Lokasi: Olahraga >>
SMA Al Hikmah IIBS Batu Resmi Adopsi Kurikulum IB
Olahraga8957 Dilihat
RingkasanSekolah berbasis pesantren secara resmi mengantongi status sebagai sekolah International Baccalaureate (IB). Pencapaian ini menjadi tonggak sejarah penting bagi sekolah dalam menghadirkan pendidikan berstandar dunia tanpa menanggalkan nilai-nilai keislaman dan pembentukan karakter kepemimpinan global....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/SMA-Al-Hikmah-International-Islamic-Boarding-School-IIBS-3.jpg)
Sekolah berbasis pesantren secara resmi mengantongi status sebagai sekolah International Baccalaureate (IB). Pencapaian ini menjadi tonggak sejarah penting bagi sekolah dalam menghadirkan pendidikan berstandar dunia tanpa menanggalkan nilai-nilai keislaman dan pembentukan karakter kepemimpinan global. Jaringan IB dikenal luas memiliki standar akademik ketat, pendekatan belajar berbasis penyelidikan (inquiry-based learning), serta fokus pada kesiapan siswa menghadapi tantangan abad ke-21.
"Menjadi sekolah IB bukan sekadar mengejar pengakuan internasional. Ini adalah komitmen kami untuk menghadirkan pendidikan yang membentuk siswa menjadi pembelajar sepanjang hayat, berwawasan global, namun tetap berpegang teguh pada nilai-nilai Islam," ujar Ahmad Fais dalam keterangannya. Ia menambahkan, langkah besar ini diharapkan membuka karpet merah bagi para siswa untuk mengakses perguruan tinggi top, baik di tingkat nasional maupun internasional.
Lebih dari itu, kurikulum IB dipercaya bakal memperkuat ekosistem belajar yang memicu kemampuan berpikir kritis, komunikasi, kolaborasi, hingga kepedulian sosial tinggi pada diri siswa. Status IB ini sekaligus menegaskan komitmen sekolah dalam mencetak generasi pemimpin global yang berakar pada nilai keislaman.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/utaz97cgh.html
Artikel Terkait
Jorge Jesus Sebut Luka Al Nassr Bisa Diobati
OlahragaAl Nassr harus mengakui keunggulan Gamba Osaka dengan skor tipis 0-1 di babak final. Cristiano Ronaldo dan kawan-kawan gagal mencetak gol penyeimbang meskipun bekerja keras....
【Olahraga】
Baca SelengkapnyaKemenkes: PHBS Kunci Tangkal Ancaman Hantavirus
OlahragaRisiko penularan Hantavirus antarmanusia memang tergolong rendah, namun kewaspadaan individu tetap menjadi prioritas utama. Ahli Imunologi Klinik Fakultas Kedokteran Universitas Sebelas Maret Surakarta (FK UNS), Prof....
【Olahraga】
Baca SelengkapnyaSenam Ergonomik Bantu Lansia Jaga Sendi dan Redakan Stres
OlahragaSenam ergonomik membantu mengurangi keluhan nyeri sendi dan menjaga kestabilan kadar asam urat, serta melancarkan peredaran darah, meningkatkan fleksibilitas tubuh, hingga memperbaiki suasana hati. Roida, seorang instruktur senam, menjelaskan bahwa senam ergonomik dirancang dengan gerakan ringan sehingga aman dan mudah diikuti oleh berbagai kelompok usia....
【Olahraga】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- DSS Motor Bertransformasi Jadi Mobix Perkuat Ekosistem Mobil Bekas
- PPTI Yakin Target TBC 2030 Tercapai Jika Semua Pihak Patuh
- Menkes Ungkap Obesitas Pangkas Kualitas Hidup Manusia
- Pancaroba, Jaga Daya Tahan Tubuh dengan Gizi Seimbang
- Kunci Gitar Seketika Rizwan Fadilah RnBoyz Mahalini
- Kemenkes: Hantavirus di Indonesia Ada Sejak 1991
Artikel Terbaru
Ahmad Dhani Terkendala Izin Presiden, Rayen Pono Kecewa
BPJS Kesehatan Efisien Rp 6,5 Triliun dari Pencegahan Fraud
Ilmuwan Ungkap Alasan Nyamuk Pilih Target Gigitan
Hantavirus Sulit Dikenali, Gejala Mirip Flu hingga DBD
Unai Emery Samai Rekor Ancelotti dan Mourinho
Ilmuwan Ungkap Alasan Nyamuk Pilih Target Gigitan
Tautan Sahabat
- IHSG Anjlok 2 Persen Lebih, Tinggalkan Level 6.600
- Pemerintah Patok Harga Ekspor Emas 150.555 Dolar AS
- Bekatul Tak Lagi Sebelah Mata di Tangan Yulia
- Anggota DPR Minta Harga Tiket Pesawat Seimbang dengan Daya Beli
- Kaesang-Akbar Himawan Hadiri Malam Dukung Bryan Ketum HIPMI
- BTN Cetak Laba Rp1,16 Triliun, Tumbuh 55,8 Persen
- IHSG Ambles 2,55 Persen Usai Dibuka Menguat, Apa Sebabnya?
- DPR Desak BI Optimalkan Devisa Ekspor Demi Rupiah
- Rupiah Bisa Tembus Rp 18.000, Pengamat Usul Hentikan MBG
- Medan dan Pekanbaru Gelap, Warga Pakai Penerangan Darurat