Lokasi: Berita >>
Pendaftaran Prodi Apoteker UB Dibuka hingga 24 Juli 2026
Berita231 Dilihat
RingkasanPendaftaran program studi Sarjana Farmasi dibuka mulai 4 Mei 2026 hingga 24 Juli 2026. Pada periode ini, program studi hanya menerima calon mahasiswa yang merupakan lulusan Sarjana Farmasi dari seleksi bersifat terbuka dan kompetitif....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/universitas-brawijaya-ub.jpg)
Pendaftaran program studi Sarjana Farmasi dibuka mulai 4 Mei 2026 hingga 24 Juli 2026. Pada periode ini, program studi hanya menerima calon mahasiswa yang merupakan lulusan Sarjana Farmasi dari seleksi bersifat terbuka dan kompetitif.
Seluruh peserta wajib memenuhi persyaratan akademik, administratif, serta lulus tahapan seleksi yang telah ditetapkan. Ketentuan ini berlaku untuk semua calon mahasiswa yang mendaftar pada periode tersebut.
Seleksi bersifat kompetitif dan terbuka bagi lulusan Sarjana Farmasi dari berbagai institusi. Calon mahasiswa harus memastikan kelengkapan dokumen dan memenuhi syarat yang ditentukan untuk dapat mengikuti proses seleksi.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/ur8ihfk69.html
Artikel Terkait
Garmin Luncurkan Forerunner 70 dan 170, Ini Harganya
BeritaGarmin resmi meluncurkan dua smartwatch terbaru, yaitu Forerunner 70 dan Forerunner 170 pada 12 Mei 2026 melalui situs resmi perusahaan. Kedua perangkat ini sama-sama mengusung layar AMOLED 1,2 inci dengan layar sentuh responsif serta desain lima tombol fisik khas Garmin....
【Berita】
Baca SelengkapnyaIsrael Darurat Kekurangan 12.000 Tentara, Perwira Senior Angkat Bicara
BeritaMiliter Israel menghadapi krisis kekurangan personel yang mengancam kapasitas operasional jangka panjang, dengan sekitar 7. 000 prajurit dibutuhkan untuk posisi tempur di tengah meningkatnya tekanan akibat konflik di berbagai front....
【Berita】
Baca SelengkapnyaNegara Teluk Lirik Turki, Pertahanan Tak Andalkan AS
BeritaNegara-negara Teluk seperti Kuwait, Uni Emirat Arab (UEA), Qatar, dan Arab Saudi mulai beralih ke Turki untuk memenuhi kebutuhan alutsista militer mereka akibat lambatnya pengiriman senjata dari Amerika Serikat yang dipicu penumpukan pesanan yang mengular. Meskipun negara-negara Teluk memiliki sistem pertahanan udara yang canggih, mereka kini menghadapi tantangan serius dari serangan drone jarak jauh Iran yang mampu melumpuhkan sistem radar....
【Berita】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Gregoria Mariska Belum Pensiun, Penyelamat Badminton Olimpiade
- Trump Minta Bantuan Xi Jinping Tekan Iran.
- Israel Rencanakan Serangan Baru ke Iran
- Pemerintah Meksiko Batalkan Ubah Kalender Sekolah Saat Piala Dunia
- Drawing Singapore Open 2026: Jojo, Fajar/Rian, Tiwi/Fadia Bertanding
- Mesir Perkuat Pertahanan Udara Arab Saudi, UEA, Kuwait
Artikel Terbaru
Persib vs PSM di Super League Pekan 33 Penentu Juara
Trump Angkut 13,5 Kg Uranium Venezuela, Publik Curiga
Pemimpin Al-Qassam Tewas, Negosiasi Gaza Terancam Gagal
Kapal Perang Termahal AS Tinggalkan Konflik Iran
Terjemahan Lirik All Too Well Taylor Swift: Lost in Translation
Iran Ancam Jadikan Teluk Oman Kuburan Kapal AS
Tautan Sahabat
- Megawati Hangestri Gabung Hyundai Hillstate Juli 2025
- Atlet Muda Dinov Siap Bertarung di YOG Dakar 2026
- Megawati Butuh Poin, Jordan Wilson Cemerlang di Luar Negeri
- Ananda Mikola Pimpin MGPA, Mandalika Pusat Talenta Motorsport
- Pegolf Amatir Indonesia Lawan Empat Negara di Jakarta
- Vanja Bukilic Kembali ke Red Sparks Liga Voli Korea
- Megawati dan Wilson Bukti Pengalaman dan Rookie Sejalan
- EVOS Kalah 0-2 dari NAVI di MPL ID S17
- Fabio Quartararo Utang Maaf ke Yamaha, MotoGP 2026
- Hillstate Yakin Penuh Megawati, Cedera Bukan Masalah