Lokasi: Kesehatan >>
Kemenag Buka Jalur Akselerasi BIB 2026 S2-S3
Kesehatan92 Dilihat
RingkasanKementerian Agama (Kemenag) meluncurkan Program Magister Langsung Doktor (PMLD) sebagai terobosan baru yang memungkinkan peserta menempuh pendidikan magister hingga doktor dalam satu jalur studi terintegrasi. Program tersebut pertama kali dibuka pada tahun 2026 sebagai upaya memperluas akses pendidikan tinggi bagi alumni pendidikan keagamaan di Indonesia....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/BIB-Kemenag-2026-Buka-Jalur-Akselerasi.jpg)
Kementerian Agama (Kemenag) meluncurkan Program Magister Langsung Doktor (PMLD) sebagai terobosan baru yang memungkinkan peserta menempuh pendidikan magister hingga doktor dalam satu jalur studi terintegrasi. Program tersebut pertama kali dibuka pada tahun 2026 sebagai upaya memperluas akses pendidikan tinggi bagi alumni pendidikan keagamaan di Indonesia. Kepala Pusat Pembiayaan Pendidikan Agama dan Pendidikan Keagamaan (Puspenma) Kemenag, Ruchman Basori, mengatakan skema ini dirancang untuk mempercepat lahirnya akademisi unggul dari lingkungan pendidikan keagamaan.
"Melalui program ini, peserta cukup mengikuti satu kali seleksi untuk memperoleh akses studi magister yang terintegrasi langsung dengan program doktor," ujar Ruchman. Dalam skema PMLD, peserta yang lolos seleksi tidak perlu kembali mendaftar untuk jenjang doktor karena jalur pendidikan telah tersambung secara otomatis hingga tingkat S3 di kampus tujuan. Peserta akan menjalani masa studi total selama 4,5 tahun, terdiri atas 18 bulan pendidikan magister dan 36 bulan pendidikan doktor.
Menurut Ruchman, program ini diperuntukkan bagi lulusan baru pendidikan keagamaan dengan usia maksimal 25 tahun agar dapat melanjutkan studi tanpa jeda akademik. "Jadi peserta tidak perlu mendaftar ulang untuk jenjang berikutnya. Setelah diterima di program ini, jalur studi sudah tersambung hingga doktor di kampus tujuan yang dipilih," jelasnya. Ruchman menilai model akselerasi tersebut mampu memperkuat kualitas sumber daya manusia keagamaan, khususnya dalam mencetak akademisi, peneliti, dan pemimpin intelektual di bidang studi Islam.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/umckrce89.html
Artikel Terkait
BYD Tanggapi Potensi Kenaikan Harga Imbas Rupiah Turun
KesehatanPT BYD Motor Indonesia menilai masih terlalu dini untuk menyimpulkan akan terjadi penyesuaian harga kendaraan akibat pelemahan rupiah. Luther, perwakilan perusahaan, menyatakan bahwa meskipun struktur komponen pembentuk produksi kendaraan masih ada yang berbasis impor, asumsi terhadap harga belum bisa diambil saat ini....
Baca SelengkapnyaPengembangan Pelabuhan Dorong Logistik dan Konektivitas Daerah
KesehatanPelabuhan yang berjarak sekitar tujuh kilometer dari pusat kota ini menambah satu unit Quay Container Crane (QCC) jenis Post Panamax untuk meningkatkan kapasitas layanan. MV Zheng Hua 37 dari China mendatangkan peralatan tersebut, sehingga total QCC yang beroperasi di terminal kini menjadi empat unit....
Baca SelengkapnyaPolwan Digerebek Berduaan, Polda Maluku Selidiki Kasus
KesehatanBrigpol RL menggerebek istrinya sendiri, BM, bersama Brigpol IT di sebuah rumah di Kota Ambon, Maluku, pada dini hari sekitar pukul 02. 00 WIT, Sabtu (9/5/2026)....
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Rekor Sir Alex Ferguson 41 Tahun di Skotlandia Tak Terkalahkan
- Pengembangan Pelabuhan Dorong Logistik dan Konektivitas Daerah
- SMAN 1 Sambas Juara Cerdas Cermat 4 Pilar MPR
- Senggolan Saat Joget Picu Oknum TNI Tembak Rekan di Kafe
- Enrique Riquelme Siapkan Dana Rp3,9 Triliun Lawan Florentino Perez
- Retribusi Sampah Dibayar Non Tunai Cegah Kebocoran
Artikel Terbaru
Febby Carol Ungkap Kondisi Lindi Usai Operasi Sesar
Bendahara Desa Serang Bawa Kabur Dana Rp1 M
Prakiraan Cuaca Bandung: Seluruh Wilayah Hujan 15 Mei 2026
Ayah di Bandung Sekap Anak dan Ancam Bakar Rumah
Prabowo Kunjungi Kopdes Merah Putih, Sanggah Saingi Alfamart
ART Tersangka Kasus Kematian Bocah Akibat Pengobatan Mistik
Tautan Sahabat
- Dolar AS Hari Ini Rp17.502,08 di Kurs Jual BI
- ASDP Rayakan HUT Ke-53, Kinerja Tumbuh Berkelanjutan
- Rupiah Tembus Rp17.500 meski Ekonomi Tumbuh 5,61 Persen
- Prabowo Tinjau Kopdes Merah Putih, Bantah Saingi Alfamart
- Telkom Catat TSR 35,7 Persen di 2025
- IHSG Ambrol 4,26 Persen ke 6.436, 719 Saham Rontok
- IBC Usul Insentif EV Berbasis Komponen Baterai untuk Hilirisasi
- Menteri Bappenas Dorong PTPN I Percepat Program Pangan Prabowo
- Pemerintah Patok Harga Ekspor Emas 150.555 Dolar AS
- Zulhas Janjikan Skema SPPG Beli Ikan Nelayan