Lokasi: Travel >>
SPMB Jakarta 2026: Syarat Afirmasi, Domisili, Mutasi Orangtua
Travel88234 Dilihat
RingkasanSPMB Jakarta 2026 untuk jenjang SD menetapkan sejumlah syarat pendaftaran, termasuk ketentuan domisili yang tercatat dalam Kartu Keluarga (KK). Proses verifikasi data oleh pihak sekolah menjadi tahap penting yang menentukan kelanjutan pendaftaran....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/SPMB-JAKARTA-2026-34543534.jpg)
SPMB Jakarta 2026 untuk jenjang SD menetapkan sejumlah syarat pendaftaran, termasuk ketentuan domisili yang tercatat dalam Kartu Keluarga (KK). Proses verifikasi data oleh pihak sekolah menjadi tahap penting yang menentukan kelanjutan pendaftaran. Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Jakarta 2026 menyediakan beberapa jalur penerimaan, seperti afirmasi, domisili, dan mutasi, dengan kuota yang telah ditentukan.
Berdasarkan laman resmi SPMB Jakarta 2026, kuota Jalur Afirmasi sebanyak 20 persen dari daya tampung, termasuk kuota penyandang disabilitas sebanyak 2 murid per rombongan belajar. Sementara itu, kuota Jalur Domisili mencapai 77 persen dari daya tampung, dengan prioritas ditentukan berdasarkan domisili Calon Murid Baru (CMB). Apabila jumlah CMB yang mendaftar melalui Jalur Domisili melebihi daya tampung, maka seleksi dilakukan dengan urutan langkah tertentu. Jika kuota Jalur Domisili tidak terpenuhi, sisa kuota dilimpahkan ke PMB Tahap Kedua.
Kuota Jalur Mutasi ditetapkan sebesar persen dari daya tampung, yang meliputi beberapa kategori. Proses pendaftaran dan seleksi ini menjadi panduan bagi orang tua atau wali murid yang ingin mendaftarkan anaknya di jenjang SD melalui SPMB Jakarta 2026. Informasi lebih lengkap mengenai persyaratan dan tahapan dapat diakses melalui laman resmi SPMB Jakarta 2026.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/tkdfqwtey.html
Artikel Terkait
Raim Laode: Bahagialah Kamu dengan Duniamu Chord
TravelLagu Babak Terakhir kembali populer di 2026 setelah pertama kali dirilis pada 2022 melalui kanal YouTube Raim Laode dan menjadi tren digital. La Ode Raimudin atau Raim Laode adalah seniman multitalenta asal Liya Toko, Wakatobi, Sulawesi Tenggara yang memulai karier sebagai komika sebelum sukses menjadi aktor dan penyanyi-penulis lagu....
【Travel】
Baca SelengkapnyaMenhub: 1.058 Kecelakaan Kereta di Perlintasan dalam 3 Tahun
TravelMenteri Perhubungan Dudy Purwagandhi mengungkapkan terjadi 1. 058 kejadian di sektor perkeretaapian Indonesia....
【Travel】
Baca SelengkapnyaPertumbuhan Ekonomi RI Mentereng, Rakyat Tak Rasakan
TravelM. Rizal Taufikurahman, Kepala Center of Macroeconomics and Finance Indef, menyatakan meski ekonomi terlihat resilien, kondisi itu belum sepenuhnya mencerminkan fundamental yang kuat karena manfaat pertumbuhan belum dirasakan merata oleh kelas menengah dan sektor riil....
【Travel】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Haaland Bersandar Lesu di Tiang Gawang saat City Juara FA
- Menperin: Kawasan Industri Dorong Pertumbuhan Ekonomi
- BWS Edukasi Generasi Muda Semarang soal Menabung Bijak
- 400 Pegawai BUMN Ber-IQ Tinggi Ditempa TNI
- Viktor Gyokeres Garda Terdepan Mimpi Swedia Piala Dunia 2026
- Rupiah Jeblok, Pengusaha Tercekik, PHK Massal Mengancam
Artikel Terbaru
Honda Patenkan Motor Trail Listrik Rasa Konvensional
Bank Indonesia Dinilai Kehilangan Trust Akibat Rupiah dan IHSG Anjlok
Pertamina Hulu Indonesia Lampaui Target Produksi Migas
Bekatul Tak Lagi Sebelah Mata di Tangan Yulia
Curacao Bawa Mantan Pemain Persib dan Man United ke Piala Dunia
Satelit Nusantara Lima Resmi Beroperasi, Dorong Transformasi Digital
Tautan Sahabat
- Menteri Agama Ajak Umat Islam Perkuat Ibadah Idul Adha
- AKP Deky Diduga Minta Rp65 Juta dari Bandar Ishak
- MPR Tawarkan Josepha Jadi Duta LCC 4 Pilar
- Pengadilan Militer Buka Suara soal 3 Hakim Andrie Yunus
- Hery Susanto Diperiksa Majelis Etik Ombudsman 25 Mei 2026
- Prabowo Melintas Saat Demo Guru, Tak Berdialog
- Keluarga Ilham Pradipta Kecewa Tuntutan 4-12 Tahun TNI
- BPJS Kesehatan Gandeng Koperasi Desa Tekan Peserta Nonaktif
- Noel Ebenezer Cerita Hidup di Rutan KPK Jelang Sidang Tuntutan
- Linda Susanti Tempuh Gelar Perkara Khusus Laporan KPK