Lokasi: Bisnis >>
SIT Darul Abidin Ajarkan Siswa Kendalikan AI, Bukan Jadi Pengguna
Bisnis83563 Dilihat
RingkasanInternational Scratch Day 2026 bertajuk "Scratch in the Age of AI, Igniting Creativity and Problem Solving" sukses digelar di Aula SIT Darul Abidin pada Jumat (22/5/2026). Acara ini dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, di antaranya Pakar Teknis Capaian Pembelajaran Koding Kemendikdasmen Yogi Anggraena, Kepala Dinas Pendidikan Kota, serta jajaran pimpinan sekolah, guru, komite, orang tua murid, dan tamu undangan....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Sekolah-Islam-Terpadu-SIT-Darul-Abidin-menggelar-International-Scratch-Day-2026.jpg)
International Scratch Day 2026 bertajuk "Scratch in the Age of AI, Igniting Creativity and Problem Solving" sukses digelar di Aula SIT Darul Abidin pada Jumat (22/5/2026). Acara ini dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, di antaranya Pakar Teknis Capaian Pembelajaran Koding KemendikdasmenYogi Anggraena, Kepala Dinas Pendidikan Kota, serta jajaran pimpinan sekolah, guru, komite, orang tua murid, dan tamu undangan.
Kepala Litbang SIT Darul AbidinEndah Tri Kusumawati menegaskan komitmen sekolah dalam memberikan pendidikan yang relevan dengan perkembangan zaman. Menurutnya, kemajuan teknologi harus disikapi secara positif dan penuh tanggung jawab. "Kami mendidik anak-anak sesuai zamannya. Melalui program ini, kita ingin anak-anak bukan hanya bertindak sebagai pengguna teknologi, melainkan mampu berperan aktif dalam menciptakan sebuah inovasi," ujar Endah dalam sambutannya.
Apresiasi tinggi datang dari Kepala Dinas Pendidikan Kota yang mengingatkan pentingnya batasan dalam memanfaatkan teknologi. "Acara ini keren sekali. Kita tidak bisa menghindari kemajuan teknologi saat ini. Yang bisa dilakukan adalah membuat pedoman penggunaan AI. Jangan sampai kita percaya sepenuhnya pada AI. Tetap manusia yang harus memegang kendali dan melakukan verifikasi," tegas Wahid. Senada dengan hal tersebut, Pakar Teknis Capaian Pembelajaran Koding KemendikdasmenYogi Anggraena menganalogikan AI seperti dua sisi mata pisau yang membawa dampak positif sekaligus negatif. "Jika digunakan dengan baik, AI akan memberikan manfaat besar bagi aktivitas manusia. Pemerintah sendiri sudah menetapkan keputusan bersama tujuh menteri dan menerbitkan buku saku AI. Jadi, bukan hanya soal cara menggunakannya, tetapi etika yang harus dikedepankan," jelas Yogi.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/tflxeelow.html
Artikel Terkait
Camat Seruyan Ditangkap saat Pesta Sabu dengan ASN
BisnisPolres Seruyan menangkap seorang warga berinisial UA bersama seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) dalam pengungkapan kasus penyalahgunaan narkotika di Kuala Pembuang. Kapolres Seruyan AKBP Beddy Suwendi menyatakan pengungkapan ini merupakan bentuk komitmen dan keseriusan Polres Seruyan dalam memberantas peredaran maupun penyalahgunaan narkotika tanpa pandang bulu, baik terhadap masyarakat umum maupun aparat dan pejabat pemerintahan....
【Bisnis】
Baca SelengkapnyaLegalisasi Rokok Ilegal Berisiko Cederai Penegakan Hukum
BisnisPemerintah mewacanakan legalisasi rokok tanpa pita cukai, namun Yenti Garnasih, pengamat hukum pidana, menilai pendekatan itu tidak tepat dan berisiko merusak fondasi penegakan hukum di Indonesia. Menurutnya, kebijakan fiskal harus diimbangi aspek hukum pidana, terutama dalam konteks kejahatan ekonomi....
【Bisnis】
Baca SelengkapnyaEmas Stabil, Tembaga Jadi Logam Strategis Masa Depan
BisnisFounder GoldVerium, platform investasi logam mulia modern, Edi Hermanto, menyoroti perubahan harga emas dan perak selama lebih dari dua dekade sebagai gambaran penurunan daya beli mata uang. Ia mengungkapkan saat pertama kali datang ke Jakarta pada 2001, harga emas masih sangat terjangkau, namun kini nilainya melonjak drastis, mencerminkan melemahnya nilai tukar rupiah....
【Bisnis】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Insentif EV Baru Jaga Momentum Transisi Kendaraan Listrik
- Pemerintah Patok Harga Ekspor Emas 150.555 Dolar AS
- Saham Ambles, Investor Ritel Merugi Berat
- Indonesia-Belarus Perkuat Hubungan Ekonomi dan Perdagangan
- Setengah Langit - Idgitaf Ft Dere: Kunci Gitar Bahagia
- Panen Raya Jagung 21,1 Hektare di Kalbar Dukung Ketahanan Pangan
Artikel Terbaru
Orang Tua Paksa Target Prestasi, Les Seni Bikin Anak Stres
DPR Desak Proyek Double Track Dipercepat Tanpa Tunggu KNKT
Okupansi Perkantoran Segitiga Emas Jakarta Tembus 72 Persen
QRIS BRI Permudah Warung Ibu Nurul Tanpa Repot Kembalian
Kunci Gitar Breathless Krisdayanti: Cara Kau Membuatku Tak Bernapas
Volatilitas Pasar Global Dorong Kekhawatiran Investor
Tautan Sahabat
- Messi Kalahkan Tagihan Gaji 28 Klub MLS
- Kejatuhan Fatal Liverpool sebagai Juara Bertahan Liga Inggris
- Lewandowski Rival Ronaldo, Al Hilal Siapkan Gaji Rp1,8 Triliun
- AFF 2026 Tanpa Pemain Eropa, Herdman Latih Timnas
- Tony Popovic Selamatkan Australia ke Piala Dunia 2026
- Barcelona Incar Marcus Rashford dan Joao Cancelo
- Profil Sebastien Migne, Pelatih Haiti yang Belum ke Negara Asuhan
- De Zerbi Targetkan Kemenangan Spurs di Stamford Bridge
- Brasil di Piala Dunia 2026: Dilema Romantisme Neymar
- Penantian 22 Tahun Arsenal Berakhir, Arteta Samai Wenger