Lokasi: Berita >>
SPMB Jakarta 2026: Jalur Prestasi, Afirmasi, Domisili, Mutasi
Berita22469 Dilihat
RingkasanSPMB Jakarta 2026 untuk jenjang SMP mewajibkan setiap calon murid baru memenuhi persyaratan sesuai jalur masuk yang dipilih. Kuota Jalur Afirmasi mencapai 20 persen dari daya tampung, termasuk kuota penyandang disabilitas sebanyak 2 murid per rombongan belajar....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/SPMB-KOTA-SURABAYA-TK-2352343223.jpg)
Pemerintah Kota Surabaya membuka penerimaan SPMB Kota Surabaya 2026 untuk jenjang TK dengan menyediakan kuota jalur reguler dan jalur inklusi bagi kelompok usia tertentu. Kebijakan ini diumumkan melalui laman resmi sebagai upaya pemerataan akses pendidikan sejak dini di ibu kota Provinsi Jawa Timur tersebut.
Jalur reguler diperuntukkan bagi calon peserta didik yang memenuhi persyaratan usia sesuai ketentuan, sementara jalur inklusi memberikan kesempatan bagi anak berkebutuhan khusus untuk mengikuti proses belajar di sekolah umum. Setiap sekolah yang ditunjuk memiliki alokasi kuota terbatas yang harus diperebutkan oleh orang tua atau wali murid selama periode pendaftaran.
Informasi lengkap mengenai jadwal, syarat, dan tata cara pendaftaran SPMB Kota Surabaya 2026 jenjang TK dapat diakses melalui portal resmi yang telah disediakan oleh Dinas Pendidikan Kota Surabaya. Orang tua diimbau untuk memantau pengumuman secara berkala agar tidak melewatkan batas waktu pendaftaran yang telah ditentukan.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/teppnoqwi.html
Artikel Terkait
Survei CNET: 13 Persen Konsumen Minat Ponsel Lipat
BeritaSurvei terbaru yang dipublikasikan CNET pada 12 Mei 2026 menunjukkan hanya 13 persen pemilik smartphone yang tertarik mengganti perangkat mereka. Angka tersebut sedikit lebih tinggi untuk pengguna Apple iPhone....
【Berita】
Baca SelengkapnyaTangis Santriwati Ponpes Pati: Yatim Piatu, Terancam Putus Sekolah
BeritaKomisioner Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), Diyah Puspitarini, mengungkapkan mayoritas korban kekerasan di sebuah pondok pesantren adalah anak yatim dan duafa tanpa orang tua. Dalam wawancara eksklusif di Studio Tribunnews, Jakarta, Senin (11/5/2026), Diyah menjelaskan anak-anak tersebut tidak memiliki tempat mengadu dan bergantung penuh pada lingkungan pondok....
【Berita】
Baca SelengkapnyaCak Imin: Pelaku Kekerasan Seksual Pesantren Berkedok Kiai
BeritaCak Imin mengingatkan masyarakat agar tidak mudah tergiur dengan tawaran mondok gratis tanpa melakukan pengecekan terlebih dahulu. "Kepada masyarakat, jangan mudah percaya dengan istilah mondok gratis, dengan istilah tanpa biaya tanpa dilakukan pengecekan," ujarnya....
【Berita】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Jorge Jesus Tinggalkan Al Nassr, Ronaldo Dapat Pelatih Baru?
- Anggaran Alutsista 2027 Naik, Subsidi BBM Aman
- BNI-PBSI Dorong Leo/Daniel Juara Thailand Open 2026
- Purbaya Bela Ucapan Prabowo: Itu Hiburan Rakyat
- Pre-Order MacBook Neo Indonesia Dibuka 15 Mei 2026
- Tujuh Komoditas Strategis Tak Perlu Impor, Ketahanan Pangan Kuat
Artikel Terbaru
Wamenpora Taufik Hidayat Dukung Arena Selatan 2026 Cegah Tawuran
Probo Kawal Program Strategis Prabowo dengan Hukum Adil
Harta Nadiem Tak Wajar, Jaksa Tuntut Uang Pengganti
50 Ucapan Ultah Romantis & Lucu untuk Pacar
2 Bek Arsenal Diragukan Tampil di Perburuan Gelar Liga
AKP Deky Diduga Minta Rp65 Juta dari Bandar Ishak
Tautan Sahabat
- Alex Marquez Alami Kecelakaan Motor Salto di MotoGP Catalunya
- Bhayangkara Presisi Lolos Final AVC Champions 2026
- Leo/Daniel Juara Thailand Open 2026, Akhir Penantian Indonesia
- Drawing Singapore Open 2026: Jojo, Fajar/Rian, Tiwi/Fadia Bertanding
- Cavaliers Hajar Pistons, Lolos ke Final Wilayah Timur
- Skenari EVOS Gagal Lolos Playoff MPL S17 Terungkap
- Duel 10 Lap Ketat Warnai Kejurnas Motoprix 2026
- KORMI Luncurkan Gerakan Nasional Indonesia Aktif 2026
- 14 Pemain Timnas Voli Putra untuk AVC Nations Cup 2026
- Jadwal AVC Champions 2026: JBP Berpotensi Jumpa Juara Bertahan