Lokasi: Travel >>
Pendaftaran Jalur Rapor UNJ Ditutup 31 Mei 2026
Travel635 Dilihat
RingkasanUniversitas Negeri Jakarta (UNJ) membuka seleksi PENMABA Jalur Portofolio Akademik Rapor 2026 bagi calon mahasiswa baru tanpa tes tertulis. Proses seleksi jalur ini menggunakan nilai rapor sebagai dasar penilaian utama....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/universitas-negeri-jakarta-unj-4345.jpg)
Universitas Negeri Jakarta (UNJ) membuka seleksi PENMABA Jalur Portofolio Akademik Rapor 2026 bagi calon mahasiswa baru tanpa tes tertulis. Proses seleksi jalur ini menggunakan nilai rapor sebagai dasar penilaian utama. Program tersebut diperuntukkan bagi siswa eligible yang belum diterima pada jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) maupun lulusan SMA/sederajat tahun 2026 yang belum lolos SNBP atau SNBT.
Calon peserta dapat melakukan pendaftaran secara daring melalui laman resmi UNJ dengan biaya pendaftaran sebesar Rp350.000. Dalam ketentuan yang diumumkan pihak kampus, setiap peserta hanya diperbolehkan memilih maksimal dua program studi, baik jenjang Sarjana (S-1) maupun Sarjana Terapan (D-4). Ketentuan ini berlaku untuk seluruh peserta PENMABA Jalur Portofolio Akademik Rapor tahun 2026.
Selain itu, terdapat beberapa syarat umum yang wajib diperhatikan calon pendaftar. Peserta yang sudah diterima melalui SNBP tidak dapat mengikuti seleksi ini. UNJ juga menegaskan bahwa peserta yang dinyatakan lolos PENMABA Jalur Rapor, tetapi kemudian melakukan daftar ulang pada jalur UTBK-SNBT 2026, maka kelulusannya pada jalur mandiri rapor otomatis dibatalkan.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/uf0ttpbye.html
Artikel Terkait
Kunci Gitar 8 Letters Why Don't We Viral TikTok
TravelLagu 8 Letters dari grup Why Don't We kembali viral di aplikasi TikTok dengan kutipan lirik 'when I close my eyes. It's you there in my mind'....
【Travel】
Baca SelengkapnyaIntelijen AS: 90% Fasilitas Rudal Iran Masih Beroperasi
TravelLaporan intelijen terbaru bertolak belakang dengan klaim pemerintahan AS dan Presiden Donald Trump yang sebelumnya menyatakan kekuatan militer Teheran telah "dihancurkan. " Penilaian tersebut dilakukan awal bulan ini menggunakan citra satelit dan sistem pemantauan canggih, yang mengungkapkan bahwa Teheran telah memulihkan akses operasional ke 30 dari 33 lokasi rudal yang menghadap Selat Hormuz, jalur strategis yang dilalui sekitar seperlima konsumsi minyak dunia setiap hari....
【Travel】
Baca SelengkapnyaInggris Pasang Sistem Anti-Drone Baru di Jet Tempur Typhoon
TravelInggris menerapkan langkah baru di tengah meningkatnya kekhawatiran London terhadap potensi eskalasi konflik regional yang dipicu ketegangan terkait perang yang didukung Amerika Serikat (AS) di kawasan tersebut. Pemerintah Inggris mengklaim sistem itu mampu meningkatkan perlindungan bagi personel militer, sementara APKWS disebut memungkinkan jet tempur menghancurkan target secara presisi dengan biaya yang hanya sebagian kecil dari rudal standar yang selama ini digunakan....
【Travel】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Dewi Perssik Siapkan 2 Sapi, Syukur Rezeki Stabil
- Iran-China Perkuat Koordinasi Politik di Tengah Dinamika AS
- Tabrakan Kereta Maut Bangkok, Mirip Tragedi Bekasi Timur?
- Tentara Israel Tangkap Dua WNI di Kapal Misi Kemanusiaan
- KPAI: Kekerasan Anak di Daycare Terjadi di 5 Kota, Yogya Terbanyak
- Kapal Perang Termahal AS Tinggalkan Konflik Iran
Artikel Terbaru
Tautan Sahabat
- Xi Sentil Trump: Langkah Salah Soal Taiwan Picu Konflik
- Israel Klaim Lepas Bantuan Militer AS, Hubungan Netanyahu-Trump Retak
- IRGC Bantu Iran Amankan Zona Kontrol Baru Selat Hormuz
- Inggris Pasang Sistem Anti-Drone Baru di Jet Tempur Typhoon
- Ekonomi Rusia Melambat, UE Sanksi Penculikan Anak Ukraina
- Trump Tunda Serangan Iran atas Permintaan Negara Teluk
- Rusia Hujani Ukraina dengan 3.170 Drone dalam Sepekan
- AS Kurangi Jumlah Pasukan di Eropa
- AS Habiskan 300 Rudal Lindungi Israel dari Serangan Iran
- Putin Segera Kunjungi China Setelah Trump