Lokasi: Gaya Hidup >>
SPMB Jakarta 2026: Syarat Afirmasi, Domisili, Mutasi Orangtua
Gaya Hidup49767 Dilihat
RingkasanSPMB Jakarta 2026 untuk jenjang SD menetapkan sejumlah syarat pendaftaran, termasuk ketentuan domisili yang tercatat dalam Kartu Keluarga (KK). Proses verifikasi data oleh pihak sekolah menjadi tahap penting yang menentukan kelanjutan pendaftaran....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/SPMB-JAKARTA-2026-34543534.jpg)
SPMB Jakarta 2026 untuk jenjang SD menetapkan sejumlah syarat pendaftaran, termasuk ketentuan domisili yang tercatat dalam Kartu Keluarga (KK). Proses verifikasi data oleh pihak sekolah menjadi tahap penting yang menentukan kelanjutan pendaftaran. Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Jakarta 2026 menyediakan beberapa jalur penerimaan, seperti afirmasi, domisili, dan mutasi, dengan kuota yang telah ditentukan.
Berdasarkan laman resmi SPMB Jakarta 2026, kuota Jalur Afirmasi sebanyak 20 persen dari daya tampung, termasuk kuota penyandang disabilitas sebanyak 2 murid per rombongan belajar. Sementara itu, kuota Jalur Domisili mencapai 77 persen dari daya tampung, dengan prioritas ditentukan berdasarkan domisili Calon Murid Baru (CMB). Apabila jumlah CMB yang mendaftar melalui Jalur Domisili melebihi daya tampung, maka seleksi dilakukan dengan urutan langkah tertentu. Jika kuota Jalur Domisili tidak terpenuhi, sisa kuota dilimpahkan ke PMB Tahap Kedua.
Kuota Jalur Mutasi ditetapkan sebesar persen dari daya tampung, yang meliputi beberapa kategori. Proses pendaftaran dan seleksi ini menjadi panduan bagi orang tua atau wali murid yang ingin mendaftarkan anaknya di jenjang SD melalui SPMB Jakarta 2026. Informasi lebih lengkap mengenai persyaratan dan tahapan dapat diakses melalui laman resmi SPMB Jakarta 2026.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/uabvph2rh.html
Sebelumnya: Eza Gionino Akui Canggung Bertemu Meiza Usai Pisah
Berikutnya: Jamal Sellami Bawa Yordania ke Piala Dunia
Artikel Terkait
Program Goes to Campus I.League Bekali Peserta Peluang Karier Sepakbola
Gaya HidupRatusan mahasiswa memadati Gedung Olahraga (GOR) Fakultas Ilmu Keolahragaan dan Kesehatan (FIKK) Universitas Negeri Jakarta (UNJ) pada Rabu (13/5/2026) dalam acara puncak perjalanan edukasi yang telah menyambangi 10 kota, 10 kampus, dan 10 SMA di berbagai wilayah Indonesia. Kegiatan dimulai pukul 09....
Baca SelengkapnyaPenerima Bansos Judi Online Akan Dicoret Langsung
Gaya HidupPemerintah secara tegas mencoret penerima bantuan sosial (bansos) yang terbukti menggunakan dana tersebut untuk judi online (judol). Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat Muhaimin Iskandar atau Cak Imin menyatakan langkah ini langsung diterapkan secara otomatis....
Baca SelengkapnyaPenerima Bansos Judi Online Akan Dicoret Langsung
Gaya HidupPemerintah secara tegas mencoret penerima bantuan sosial (bansos) yang terbukti menggunakan dana tersebut untuk judi online (judol). Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat Muhaimin Iskandar atau Cak Imin menyatakan langkah ini langsung diterapkan secara otomatis....
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
Artikel Terbaru
Ketua Komisi II DPR Minta Juri LCC MPR Kalbar Di-blacklist
Kakorlantas: Arus Libur Panjang Lancar, Kecelakaan Minim
Pengacara Sesalkan Tuntutan Ringan 3 Oknum TNI Pembunuh
Pemerintah Tetapkan Idul Adha 1447 H pada 27 Mei 2026
Ayu Aulia Bongkar Penyebab Kehilangan Rahim Singgung Bupati R
BCA Buka Magang Bakti 2026 untuk Lulusan SMA-S1
Tautan Sahabat
- Pancaroba, Jaga Daya Tahan Tubuh dengan Gizi Seimbang
- Food Noise Pemicu Obesitas, Pikiran Obsesif Ingin Makan
- Terapi Sel Punca Dokter Kardiovaskular Pulihkan Jantung
- Kemenkes Awasi Pelaku Perjalanan Amerika Latin soal Hantavirus
- Diet Suntik Tak Hanya Hilangkan Lemak, Otot Juga Terbakar
- Psikiater: Trauma Tak Ditangani Bisa Ubah Korban Jadi Pelaku
- Hantavirus, Leptospirosis, Pes: Beda Penyakit dari Tikus
- WHO: Hantavirus Berbeda dari Covid-19, Jangan Panik
- Siswa SD Lombok Meninggal Usai Aksi Freestyle, Bahaya Medis Terungkap
- Ilmuwan Ungkap Alasan Nyamuk Pilih Target Gigitan