Lokasi: Otomotif >>

BCA Finance Peduli 2026 Dibuka untuk Mahasiswa D4/S1

Otomotif3315 Dilihat

RingkasanProgram Beasiswa BCA Finance 2026 resmi dibuka bagi mahasiswa aktif semester 5 hingga maksimal semester 8 yang membutuhkan dukungan biaya kuliah sekaligus persiapan memasuki dunia kerja. Melalui program tersebut, penerima beasiswa akan memperoleh bantuan dana pendidikan sebesar Rp3....

BCA Finance Peduli 2026 Dibuka untuk Mahasiswa D4/S1

Program Beasiswa BCA Finance 2026 resmi dibuka bagi mahasiswa aktif semester 5 hingga maksimal semester 8 yang membutuhkan dukungan biaya kuliah sekaligus persiapan memasuki dunia kerja. Melalui program tersebut, penerima beasiswa akan memperoleh bantuan dana pendidikan sebesar Rp3.500.000 per semester. Tidak hanya itu, mahasiswa penerima beasiswa di semester 8 juga akan mendapatkan pelatihan dan pembekalan karier sebagai bekal menghadapi dunia profesional.

Dikutip dari laman resmi, pendaftaran program ini terbuka untuk mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia. Persyaratan utama meliputi Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) minimal 3,00, surat rekomendasi dari dosen, dan surat keterangan aktif kuliah. Calon pendaftar juga harus melengkapi berkas seperti fotokopi Kartu Tanda Mahasiswa (KTM), transkrip nilai, serta esai tentang motivasi dan rencana karier.

Proses pendaftaran dilakukan secara online melalui tautan resmi yang disediakan di situs BCA Finance. Batas akhir pengiriman berkas adalah pada tanggal 31 Maret 2026. Informasi lengkap mengenai persyaratan dan link pendaftaran dapat diakses langsung di laman resmi program Beasiswa BCA Finance 2026.

Tags:

Artikel Terkait

  • Profil Hugo Bross, Pelatih Father Figure Timnas Afrika Selatan

    Otomotif

    Hugo Broos berhasil membawa perubahan besar di usia 74 tahun sebagai pelatih, meskipun awalnya sempat diragukan publik. Pelatih asal Belgia itu tidak memiliki gaya glamor atau penuh sensasi, namun pengalamannya selama puluhan tahun mampu mengubah wajah sepak bola....

    Otomotif

    Baca Selengkapnya
  • Pemerintah Diminta Tata Ulang Aturan Kadar Nikotin-Tar

    Otomotif

    Ekonom dan Pakar Kebijakan Publik UPN Veteran Jakarta, Achmad Nur Hidayat, menyoroti absennya Kementerian Pertanian dan Kementerian Tenaga Kerja dalam tim penyusun kebijakan pengaturan tembakau, Selasa (19/5/2026). Langkah ini dinilai penting untuk memastikan regulasi memiliki landasan kuat dan tidak berpihak pada satu sudut pandang saja....

    Otomotif

    Baca Selengkapnya
  • Gus Falah: Legalisasi Tambang Rakyat Tekan PETI

    Otomotif

    Wakil Ketua Komisi XII DPR Gus Falah menegaskan langkah legislasi justru memberikan kepastian hukum bagi masyarakat penambang kecil. "Negara harus memberikan ruang legal yang jelas agar masyarakat memperoleh perlindungan, akses pembinaan, sekaligus tanggung jawab terhadap kelestarian lingkungan," ujar Gus Falah dalam acara Minerba Convex 2025 di JCC, Kamis (16/10/2025) lalu....

    Otomotif

    Baca Selengkapnya