Lokasi: Otomotif >>
SPMB Jakarta 2026: Jalur Prestasi, Afirmasi, Domisili, Mutasi
Otomotif8 Dilihat
RingkasanSPMB Jakarta 2026 untuk jenjang SMP mewajibkan setiap calon murid baru memenuhi persyaratan sesuai jalur masuk yang dipilih. Kuota Jalur Afirmasi mencapai 20 persen dari daya tampung, termasuk kuota penyandang disabilitas sebanyak 2 murid per rombongan belajar....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/SPMB-JAKARTA-2026-3453453434W.jpg)
SPMB Jakarta 2026 untuk jenjang SMP mewajibkan setiap calon murid baru memenuhi persyaratan sesuai jalur masuk yang dipilih. Kuota Jalur Afirmasi mencapai 20 persen dari daya tampung, termasuk kuota penyandang disabilitas sebanyak 2 murid per rombongan belajar. Sementara itu, kuota pada Jalur Domisili ditetapkan sebesar 50 persen dari daya tampung.
Dalam hal jumlah CMB yang mendaftar melalui Jalur Domisili melebihi daya tampung, maka seleksi dilakukan dengan urutan langkah yang telah ditentukan. Apabila kuota Jalur Domisili tidak terpenuhi, sisa kuota tersebut akan dilimpahkan ke dalam PMB Tahap Kedua. Prosedur ini memastikan proses penerimaan berjalan transparan dan adil bagi seluruh peserta.
Selain itu, kuota Jalur Mutasi ditetapkan sebesar 3 persen dari daya tampung. Informasi lengkap mengenai persyaratan dan tahapan seleksi SPMB Jakarta 2026 dapat diakses melalui kanal resmi PPDB DKI Jakarta.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/v9ej2unpc.html
Sebelumnya: iOS 27 Hadirkan Fitur AI Canggih untuk Kamera
Berikutnya: Kunci Gitar Laut Kidul Viral TikTok Mudun Srengenge
Artikel Terkait
Eksekusi Mati Global Cetak Rekor Tertinggi dalam 40 Tahun
OtomotifJumlah eksekusi mati di dunia pada 2025 mencapai titik tertinggi dalam lebih dari 40 tahun, terutama dipicu oleh peningkatan tajam di Iran, menurut Amnesty International. Setidaknya 2....
【Otomotif】
Baca SelengkapnyaLansia Diabetes Wajib Aktif Cegah Luka Busuk
Otomotifdr Agus mengungkapkan kebiasaan kurang gerak pada lansia justru bisa memicu masalah serius seperti kekakuan otot dan sendi. Hal ini disampaikannya dalam Healthy Talk di kanal YouTube Tribun Health pada Senin (18/5/2026)....
【Otomotif】
Baca SelengkapnyaPCOS Berganti Nama Jadi PMOS, Bukan Hanya Soal Kista
OtomotifLebih dari 50 organisasi pasien dan profesional, termasuk Endocrine Society, mendukung upaya perubahan nama Polycystic Ovary Syndrome (PCOS) menjadi Polyendocrine Metabolic Ovarian Syndrome (PMOS). Upaya ini merupakan hasil kolaborasi internasional selama 14 tahun antara peneliti, dokter, dan penyintas kondisi tersebut....
【Otomotif】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- 16 Pemain Termasuk Rivan dan Nizar Dipanggil Pelatnas Voli
- BPOM Awasi Rokok Elektrik Cegah Penyalahgunaan
- WHO: Hantavirus Berbeda dari Covid-19, Jangan Panik
- Studi: 60% Anak Muda Urban Pilih Swadiagnosis Saat Sakit
- Google-Meta Tingkatkan Kualitas Instagram di Android
- Food Noise Pemicu Obesitas, Pikiran Obsesif Ingin Makan
Artikel Terbaru
Terjemahan Lirik All Too Well Taylor Swift: Lost in Translation
Ilmuwan Ungkap Alasan Nyamuk Pilih Target Gigitan
Pancaroba, Jaga Daya Tahan Tubuh dengan Gizi Seimbang
WHO Peringatkan 12 Negara Soal Virus Hanta di Kapal Pesiar
Apple Perketat Akses Education Store di Berbagai Negara
Terapi Sel Punca Dokter Kardiovaskular Pulihkan Jantung
Tautan Sahabat
- Malaysia Masters 2026: Hanya Lanny/Apriyani ke 16 Besar
- Rexy Mainaky Target All Malaysian Finals Malaysia Masters 2026
- Bezzecchi Pimpin Klasemen MotoGP 2026, Aprilia Makin Dominan
- JBP Lolos ke Semifinal AVC Champions 2026
- Hammer Fight Series 3 Cetak Rekor 125 Pertandingan Sehari
- Leo/Daniel Juara Thailand Open 2026, Akhir Penantian Indonesia
- Diggia Juarai MotoGP Catalunya 2026 yang Chaos
- Ducati Konfirmasi Tak Cari Pengganti Marc Marquez
- Drawing Malaysia Masters 2026: Ubed vs Lakshya Sen
- Isyana/Rinjani ke Perempatfinal Thailand Open Usai Adu Setting