Lokasi: Teknologi >>
SPMB Jakarta 2026: Jalur Prestasi, Afirmasi, Domisili, Mutasi
Teknologi29 Dilihat
RingkasanSPMB Jakarta 2026 untuk jenjang SMP mewajibkan setiap calon murid baru memenuhi persyaratan sesuai jalur masuk yang dipilih. Kuota Jalur Afirmasi mencapai 20 persen dari daya tampung, termasuk kuota penyandang disabilitas sebanyak 2 murid per rombongan belajar....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/SPMB-JAKARTA-2026-3453453434W.jpg)
SPMB Jakarta 2026 untuk jenjang SMP mewajibkan setiap calon murid baru memenuhi persyaratan sesuai jalur masuk yang dipilih. Kuota Jalur Afirmasi mencapai 20 persen dari daya tampung, termasuk kuota penyandang disabilitas sebanyak 2 murid per rombongan belajar. Sementara itu, kuota pada Jalur Domisili ditetapkan sebesar 50 persen dari daya tampung.
Dalam hal jumlah CMB yang mendaftar melalui Jalur Domisili melebihi daya tampung, maka seleksi dilakukan dengan urutan langkah yang telah ditentukan. Apabila kuota Jalur Domisili tidak terpenuhi, sisa kuota tersebut akan dilimpahkan ke dalam PMB Tahap Kedua. Prosedur ini memastikan proses penerimaan berjalan transparan dan adil bagi seluruh peserta.
Selain itu, kuota Jalur Mutasi ditetapkan sebesar 3 persen dari daya tampung. Informasi lengkap mengenai persyaratan dan tahapan seleksi SPMB Jakarta 2026 dapat diakses melalui kanal resmi PPDB DKI Jakarta.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/ubdadeqh6.html
Artikel Terkait
Skenario Persis Solo Bertahan: Madura United Dilarang Menang
TeknologiPersis Solo meraih kemenangan tipis 1-0 atas Madura United berkat gol tunggal Luka Dumancic pada menit ke-76 melalui sundulan memanfaatkan sepak pojok. Hasil ini membuat Laskar Sambernyawa kini hanya terpaut satu poin dari Madura United dan masih berada di zona degradasi, namun peluang untuk bertahan di kasta tertinggi sepak bola Indonesia belum sepenuhnya tertutup....
Baca SelengkapnyaMinta Maaf ke Prabowo, Anggota DPRD Jember Ngaku Khilaf
TeknologiAchmad Syahri As Siddiwi, anggota Komisi D DPRD Jember, secara terbuka meminta maaf kepada masyarakat Jember, Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto, dan DPP Partai Gerindra atas perbuatannya. Ia mengaku khilaf dan menyadari kesalahannya tersebut, serta menjadikannya sebagai pelajaran berharga setelah mendapat sanksi dari partai dan DPRD....
Baca SelengkapnyaDosen UNU Blitar Lecehkan Belasan Mahasiswi
TeknologiSebanyak 27 dari 29 kasus kekerasan di UNU Blitar merupakan kasus kekerasan seksual. Pihak kampus melalui Badan Pelaksana Penyelenggara (BPP) UNU Blitar mengaku telah mengambil langkah serius usai menerima laporan dari seorang mahasiswi pada 23 April 2026....
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Hillstate Yakin Penuh Megawati, Cedera Bukan Masalah
- Mantan Kasat Narkoba Kubar Jalani Sidang Etik di Polda Kaltim
- Kakak Pemilik Home Industri Sabu Menangis Meratapi Nasib Adik
- Polisi Tangkap Pria di Kebumen Aniaya Istri dan Mertua Hingga Tewas
- Menlu Singapura Dukung Indonesia Hadapi Krisis Energi
- Mantan Kasat Narkoba Kubar Jalani Sidang Etik di Polda Kaltim
Artikel Terbaru
Kunci Gitar Aku Cinta Kau dan Dia Ahmad Band
Rico Waas Lapor Mendagri Berobat ke Luar Negeri Tanpa APBD
Anak Perwira Polisi Pembuat Lomba Rasis Rp100 Ribu
Mantan Kasat Narkoba Kubar Jalani Sidang Etik Hari Ini
Kunci Gitar Dere: Aku Ingin Kau Bahagia di Hatimu
Remaja Bogor Tewas Digigit Mainan Ular Berbisa, Viral
Tautan Sahabat
- AS Desak Iran Penuhi 5 Tuntutan Baru, Uranium Jadi Taruhan
- Iran Disebut Mampu Lumpuhkan Internet Global dari Selat Hormuz
- Kecelakaan Kereta Barang Vs Bus di Bangkok Tewaskan 8 Orang
- Iran Ingin Upayakan Perdamaian, Termasuk Lebanon
- Analis Sebut Iran Akan Serang UEA, Timur Tengah Panas
- Visa Tokutei Ginou Jepang Diprediksi Penuh 2027
- Penembakan Masjid San Diego Diselidiki Motif Kebencian
- China Gelar Jamuan Mewah untuk Donald Trump
- PBB Bongkar Rencana Israel Rampas Palestina
- Kontroversi Kunjungan Netanyahu ke UEA dan Pebisnis China Zhou Qunfei