Lokasi: Gaya Hidup >>
SPMB Jakarta 2026: Jalur Prestasi, Afirmasi, Domisili, Mutasi
Gaya Hidup413 Dilihat
RingkasanSPMB Jakarta 2026 untuk jenjang SMP mewajibkan setiap calon murid baru memenuhi persyaratan sesuai jalur masuk yang dipilih. Kuota Jalur Afirmasi mencapai 20 persen dari daya tampung, termasuk kuota penyandang disabilitas sebanyak 2 murid per rombongan belajar....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/SPMB-JAKARTA-2026-3453453434W.jpg)
SPMB Jakarta 2026 untuk jenjang SMP mewajibkan setiap calon murid baru memenuhi persyaratan sesuai jalur masuk yang dipilih. Kuota Jalur Afirmasi mencapai 20 persen dari daya tampung, termasuk kuota penyandang disabilitas sebanyak 2 murid per rombongan belajar. Sementara itu, kuota pada Jalur Domisili ditetapkan sebesar 50 persen dari daya tampung.
Dalam hal jumlah CMB yang mendaftar melalui Jalur Domisili melebihi daya tampung, maka seleksi dilakukan dengan urutan langkah yang telah ditentukan. Apabila kuota Jalur Domisili tidak terpenuhi, sisa kuota tersebut akan dilimpahkan ke dalam PMB Tahap Kedua. Prosedur ini memastikan proses penerimaan berjalan transparan dan adil bagi seluruh peserta.
Selain itu, kuota Jalur Mutasi ditetapkan sebesar 3 persen dari daya tampung. Informasi lengkap mengenai persyaratan dan tahapan seleksi SPMB Jakarta 2026 dapat diakses melalui kanal resmi PPDB DKI Jakarta.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/v5lya99uo.html
Artikel Terkait
Jorge Jesus Sebut Luka Al Nassr Bisa Diobati
Gaya HidupAl Nassr harus mengakui keunggulan Gamba Osaka dengan skor tipis 0-1 di babak final. Cristiano Ronaldo dan kawan-kawan gagal mencetak gol penyeimbang meskipun bekerja keras....
Baca SelengkapnyaWHO Peringatkan 12 Negara soal Virus Hanta di Kapal Pesiar
Gaya HidupWabah virus Hanta yang langka dan mematikan terjadi di sebuah kapal pesiar yang berlayar melintasi Atlantik Selatan, memicu respons darurat kesehatan global yang melibatkan 12 negara. Laporan dari The Times of India pada Selasa (12/5/2026) menyebutkan wabah bermula dari beberapa penumpang yang mengalami demam dan gangguan pernapasan selama pelayaran, namun kondisi sejumlah pasien memburuk dengan cepat hingga menyebabkan kematian....
Baca SelengkapnyaPancaroba, Jaga Daya Tahan Tubuh dengan Gizi Seimbang
Gaya Hidupdr. Yohan Samudra, SpGK, AIFO-K mengungkapkan perubahan suhu drastis memengaruhi sistem imun tubuh dan mempercepat perkembangbiakan kuman, virus, serta bakteri penyebab penyakit....
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Terjemahan Lirik Ora Urus Toton Caribo Viral di TikTok
- Siswa SD Lombok Meninggal Usai Aksi Freestyle, Bahaya Medis Terungkap
- Radiogenomics: Pendekatan Baru Deteksi Dini Penyakit di Indonesia
- Wabah Ebola, Kemenkes Larang Konsumsi Hewan Liar
- Jafar/Felisha Ikuti Jejak Ubed, Menang di Thailand Open
- Menkes Ungkap Obesitas Pangkas Kualitas Hidup Manusia
Artikel Terbaru
Raim Laode Rilis Kunci Gitar Babak Terakhir
9 Gejala Monkey Malaria Sering Disangka Flu Biasa
9 Gejala Monkey Malaria Sering Disangka Flu Biasa
Kemenkes: PHBS Kunci Tangkal Ancaman Hantavirus
Juventus Butuh Bantuan 3 Tim untuk Lolos Liga Champions
Kemenkes Awasi Pelaku Perjalanan Amerika Latin soal Hantavirus
Tautan Sahabat
- Laznas Dewan Dakwah Salurkan Kurban ke Afrika dan Palestina
- KPK Sita Ponsel Pengusaha Pacitan Citra Margaretha
- BNN Tanggapi Lagu Satire, Bongkar Narkoba Labuan Batu
- TNI AL Temukan 16 Ton Timah Ilegal di Gudang PIK
- AKP Deky Tiba di Bareskrim, Tangan Diborgol
- AKP Deky Diduga Minta Rp65 Juta dari Bandar Ishak
- Brigjen Arif Budiman Resmi Jabat Kapolda Maluku Utara
- Citra Margaretha Bungkam Soal Asal Usul Uang Sugiri Sancoko
- Menteri Agama Ajak Umat Islam Perkuat Ibadah Idul Adha
- Anies Kritik Kebijakan Pemerintahan Prabowo Berubah-ubah