Lokasi: Gaya Hidup >>
Cara Daftar Aplikasi SPMB Sumut Berkah 2026
Gaya Hidup581 Dilihat
RingkasanPendaftaran Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) jenjang SMA/SMK di Sumatera Utara melalui aplikasi SPMB Sumut Berkah Tahap I akan berlangsung pada 18-23 Mei 2026, sedangkan Tahap II dilaksanakan pada 10-16 Juni 2026. Orang tua atau wali dapat mendampingi calon siswa baru untuk melakukan registrasi melalui aplikasi tersebut....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/SPMB-SUMUT-2026-45W4EREWRWE.jpg)
Pendaftaran Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) jenjang SMA/SMK di Sumatera Utara melalui aplikasi SPMB Sumut Berkah Tahap I akan berlangsung pada 18-23 Mei 2026, sedangkan Tahap II dilaksanakan pada 10-16 Juni 2026. Orang tua atau wali dapat mendampingi calon siswa baru untuk melakukan registrasi melalui aplikasi tersebut. Melalui aplikasi ini, pengguna bisa memilih berbagai jalur masuk sesuai jenjang SMA/SMK dan melihat persyaratan yang dibutuhkan.
Mengutip laman resmi Disdik Sumut, berikut tutorial melakukan pendaftaran melalui aplikasi SPMB Sumut Berkah. Pertama, unduh dan buka aplikasi SPMB Sumut Berkah di ponsel, lalu pilih menu "Daftar" untuk membuat akun dengan mengisi data diri seperti nomor induk kependudukan dan nomor kartu keluarga. Setelah akun terverifikasi, calon siswa dapat login dan memilih jalur pendaftaran yang tersedia, seperti jalur zonasi, afirmasi, perpindahan tugas orang tua, atau prestasi.
Selanjutnya, unggah dokumen persyaratan yang diminta, seperti scan Kartu Keluarga, Akta Kelahiran, dan Ijazah atau Surat Keterangan Lulus. Pastikan semua data terisi lengkap dan benar, kemudian klik "Kirim" untuk menyelesaikan pendaftaran. Sistem akan memberikan nomor pendaftaran sebagai bukti registrasi, dan pengumuman hasil seleksi dapat dipantau melalui aplikasi yang sama sesuai jadwal yang ditetapkan Disdik Sumut.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/uhime3bcs.html
Artikel Terkait
BYD Luncurkan M6 DM, MPV PHEV Irit 65 Km per Liter
Gaya HidupWakil Presiden BYD Co. , Ltd....
Baca Selengkapnya9 Gejala Monkey Malaria Sering Disangka Flu Biasa
Gaya HidupMalaria Plasmodium knowlesi menjadi perhatian serius di Asia Tenggara, termasuk Indonesia (seperti di Aceh Jaya) dan Malaysia, karena tingkat penularannya yang sangat cepat. Parasit ini merupakan jenis malaria zoonosis yang ditularkan secara alami dari hewan ke manusia....
Baca SelengkapnyaFluktuasi Hormon Memperparah Gejala ADHD pada Wanita
Gaya HidupPada pria, gangguan perkembangan saraf ini biasanya didiagnosis sejak masa kanak-kanak, tetapi pada wanita sering kali jauh lebih terlambat atau bahkan tidak terdiagnosis sama sekali. Salah satu alasannya adalah karena wanita lebih sering mengalami gejala kurang perhatian (inattentive), yang lebih sulit dikenali dibandingkan gejala hiperaktif....
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Afgan Cedera Pita Suara Akibat Terlalu Banyak Job
- Puan Khawatir Hantavirus Meluas, Minta Antisipasi Pemerintah
- IDAI Tegaskan ASI Standar Emas, Bukan Susu Formula
- Strategi TOSS Tekan TBC: Temukan, Obati, Sampai Sembuh
- Enrique Riquelme Siapkan Dana Rp3,9 Triliun Lawan Florentino Perez
- Pakar Ungkap Kerusakan Lingkungan Akibat Wabah Ebola
Artikel Terbaru
Casemiro Diganti, Gelandang Serie A Segera ke Manchester United
El Nino Picu Kebakaran Hutan, Asap Ancam Anak Pneumonia
Pemda Larang Daging Anjing Cegah Penularan Rabies
1,2 Juta Anak Alami Wasting, GTM dan Picky Eater Disorot
Sandy Walsh Bintang Lapangan, Bawa Buriram United ke Final
Durasi Karantina Hantavirus: Ini Penjelasan Lengkap
Tautan Sahabat
- Meta PHK 8.000 Karyawan dan Hentikan 6.000 Rekrutmen
- Trump Tolak Tawaran Iran, Sebut Gencatan Senjata Sekarat
- Mojtaba Khamenei Cedera di Awal Perang, Sempat Dirawat
- Penahanan Jurnalis Slamet Ariyadi oleh Israel Ancam Kebebasan Pers
- 3 Pendaki Tewas Tertimbun Erupsi Gunung Dukono
- Bursa Iran Dibuka Lagi, Inflasi Tembus 70 Persen
- Trump Tunda Serang Iran Atas Permintaan Qatar, Saudi, UEA
- Hantavirus Dilaporkan di ASEAN, Indonesia Termasuk Daftar
- Terra Drone Jepang Akui Salah Kelola Baterai Bekas
- PM Jepang Bantah Terlibat Video Serangan Politik