Lokasi: Teknologi >>
UPI Buka Seleksi Mandiri Prestasi Istimewa 2026
Teknologi44689 Dilihat
RingkasanUniversitas Pendidikan Indonesia (UPI) membuka Seleksi Mandiri Prestasi Istimewa 2026 sebagai bentuk penghargaan kepada siswa berprestasi di bidang akademik, olahraga, seni, teknologi, dan keagamaan. Jalur seleksi ini bertujuan meningkatkan kualitas serta capaian prestasi mahasiswa UPI di tingkat nasional maupun internasional....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/KAMPUS-UPI-Bandung.jpg)
Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) membuka Seleksi Mandiri Prestasi Istimewa 2026 sebagai bentuk penghargaan kepada siswa berprestasi di bidang akademik, olahraga, seni, teknologi, dan keagamaan. Jalur seleksi ini bertujuan meningkatkan kualitas serta capaian prestasi mahasiswa UPI di tingkat nasional maupun internasional. Program ini diperuntukkan bagi calon mahasiswa yang memiliki karya monumental, prestasi kompetisi tingkat provinsi hingga internasional, maupun capaian khusus seperti hafidz Al-Qur’an minimal 15 juz atau prestasi lain yang setara.
Peserta yang dapat mengikuti jalur ini merupakan lulusan SMA/MA/SMK/Paket C tahun 2023, 2024, 2025, dan 2026. Wakil Rektor Bidang Pendidikan dan Penjaminan Mutu UPI, Vanessa Gaffar, menjelaskan bahwa jalur prestasi istimewa merupakan bagian dari strategi universitas dalam menjaring talenta unggul dari berbagai bidang. "Seleksi Mandiri Prestasi Istimewa bertujuan memberikan penghargaan kepada siswa yang memiliki prestasi akademik maupun nonakademik dan diharapkan dapat meningkatkan keunggulan mahasiswa UPI di tingkat nasional maupun internasional," ujar Prof. Vanessa Gaffar.
UPI menyediakan berbagai program studi di Kampus Bandung maupun kampus daerah untuk peserta jalur prestasi istimewa. Namun, peserta hanya diperbolehkan memilih satu program studi yang relevan dengan prestasi yang dimiliki. Dalam proses seleksi, penilaian dilakukan melalui Tes Kecerdasan dan Motivasi Berprestasi, evaluasi portofolio sertifikat, ujian keterampilan, dan wawancara. UPI menegaskan bahwa relevansi antara prestasi peserta dengan program studi pilihan menjadi indikator dengan bobot penilaian terbesar.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/urzinta02.html
Artikel Terkait
Ricuh Laga PSM vs Persib: Pemain Aman, Terjebak di Ruang Ganti
TeknologiKerusuhan mewarnai akhir laga setelah wasit Asker Nazhafaliev meniup peluit panjang tanda pertandingan berakhir di Stadion Gelora BJ Habibie. Sekelompok suporter membentangkan spanduk berukuran besar di tengah lapangan sebagai bentuk protes keras kepada manajemen klub....
Baca SelengkapnyaMenlu RI Serukan Reformasi Sistem Global di Forum BRICS
TeknologiIndonesia menyampaikan apresiasi kepada India atas penyelenggaraan forum BRICS di Bharat Mandapam, New Delhi pada 14-15 Mei 2026. Menteri Luar Negeri Sugiono menegaskan bahwa dunia saat ini berada di garis kritis yang membutuhkan reformasi sistem global....
Baca SelengkapnyaKrisis Nafta Jepang Naikkan Harga Barang, Subsidi Bensin Disorot
TeknologiNaphtha atau Nafta menjadi bahan baku krusial untuk memproduksi plastik, kemasan makanan, kantong belanja, cat, serat sintetis, hingga payung, ungkap sumber Tribunnews. com dari kalangan industri Nafta....
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Amanda Manopo Caesar, Kenny Austin: Ikuti Saja Keputusan
- Mahasiswi PhD Tewas Dibius dan Diperas Video Tak Senonoh
- Transfer Minyak Rahasia Dekat Malaysia Diduga Jalur Iran-China
- Mesir Perkuat Pertahanan Udara Arab Saudi, UEA, Kuwait
- Wuling Eksion Mulai Diniagakan di India dengan Nama Starlight 560
- AS Boroskan 200 Rudal THAAD untuk Lindungi Israel
Artikel Terbaru
Jennifer Coppen Kagumi Cara Justin Hubner Luluhkan Hati Putrinya
Persediaan Senjata AS Menipis, Pentagon Minta Rp24 Kuadriliun
IRGC Kawal 26 Kapal di Selat Hormuz Lawan Blokade AS
Pakistan Didorong Reformasi Pendidikan untuk Masa Depan
Peminat Mesin Uang AC Milan Tiba-tiba Seret
ICC Ancam Tangkap Menkeu Israel atas Dugaan Apartheid
Tautan Sahabat
- BYD Tanggapi Potensi Kenaikan Harga Imbas Rupiah Turun
- Rupiah Terancam Rp17.600, BI Diminta Jaga Kepercayaan Investor
- Likuiditas Bank Kuat, Kredit Konsumsi dan UMKM Melambat
- Rupiah Jeblok, Pengusaha Tercekik, PHK Massal Mengancam
- Generasi Muda Didorong Berkiprah di Industri Sawit
- Hilirisasi Tembaga Kurangi Impor Selongsong Bahan Baku
- Pemerintah Kumpulkan Raksasa Sawit-Nikel Bahas Danantara
- Menhub Tanggapi Sinyal Hijau Sebelum Kecelakaan Kereta
- Indonesia Dapat Tambahan 840 Kargo LNG untuk Pembangkit
- Promo Alfamart Indomaret 21 Mei: Sunlight Rp9.500, Rinso Rp15.900