Lokasi: Bisnis >>
Pendaftaran Jalur Rapor UNJ Ditutup 31 Mei 2026
Bisnis88727 Dilihat
RingkasanUniversitas Negeri Jakarta (UNJ) membuka seleksi PENMABA Jalur Portofolio Akademik Rapor 2026 bagi calon mahasiswa baru tanpa tes tertulis. Proses seleksi jalur ini menggunakan nilai rapor sebagai dasar penilaian utama....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/universitas-negeri-jakarta-unj-4345.jpg)
Universitas Negeri Jakarta (UNJ) membuka seleksi PENMABA Jalur Portofolio Akademik Rapor 2026 bagi calon mahasiswa baru tanpa tes tertulis. Proses seleksi jalur ini menggunakan nilai rapor sebagai dasar penilaian utama. Program tersebut diperuntukkan bagi siswa eligible yang belum diterima pada jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) maupun lulusan SMA/sederajat tahun 2026 yang belum lolos SNBP atau SNBT.
Calon peserta dapat melakukan pendaftaran secara daring melalui laman resmi UNJ dengan biaya pendaftaran sebesar Rp350.000. Dalam ketentuan yang diumumkan pihak kampus, setiap peserta hanya diperbolehkan memilih maksimal dua program studi, baik jenjang Sarjana (S-1) maupun Sarjana Terapan (D-4). Ketentuan ini berlaku untuk seluruh peserta PENMABA Jalur Portofolio Akademik Rapor tahun 2026.
Selain itu, terdapat beberapa syarat umum yang wajib diperhatikan calon pendaftar. Peserta yang sudah diterima melalui SNBP tidak dapat mengikuti seleksi ini. UNJ juga menegaskan bahwa peserta yang dinyatakan lolos PENMABA Jalur Rapor, tetapi kemudian melakukan daftar ulang pada jalur UTBK-SNBT 2026, maka kelulusannya pada jalur mandiri rapor otomatis dibatalkan.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/ujdn3il1u.html
Artikel Terkait
Kecelakaan SUV Mengintai, Pilih Ban yang Tepat Demi Keselamatan
BisnisKesalahan memilih ban bukan hanya soal kenyamanan, tetapi juga taruhan nyawa. Data mencatat sekitar 10,7 persen kecelakaan lalu lintas disebabkan oleh faktor kendaraan, termasuk insiden pecah ban....
【Bisnis】
Baca Selengkapnya42 Pesawat AS Hancur Termasuk F-15 dan Drone MQ-9
BisnisPresiden AS Donald Trump sebelumnya pada Rabu (20/5/2026) menyatakan bahwa pembicaraan kedua negara berada di “ambang batas” antara tercapainya kesepakatan atau dimulainya serangan baru. “Percayalah, ini tepat di ambang batas,” ujar Trump kepada wartawan....
【Bisnis】
Baca SelengkapnyaRekor 274 Pendaki Taklukkan Puncak Everest dalam Sehari
BisnisSebanyak 274 pendaki berhasil mencapai puncak Gunung Everest dalam satu hari pada Rabu (20/5/2026), memecahkan rekor jumlah pendaki terbanyak dari rute selatan di Nepal. Angka fantastis ini terjadi karena para pendaki memanfaatkan jendela cuaca cerah yang langka, menurut Rishi Ram Bhandari dari Expedition Operators Association....
【Bisnis】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Peminat Mesin Uang AC Milan Tiba-tiba Seret
- Elite Bisnis AS Ikut Trump Temui Xi Jinping
- Putin Genjot Produksi Drone, Kekuatan Militer Iran Menguat
- Stok Rudal THAAD AS Kritis Usai Bekingi Israel Separuh Habis
- Jon Mathias Soroti Etika Krisna Murti sebagai Pengacara Ammar Zoni
- Iran Tolak Tuntutan AS, Balas Tanggapan Washington Terbaru
Artikel Terbaru
Prakiraan Cuaca Surabaya, Kediri, Madiun, Blitar 18 Mei 2026
ICC Ancam Tangkap Menkeu Israel atas Dugaan Apartheid
Jepang Bentuk Kelompok Kerja Khusus Kerjasama Pertahanan dengan RI
KTT Trump-Xi tanpa wanita menuai kritik maskulin
Inara Rusli Jenguk Anak Virgoun, Hangat Bertemu Lindi Fitriyana
Pakistan Didorong Reformasi Pendidikan untuk Masa Depan
Tautan Sahabat
- Anggaran Alutsista 2027 Naik, Subsidi BBM Aman
- KPK Soroti Kesiapan BGN Kelola Anggaran Jumbo
- Prabowo Bercanda Soal Reshuffle Zulhas di Kebumen
- Lima Kapolda Baru Dilantik, Panca Putra Promosi Kalemdiklat
- Revisi UU Pemilu 2029 Tak Bisa Ditunda Lagi
- Peternak Lampung Berhasil Berkurban dan Kuliahkan Anak
- DJKI Luncurkan E-Pengaduan Perkuat Pelindungan KI
- Airlangga Ungkap Masukan Eksportir soal BUMN Baru Prabowo
- Muhadjir Effendy Diperiksa KPK 2 Jam Kasus Haji
- Muhammad Yasin Buka Kekejaman Israel pada Jurnalis