Lokasi: Kesehatan >>
Lokasi Ujian Mandiri Bela Negara UPN Yogyakarta 2026
Kesehatan9223 Dilihat
RingkasanUPN Veteran Yogyakarta membuka jalur Seleksi Mandiri 2026 dengan sistem ujian yang lebih mudah. Seleksi ini menjadi salah satu jalur penerimaan mahasiswa baru yang diselenggarakan UPN "Veteran" Yogyakarta melalui pengukuran kemampuan kognitif siswa serta penguasaan mata pelajaran pendukung dan penciri kampus sebagai Kampus Belajar....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/upn-veteran-yogyakarta.jpg)
UPN Veteran Yogyakarta membuka jalur Seleksi Mandiri 2026 dengan sistem ujian yang lebih mudah. Seleksi ini menjadi salah satu jalur penerimaan mahasiswa baru yang diselenggarakan UPN "Veteran" Yogyakarta melalui pengukuran kemampuan kognitif siswa serta penguasaan mata pelajaran pendukung dan penciri kampus sebagai Kampus Belajar.
Kebijakan ini menjadi langkah strategis kampus untuk memperluas akses pendidikan tinggi tanpa membebani peserta dengan jarak perjalanan yang jauh ke Yogyakarta. Wakil Rektor Bidang Akademik dan Sistem Informasi UPN "Veteran" Yogyakarta,Machya Astuti Dewi, menyampaikan bahwa perluasan lokasi ujian ini merupakan bentuk komitmen kampus dalam menjaring talenta terbaik dari seluruh Indonesia. "Kami ingin memberikan kesempatan seluas-luasnya bagi putra-putri daerah dari Sumatera hingga Papua untuk bergabung dengan Kampus Belajar," ujarnya.
Terdapat perbedaan metode dan jadwal pelaksanaan antara pusat ujian di Yogyakarta dengan lokasi ujian di luar daerah. Pelaksanaan ujian Seleksi Mandiri 2026 dibagi menjadi dua skema berdasarkan lokasi. Ujian di luar Yogyakarta akan dilaksanakan lebih awal pada 18 Juni 2026 secara serentak di seluruh titik. Metode yang digunakan adalah Paper Based Test (PBT).
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/tre7ec2ct.html
Artikel Terkait
Komisi III DPR Nilai Laporan Erin Tak Tepat
KesehatanErin melaporkan balik Herawati dengan dugaan pelanggaran Undang-Undang Perlindungan Data Pribadi (UU PDP) dan pencemaran nama baik setelah foto area rumah pribadi, termasuk garasi hingga kendaraan, disebar ke media sosial tanpa izin. Langkah hukum Erin itu mendapat sorotan dari Ketua Komisi III DPR RI, Habiburokhman, yang menilai penggunaan UU PDP dalam kasus tersebut tidak tepat karena objek yang dipersoalkan tidak masuk kategori data pribadi....
Baca Selengkapnya3 Anggota TNI Sampaikan Nota Pembelaan di Pengadilan Militer
KesehatanPara penasihat hukum terdakwa dijadwalkan menyampaikan nota pembelaan atau pledoi pada sidang hari ini, setelah sebelumnya mendengar surat tuntutan dibacakan oditur militer dalam persidangan pada Senin (18/5/2026) lalu. Ketiga terdakwa memutuskan mengajukan pledoi setelah berkonsultasi dengan tim penasihat hukum....
Baca SelengkapnyaAktivis KontraS Andrie Yunus Jalani Operasi Wajah
KesehatanAndrie Yunus baru saja menjalani serangkaian operasi besar untuk memulihkan luka bakar akibat zat kimia. Jane Rosalina Rumpia dari KontraS yang tergabung dalam Tim Advokasi untuk Demokrasi (TAUD) mengungkapkan korban melewati prosedur operasi pada bagian wajah hingga bibir....
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
Artikel Terbaru
Raim Laode Rilis Kunci Gitar Babak Terakhir
Begal Palmerah Lukai Korban, Pelaku Residivis Positif Narkoba
Polisi Ungkap Motif Penyekapan di Showroom Cakung karena Utang Cicilan
Polisi Ungkap Teror Pocong Tangsel Hanya Pengamen Cosplay
Toyota Setop Produksi Veloz Bensin Sejak Februari 2026
Tiga WNA Jadi Korban Jambret di Jakarta Pusat dalam Sebulan
Tautan Sahabat
- BPJS Kesehatan Perluas Cathlab untuk Pasien Jantung
- PHERINI Disetujui Tenaga Kesehatan untuk Ketiak Cerah
- Kemenkes Awasi Pelaku Perjalanan Amerika Latin soal Hantavirus
- Studi: 60% Anak Muda Urban Pilih Swadiagnosis Saat Sakit
- Hantavirus Tewaskan 3 Orang di Indonesia, Terbaru Kalbar
- Lansia Diabetes Wajib Aktif Cegah Luka Busuk
- WHO Tetapkan Darurat Ebola Global, Bandara Indonesia Siaga
- WNA di Jakarta Kontak Erat dengan Pasien Hantavirus
- PPTI Yakin Target TBC 2030 Tercapai Jika Semua Pihak Patuh
- Food Noise Pemicu Obesitas, Pikiran Obsesif Ingin Makan