Lokasi: Hiburan >>
Kemenag Buka Jalur Akselerasi BIB 2026 S2-S3
Hiburan281 Dilihat
RingkasanKementerian Agama (Kemenag) meluncurkan Program Magister Langsung Doktor (PMLD) sebagai terobosan baru yang memungkinkan peserta menempuh pendidikan magister hingga doktor dalam satu jalur studi terintegrasi. Program tersebut pertama kali dibuka pada tahun 2026 sebagai upaya memperluas akses pendidikan tinggi bagi alumni pendidikan keagamaan di Indonesia....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/BIB-Kemenag-2026-Buka-Jalur-Akselerasi.jpg)
Kementerian Agama (Kemenag) meluncurkan Program Magister Langsung Doktor (PMLD) sebagai terobosan baru yang memungkinkan peserta menempuh pendidikan magister hingga doktor dalam satu jalur studi terintegrasi. Program tersebut pertama kali dibuka pada tahun 2026 sebagai upaya memperluas akses pendidikan tinggi bagi alumni pendidikan keagamaan di Indonesia. Kepala Pusat Pembiayaan Pendidikan Agama dan Pendidikan Keagamaan (Puspenma) Kemenag, Ruchman Basori, mengatakan skema ini dirancang untuk mempercepat lahirnya akademisi unggul dari lingkungan pendidikan keagamaan.
"Melalui program ini, peserta cukup mengikuti satu kali seleksi untuk memperoleh akses studi magister yang terintegrasi langsung dengan program doktor," ujar Ruchman. Dalam skema PMLD, peserta yang lolos seleksi tidak perlu kembali mendaftar untuk jenjang doktor karena jalur pendidikan telah tersambung secara otomatis hingga tingkat S3 di kampus tujuan. Peserta akan menjalani masa studi total selama 4,5 tahun, terdiri atas 18 bulan pendidikan magister dan 36 bulan pendidikan doktor.
Menurut Ruchman, program ini diperuntukkan bagi lulusan baru pendidikan keagamaan dengan usia maksimal 25 tahun agar dapat melanjutkan studi tanpa jeda akademik. "Jadi peserta tidak perlu mendaftar ulang untuk jenjang berikutnya. Setelah diterima di program ini, jalur studi sudah tersambung hingga doktor di kampus tujuan yang dipilih," jelasnya. Ruchman menilai model akselerasi tersebut mampu memperkuat kualitas sumber daya manusia keagamaan, khususnya dalam mencetak akademisi, peneliti, dan pemimpin intelektual di bidang studi Islam.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/upit8dm9p.html
Artikel Terkait
Iran Sambut Diplomasi China-Pakistan di Tengah Konflik
HiburanPakistan telah menjalankan fungsi mediator secara profesional di tengah situasi geopolitik yang terus memanas, demikian pernyataan Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Nasser Kanaani. Menurutnya, keterlibatan Islamabad menunjukkan pentingnya kerja sama negara-negara regional dalam menyelesaikan konflik tanpa campur tangan pihak luar....
【Hiburan】
Baca SelengkapnyaApple Perketat Akses Education Store di Berbagai Negara
HiburanApple menerapkan kebijakan baru untuk Education Store di Indonesia mulai 8 Mei 2026. Pembeli yang ingin mendapatkan harga khusus pendidikan harus melewati proses verifikasi identitas terlebih dahulu melalui platform UNiDAYS....
【Hiburan】
Baca SelengkapnyaGoogle-Meta Tingkatkan Kualitas Instagram di Android
HiburanGoogle menghadirkan fitur Ultra HDR yang membuat warna foto dan video lebih hidup serta detail gambar lebih jelas. Google juga menyematkan stabilisasi video bawaan agar hasil rekaman tetap stabil meskipun pengguna berjalan, bergerak, atau merekam sambil beraktivitas....
【Hiburan】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
Artikel Terbaru
Xi Jinping Buka Peluang Bisnis AS, Trump Janjikan Masa Depan Cerah
LG Rilis Mesin Cuci AI 20 Kg, Tipe WashTower dan Top Loading
WhatsApp Rilis Incognito Chat dengan Meta AI
Jepang Sorot Manipulasi AI Global dengan Situs Berita Palsu
Persib Wajib Waspada, Persijap Siap Rusak Pesta Juara
Eksperimen AI Kafe di Swedia Berakhir Kacau
Tautan Sahabat
- WHO Nyatakan Wabah Ebola Darurat Kesehatan Global
- 9 WNI Diculik Israel, Pengamat Sayangkan Peran Indonesia di BOP
- BMW dan Toyota Uji Masa Depan Hidrogen di Jerman-Jepang
- Tentara Israel Tangkap Jurnalis Republika di Kapal Misi Kemanusiaan
- Republika Tolak Kriminalisasi Dua Jurnalis Ditahan Israel
- Penahanan Jurnalis Slamet Ariyadi oleh Israel Ancam Kebebasan Pers
- Heru Tulus Relawan iNews TV Ditahan Tentara Israel
- Senat AS Tolak Rencana Trump Remodel Ballroom Putih
- RI Kecam Mandulnya Dewan Keamanan PBB
- Xi Jinping Buka Peluang Bisnis AS, Trump Janjikan Masa Depan Cerah