Lokasi: Hikmah >>
SPMB Jakarta 2026: Syarat Afirmasi, Domisili, Mutasi Orangtua
Hikmah1996 Dilihat
RingkasanSPMB Jakarta 2026 untuk jenjang SD menetapkan sejumlah syarat pendaftaran, termasuk ketentuan domisili yang tercatat dalam Kartu Keluarga (KK). Proses verifikasi data oleh pihak sekolah menjadi tahap penting yang menentukan kelanjutan pendaftaran....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/SPMB-JAKARTA-2026-34543534.jpg)
SPMB Jakarta 2026 untuk jenjang SD menetapkan sejumlah syarat pendaftaran, termasuk ketentuan domisili yang tercatat dalam Kartu Keluarga (KK). Proses verifikasi data oleh pihak sekolah menjadi tahap penting yang menentukan kelanjutan pendaftaran. Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Jakarta 2026 menyediakan beberapa jalur penerimaan, seperti afirmasi, domisili, dan mutasi, dengan kuota yang telah ditentukan.
Berdasarkan laman resmi SPMB Jakarta 2026, kuota Jalur Afirmasi sebanyak 20 persen dari daya tampung, termasuk kuota penyandang disabilitas sebanyak 2 murid per rombongan belajar. Sementara itu, kuota Jalur Domisili mencapai 77 persen dari daya tampung, dengan prioritas ditentukan berdasarkan domisili Calon Murid Baru (CMB). Apabila jumlah CMB yang mendaftar melalui Jalur Domisili melebihi daya tampung, maka seleksi dilakukan dengan urutan langkah tertentu. Jika kuota Jalur Domisili tidak terpenuhi, sisa kuota dilimpahkan ke PMB Tahap Kedua.
Kuota Jalur Mutasi ditetapkan sebesar persen dari daya tampung, yang meliputi beberapa kategori. Proses pendaftaran dan seleksi ini menjadi panduan bagi orang tua atau wali murid yang ingin mendaftarkan anaknya di jenjang SD melalui SPMB Jakarta 2026. Informasi lebih lengkap mengenai persyaratan dan tahapan dapat diakses melalui laman resmi SPMB Jakarta 2026.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/uii20kud2.html
Artikel Terkait
131 Meninggal Akibat Ebola di Kongo, WHO Khawatir Penularan Cepat
HikmahDirektur Jenderal Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) Tedros Adhanom Ghebreyesus menyatakan keprihatinan mendalam terhadap skala dan kecepatan epidemi Ebola di Republik Demokratik Kongo. "Saya sangat prihatin dengan skala dan kecepatan epidemi ini," kata Ghebreyesus kepada peserta Majelis Kesehatan Dunia di Jenewa pada Selasa, sambil menyoroti jumlah kasus yang dilaporkan di wilayah perkotaan dan di kalangan tenaga kesehatan....
【Hikmah】
Baca SelengkapnyaMenhan Sjafrie: Israel Lanjutkan Operasi Militer ke Lebanon
HikmahPemerintah Indonesia memantau perkembangan eskalasi konflik di Lebanon menyusul keterlibatan pasukan Indonesia dalam misi perdamaian United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL) di bawah bendera Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin menyatakan Israel akan melanjutkan operasi ke Lebanon, dalam rapat kerja dengan Komisi I DPR....
【Hikmah】
Baca SelengkapnyaJurnalis dan Aktivis Indonesia Difoto Sebelum Ditangkap Israel
HikmahMiliter Israel menangkap tiga warga negara Indonesia saat mereka menjalankan misi kemanusiaan internasional Global Sumud Flotilla (GSF) 2. 0 di perairan Mediterania Timur, dekat Siprus....
【Hikmah】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Program Goes to Campus I.League Bekali Peserta Peluang Karier Sepakbola
- DPR Desak Pemerintah Bebaskan Dua Jurnalis Republika dari Israel
- SMAN 1 Pontianak Minta Maaf, Tolak Final LCC MPR
- Kemendiktisaintek Tangani Langsung Kasus Kekerasan Seksual Rektor
- Iran Disebut Mampu Lumpuhkan Internet Global dari Selat Hormuz
- Proses Pemilihan Ketua Umum PPP Diungkap Eks Pimpinan Sidang
Artikel Terbaru
Tautan Sahabat
- PSG Pemanasan Sempurna Setara Laga Champions, Arsenal Jadi Sasaran
- Mauricio Buka Suara soal Masa Depan di Persija
- Carrick Dekati Status Manajer Tetap MU Usai Bawa ke UCL
- Cara Al Nassr Juara Liga Arab Saudi Versi Ronaldo
- PSIM Yogyakarta Bungkam Madura United 2-1, Persis Solo Senang
- Al Nassr vs Al Hilal: Taruhan Gelar Cristiano Ronaldo
- Peralta Bawa Borneo FC Kalahkan Bali United 3-2
- Kevin Diks Cetak Gol Penalti, Klub Jerman Nyaris Degradasi
- PSM Bantu Persis Solo Bertahan, Incar Tiga Poin Lawan Madura United
- Rekor Sir Alex Ferguson 41 Tahun di Skotlandia Tak Terkalahkan