Lokasi: Hikmah >>

IRGC Kawal 26 Kapal di Selat Hormuz Lawan Blokade AS

Hikmah4269 Dilihat

RingkasanKorps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) mengklaim telah mengoordinasikan perjalanan 26 kapal dan menerbitkan peta baru wilayah kontrol maritim di zona yang disebut membentang dari Kuh-e Mubarak di Iran hingga wilayah selatan Fujairah, Uni Emirat Arab, serta mencakup area dari Pulau Qeshm hingga Umm al-Quwain. Langkah tersebut mempertegas klaim Iran bahwa mereka masih memegang kendali atas jalur energi paling vital di dunia meski mendapat tekanan besar dari berbagai pihak....

IRGC Kawal 26 Kapal di Selat Hormuz Lawan Blokade AS

Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) mengklaim telah mengoordinasikan perjalanan 26 kapal dan menerbitkan peta baru wilayah kontrol maritim di zona yang disebut membentang dari Kuh-e Mubarak di Iran hingga wilayah selatan Fujairah,Uni Emirat Arab, serta mencakup area dari Pulau Qeshm hingga Umm al-Quwain. Langkah tersebut mempertegas klaim Iran bahwa mereka masih memegang kendali atas jalur energi paling vital di dunia meski mendapat tekanan besar dari berbagai pihak.

Situasi itu kini menekan pasar energi global dan memunculkan ancaman baru terhadap rantai pasok pangan dunia. Organisasi Pangan dan Pertanian PBB (FAO) memperingatkan bahwa guncangan ini terjadi secara bertahap, mulai dari energi, pupuk, benih, penurunan hasil panen, kenaikan harga komoditas, hingga inflasi pangan. “Guncangan ini terjadi secara bertahap: energi, pupuk, benih, penurunan hasil panen, kenaikan harga komoditas, kemudian inflasi pangan,” kata FAO.

Di tengah situasi tersebut, Presiden AS Donald Trump mengklaim ada “kemajuan” dalam negosiasi dengan Iran, namun tetap mengancam akan melanjutkan aksi militer bila Teheran menolak kesepakatan baru. Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi membalas ancaman itu dengan peringatan keras. “Kembalinya perang akan menghadirkan lebih banyak kejutan,” ujar Araghchi.

Tags:

Artikel Terkait