Lokasi: Berita >>
Kunci Jawaban PJOK Kelas 4 Halaman 155 Kurikulum Merdeka
Berita4 Dilihat
RingkasanSebuah soal latihan mengukur denyut nadi menguji kemampuan siswa dalam mengisi bagian yang hilang dengan kata yang tepat. Andika Suhendar merasa lemas setelah denyut nadinya terhitung 55 kali per menit....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/SISWA-SD-BELAJAR-10.jpg)
Sebuah soal latihan mengukur denyut nadi menguji kemampuan siswa dalam mengisi bagian yang hilang dengan kata yang tepat. Andika Suhendar merasa lemas setelah denyut nadinya terhitung 55 kali per menit. Dari data tersebut, guru menyimpulkan kondisi kebugaran Andika sedang tidak baik dan menyarankannya untuk beristirahat. Dalam kondisi bugar, Andika dikenal sebagai anak periang yang suka bergaul dan aktif dalam aktivitas fisik seperti pelajaran olahraga.
Soal tersebut merupakan bagian dari latihan mengisi titik-titik dalam paragraf dengan isian kata yang sesuai dari kotak jawaban. Data denyut nadi Andika yang rendah menunjukkan kebugarannya sedang menurun, sehingga ia perlu pemulihan. Aktivitas fisik yang biasanya dilakukan Andika saat sehat mencakup interaksi sosial dan partisipasi dalam pelajaran olahraga.
Latihan ini mengajarkan siswa untuk menghubungkan data medis sederhana dengan kondisi kebugaran seseorang. Hasil pengukuran denyut nadi Andika menjadi indikator utama dalam menentukan saran istirahat dari guru. Pemahaman tentang denyut nadi normal dan faktor yang memengaruhinya penting untuk menjaga kesehatan dan kebugaran tubuh.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/tsum460sp.html
Artikel Terkait
Dokter Peringatkan Bahaya Salah Obat Diabetes Lansia
BeritaKelompok geriatri dengan usia di atas 60 tahun umumnya memiliki lebih dari satu penyakit kronis sehingga memerlukan penanganan khusus dalam pemberian obat diabetes. Dokter Spesialis Penyakit Dalam (Internis) dr....
【Berita】
Baca SelengkapnyaMenkes Ungkap Obesitas Pangkas Kualitas Hidup Manusia
BeritaPrevalensi obesitas di Indonesia meningkat signifikan berdasarkan Data Survei Kesehatan Indonesia (SKI) 2023. Sekitar 1 dari 4 orang dewasa atau 23,4 persen kini hidup dengan obesitas, naik dibanding tahun 2018 yang tercatat sebesar 21,3 persen....
【Berita】
Baca SelengkapnyaDokter Mata Beberkan Risiko Kebutaan Akibat Diabetes
BeritaRetinopati diabetik sering berkembang tanpa gejala pada tahap awal sehingga banyak pasien tidak menyadari sampai penglihatan mulai terganggu. Bahkan jika terlambat ditangani, kondisi ini bisa menyebabkan gangguan penglihatan permanen hingga kebutaan....
【Berita】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Menteri P2MI Canangkan Gerakan Nasional Migran Aman
- Ilmuwan Ungkap Alasan Nyamuk Pilih Target Gigitan
- Hantavirus Tewaskan 3 Orang di Indonesia, Terbaru Kalbar
- Hantavirus, Leptospirosis, Pes: Beda Penyakit dari Tikus
- Pancaroba, Jaga Daya Tahan Tubuh dengan Gizi Seimbang
- Lemas Lansia Bukan Hanya Usia, Waspada Hipoglikemia
Artikel Terbaru
Puan Khawatir Hantavirus Meluas, Minta Antisipasi Pemerintah
Terapi Sel Punca Dokter Kardiovaskular Pulihkan Jantung
Terapi Sel Punca Dokter Kardiovaskular Pulihkan Jantung
Ilmuwan Ungkap Alasan Nyamuk Pilih Target Gigitan
Inul Daratista Murka Dituding Oplas Hidung
9 Gejala Monkey Malaria Sering Disangka Flu Biasa
Tautan Sahabat
- Persaingan Degradasi Liga Spanyol Makin Panas, Sevilla Terancam
- Chelsea vs Manchester City Final Piala FA Penentuan Juara
- Tony Popovic Selamatkan Australia ke Piala Dunia 2026
- Persik vs Persija 1-3, Macan Kemayoran Akhiri Liga 1 di Tiga Besar
- Jorge Jesus Sebut Luka Al Nassr Bisa Diobati
- Portugal Umumkan Skuad Piala Dunia 2026, Ronaldo Masuk
- Alvaro Arbeloa Dinilai Toksik untuk Real Madrid
- Laga Persis vs Persita Tanpa Penonton, Degradasi Ditentukan
- Real Madrid Incar Gelandang Incaran Pep Guardiola
- Al Nassr Santai, Al Hilal Tegang Ditinggal Inzaghi