutuk. Frislly sengaja mendatangi lokasi tersebut demi menggali kisah mistis yang berkembang di sana....
Baca SelengkapnyaHanung Bramantyo Bahagia Ajak Anak ke Gala Premiere
PendidikanUntuk pertama kalinya, Hanung Bramantyo bisa mengajak anak-anaknya menghadiri gala premiere film terbarunya. "Akhirnya anak-anak saya bisa ikut premiere....
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Transisi Pilot TNI AU dari Hawk ke Rafale Penuh Tantangan
- Keluarga Khawatir Mental Ammar Zoni di Nusakambangan
- Dede Sunandar Talak Tiga Cerai dengan Karen Hertatum
- Ammar Zoni Kembali ke Nusakambangan, Aditya Zoni Bicara Asmara
- Purbaya Bela Ucapan Prabowo: Itu Hiburan Rakyat
- Ashanty dan Anang Berangkat Haji, Dapat Pesan Aurel-Atta
Artikel Terbaru
1,2 Juta Anak Alami Wasting, GTM dan Picky Eater Disorot
Frislly Herlind Kesurupan di Danau Terkutuk Salmokji Korea
Kesehatan Tio Pakusadewo Drop Akibat Ginjal dan Asam Lambung
Eza Gionino Kekeh Tak Cerai, Kasihan Anak dari Meiza
Amanda Manopo Berhenti Syuting, Kenny Austin Siaga Jadi Suami
Eks ART di DPR Minta Anggota Dewan Tak Pilih Kasih
Tautan Sahabat
- DSS Motor Bertransformasi Jadi Mobix Perkuat Ekosistem Bekas
- BYD Luncurkan M6 DM, MPV PHEV Irit 65 Km per Liter
- Deus Touring Bali Satukan Ide Kreatif Berserakan
- IBC Sebut Mobil Nasional Wujud Hilirisasi EV End to End
- DSS Motor Bertransformasi Jadi Mobix Perkuat Ekosistem Mobil Bekas
- Toyota Respons Positif Insentif EV, Minta Jangan Fokus Satu Teknologi
- Toyota Zenix Hybrid Fleet Rilis 2027, Fitur Diturunkan
- Toyota Respons Insentif EV: Positif, Jangan Fokus Satu Teknologi
- Kecelakaan SUV Mengintai, Pilih Ban yang Tepat Demi Keselamatan
- BYD Atto 1 STD Rp199 Juta, Target Pengguna EV Pemula