Lokasi: Gaya Hidup >>
SPMB Jakarta 2026: Jalur Prestasi, Afirmasi, Domisili, Mutasi
Gaya Hidup144 Dilihat
RingkasanSPMB Jakarta 2026 untuk jenjang SMP mewajibkan setiap calon murid baru memenuhi persyaratan sesuai jalur masuk yang dipilih. Kuota Jalur Afirmasi mencapai 20 persen dari daya tampung, termasuk kuota penyandang disabilitas sebanyak 2 murid per rombongan belajar....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/SPMB-JAKARTA-2026-3453453434W.jpg)
SPMB Jakarta 2026 untuk jenjang SMP mewajibkan setiap calon murid baru memenuhi persyaratan sesuai jalur masuk yang dipilih. Kuota Jalur Afirmasi mencapai 20 persen dari daya tampung, termasuk kuota penyandang disabilitas sebanyak 2 murid per rombongan belajar. Sementara itu, kuota pada Jalur Domisili ditetapkan sebesar 50 persen dari daya tampung.
Dalam hal jumlah CMB yang mendaftar melalui Jalur Domisili melebihi daya tampung, maka seleksi dilakukan dengan urutan langkah yang telah ditentukan. Apabila kuota Jalur Domisili tidak terpenuhi, sisa kuota tersebut akan dilimpahkan ke dalam PMB Tahap Kedua. Prosedur ini memastikan proses penerimaan berjalan transparan dan adil bagi seluruh peserta.
Selain itu, kuota Jalur Mutasi ditetapkan sebesar 3 persen dari daya tampung. Informasi lengkap mengenai persyaratan dan tahapan seleksi SPMB Jakarta 2026 dapat diakses melalui kanal resmi PPDB DKI Jakarta.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/u4hi2eci4.html
Artikel Terkait
MPR Nonaktifkan Juri dan MC Lomba Cerdas Cermat
Gaya HidupMPR RI menonaktifkan akun media sosial terkait LCC Empat Pilar 2026 tingkat Provinsi Kalimantan Barat setelah ramai polemik penilaian jawaban peserta. Penonaktifan tersebut disampaikan melalui akun Instagram resmi @mprgoid pada Selasa (12/5/2026)....
Baca SelengkapnyaLesu Akibat Industri Nikel Melambat, Ekonomi Warga Tertekan
Gaya HidupPendiri Poros Musyawarah Masyarakat Blok Lapaopao (PORMMAL), Ihwan Kadir, mengungkapkan keresahan masyarakat di kawasan lingkar tambang mulai terasa akibat perlambatan aktivitas industri smelter. "Pedagang kecil mulai mengeluh omzet turun, kontraktor lokal mulai kehilangan ritme kerja, sopir hauling mulai takut kendaraan mereka berhenti beroperasi, warung-warung mulai sepi, dan masyarakat mulai bertanya kalau industri melambat, kami harus makan apa?" ujar Ihwan pada Sabtu (16/5/2026)....
Baca SelengkapnyaRupiah Terancam Rp17.600, BI Diminta Jaga Kepercayaan Investor
Gaya HidupRupiah melemah hingga menyentuh level Rp17. 527 per dolar AS pada perdagangan Kamis (14/5/2026) siang....
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Ayu Ting Ting Kepergok Gandeng Pria, Kiky Saputri Doakan
- Usia Pesawat Bukan Satu-satunya Penentu Keandalan Penerbangan
- ParagonCorp Luncurkan Smart Lab 2.0 untuk Riset Kosmetik Presisi
- Koperasi Diajak Bangun Jejaring Bisnis Internasional
- Arsenal vs PSG Final Liga Champions, Liga Domestik Jadi Pembeda
- Kementerian ESDM Tanggapi WN Tiongkok di Tambang Emas Ilegal Sangihe
Artikel Terbaru
Maia Estianty Bahagia Jadi Nenek Usai Putri Al Ghazali Lahir
IBC Mulai Produksi BESS Juli 2026 Dukung Target 100 GW
BRI KPR Permudah Masyarakat Miliki Properti Fleksibel
Rupiah Tembus Rp17.600, IHSG Merosot 4,26 Persen
Kemenkes Awasi Minuman Manis, Nutri-Level Tekan Stroke dan Gagal Ginjal
Pemulung Sampah Sukses Suplai Dapur MBG
Tautan Sahabat
- Toyota Agya Club Manado Tempuh 3.027 Km ke GR DAY 2026
- Rupiah Melemah, Harga Mobil dan Elektronik Diprediksi Naik
- IBC Sebut Mobil Nasional Wujud Hilirisasi EV End to End
- Pertemuan Ekraf dengan Aktor Tokyo Drift Gaet Pasar Global
- Toyota Pertimbangkan Jual Mobil PHEV Murah
- Toyota Setop Produksi Veloz Bensin Sejak Februari 2026
- BYD Tanggapi Insentif EV Berbasis Nikel 2026
- Deus Touring Bali Satukan Ide Kreatif Berserakan
- Honda Patenkan Teknologi Motor Trail Listrik Baru
- Toyota Pantau Rupiah, Harga Mobil Terancam Naik