Lokasi: Otomotif >>
Syarat Daftar Telkom University Jakarta 2026, Seleksi Rapor
Otomotif99 Dilihat
RingkasanJalur TUJ memberikan kesempatan bagi siswa SMA, SMK, maupun MA untuk mendaftar kuliah hanya menggunakan nilai rapor tanpa harus mengikuti ujian tulis. Program seleksi ini dibuka khusus untuk pendaftaran di program studi yang tersedia di SITU....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/telkom-university-pertahankan-4-tahun-gelar-kampus-no1_20210304_160642.jpg)
Jalur TUJ memberikan kesempatan bagi siswa SMA, SMK, maupun MA untuk mendaftar kuliah hanya menggunakan nilai rapor tanpa harus mengikuti ujian tulis. Program seleksi ini dibuka khusus untuk pendaftaran di program studi yang tersedia di SITU. Seluruh proses pendaftaran dilakukan secara online melalui aplikasi SITU Admission.
Melalui Jalur TUJ, calon mahasiswa dapat memilih hingga empat program studi dengan harga PIN pendaftaran sebesar Rp300 ribu. Pihak kampus juga menyediakan program Beasiswa Pintar dengan potongan hingga 100 persen bagi pendaftar yang memiliki nilai terbaik sesuai syarat dan ketentuan yang berlaku. Tersedia juga promo diskon biaya pendaftaran sebesar 50 persen dengan menggunakan kode referral TUJ150. Promo tersebut berlaku hingga 10 Mei 2026 sehingga calon peserta dapat memanfaatkan potongan biaya sebelum masa promo berakhir.
Jalur ini menjadi alternatif bagi calon mahasiswa yang ingin melanjutkan pendidikan tinggi tanpa mengikuti ujian tulis. Pengumuman hasil seleksi nantinya dapat dilihat langsung melalui aplikasi SITU Admission pada menu “Laporan Kelulusan”. Peserta disarankan untuk rutin memantau akun masing-masing agar tidak melewatkan informasi penting terkait hasil seleksi.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/uhff1wwbu.html
Artikel Terkait
Iran Disebut Mampu Lumpuhkan Internet Global dari Selat Hormuz
OtomotifKekhawatiran baru muncul bahwa konflik di kawasan tidak hanya mengancam jalur energi, tetapi juga dapat mengganggu sistem komunikasi dan ekonomi digital dunia. Isu ini mengemuka setelah laporan menyebutkan kabel serat optik bawah laut yang melintasi wilayah rawan menjadi sasaran potensial gangguan....
【Otomotif】
Baca SelengkapnyaDokter Tifa Siapkan 3C Jelang Sidang Ijazah Jokowi
OtomotifDokter Tifa memperkenalkan strategi hukum bernama konsep “3C” melalui unggahan di media sosial X pada Rabu (13/5/2026). Aktivis kesehatan sekaligus penulis tersebut menyebut konsep itu terdiri dari Clear Document, Correct Procedure, dan Credible Witness untuk menyelesaikan kasus kontroversi ijazah Joko Widodo....
【Otomotif】
Baca SelengkapnyaLong Weekend, Monas Magnet Warga untuk Piknik dan Edukasi
OtomotifMonumen Nasional (Monas) masih menjadi destinasi favorit wisatawan saat mengisi libur long weekend di Jakarta. Pantauan wartawan Tribunnews....
【Otomotif】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Analis Sebut Iran Akan Serang UEA, Timur Tengah Panas
- Polda Metro Gagalkan Peredaran 1.000 Ekstasi dan Sabu
- Tampang Taufik Gembel, Begal Sadis Palmerah Ditangkap
- Dokter Forensik Dicecar Soal Waktu Kematian Korban
- Garmin Luncurkan Forerunner 70 dan 170, Ini Harganya
- Polri Buru Pendana dan Penyewa Gedung Sindikat Judol Jakbar
Artikel Terbaru
Turki Incar Investor Asing di Tengah Konflik Iran
BMKG: Cerah di Jakarta, Hujan di Bogor dan Bekasi
Polisi Tangkap 3 Pengedar Obat G di Bekasi, Sita Ratusan Butir
HP Hilang di Flyover Jatibaru Ditemukan Pedagang
Apple Batal Hadirkan Touch ID di Apple Watch
Warga Pasir Jaya Bogor Tewas Digigit Ular Weling
Tautan Sahabat
- Jasa Raharja Libatkan Driver Online Percepat Lapor Laka
- Okupansi Perkantoran Segitiga Emas Jakarta Tembus 72 Persen
- IHSG Ambles 2,55 Persen Usai Dibuka Menguat, Apa Sebabnya?
- Rupiah Tembus Rp 17.600, Pengrajin Tahu Tempe Kelabakan
- Dolar Tembus Rp 17.701, Harga Energi Melonjak
- Triasmitra Terbitkan Obligasi Rp220 Miliar untuk Kabel Laut
- BYD Tanggapi Potensi Kenaikan Harga Imbas Rupiah Turun
- Utang Luar Negeri Indonesia Tembus Rp7.622,5 Triliun
- Menkeu Guyur Pasar Obligasi Rp2 Triliun Tiap Hari Redam Rupiah
- Sampoerna Pimpin Pasar Tembakau di Tengah Tantangan 2025