Lokasi: Bisnis >>
Gap Year Buka Peluang Lebih Luas ke Kampus
Bisnis5 Dilihat
RingkasanSebanyak 5. 400....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/GANESHA-OPERATION-Ilustrasi-gap-year-Ba.jpg)
Sebanyak 5.400.167 siswa kelas 12 SMA, SMK, dan MA di Indonesia pada 2025 harus menghadapi persaingan ketat memperebutkan kursi di perguruan tinggi negeri (PTN) impian. Persaingan tersebut tidak hanya datang dari lulusan tahun berjalan, karena dalam seleksi SNBT 2026, lulusan 2025 dan 2024 masih memiliki kesempatan mengikuti ujian kembali. Kelompok inilah yang dikenal sebagai siswa gap year, yaitu mereka yang memutuskan menunda kuliah untuk mempersiapkan diri lebih matang.
Sebagian siswa gap year memilih fokus belajar kembali agar peluang masuk PTN impian semakin besar, sementara yang lain tetap berkuliah di Perguruan Tinggi Swasta (PTS) sambil mempersiapkan diri mengikuti seleksi PTN pada tahun berikutnya. Tidak sedikit pula siswa yang sebenarnya sudah diterima di suatu jurusan namun memutuskan untuk tidak mengambilnya demi mengejar pilihan yang lebih sesuai. Risiko salah jurusan sebenarnya dapat diminimalkan melalui perencanaan matang sejak awal, termasuk memanfaatkan layanan konsultasi jurusan dan konsultasi pemilihan PTN dari lembaga pendidikan terpercaya.
Di tengah tekanan sosial yang sering muncul, banyak orang masih memandang gap year sebagai keputusan negatif, padahal periode ini dapat dimanfaatkan secara produktif. Dengan strategi belajar yang tepat, siswa gap year justru memiliki keunggulan berupa waktu lebih banyak untuk mempersiapkan ujian dan memperkuat pemahaman materi. Langkah ini menjadi kunci untuk meraih kursi di PTN favorit tanpa harus menyesal di kemudian hari.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/tb5028d17.html
Artikel Terkait
Iran-China Perkuat Koordinasi Politik di Tengah Dinamika AS
BisnisMenteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi bertemu dengan Menteri Luar Negeri China Wang Yi di Beijing, menyoroti hubungan erat antara Teheran dan Beijing menjelang kunjungan yang direncanakan oleh Presiden AS Donald Trump ke China untuk bertemu Xi Jinping. Kunjungan tersebut, diumumkan oleh kantor berita negara Xinhua, menandai perjalanan pertama Araghchi ke China sejak agresi AS-Israel terhadap Iran memicu guncangan pasokan minyak global terparah dalam sejarah....
【Bisnis】
Baca SelengkapnyaWaspada Monkey Malaria, Deforestasi Dekatkan Nyamuk Pembawa Penyakit
BisnisDr Inke Nadia Diniyanti Lubis, Dokter spesialis anak konsultan infeksi penyakit tropik dari Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), mengungkapkan bahwa masih banyak masyarakat Indonesia yang belum memahami ancaman penyakit Monkey Malaria. "Saya tahu di Indonesia ini masih banyak sekali masyarakat yang belum cukup paham," ujarnya dalam media briefing virtual pada Kamis (14/5/2026)....
【Bisnis】
Baca SelengkapnyaStudi: 60% Anak Muda Urban Pilih Swadiagnosis Saat Sakit
BisnisPenelitian pada Maret–Mei 2026 dengan metode mixed-method melibatkan 448 responden dari kota besar seperti Jabodetabek, Bandung, Surabaya, Semarang, dan Yogyakarta. Ketua peneliti sekaligus Pendiri HCC, Dr....
【Bisnis】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Laga Persis vs Persita Tanpa Penonton, Degradasi Ditentukan
- Preeklampsia Ancaman Serius Ibu Hamil, Deteksi Dini Penting
- Hantavirus Bukti Nyata Ancaman Zoonosis dari Hewan
- Puan Khawatir Hantavirus Meluas, Minta Antisipasi Pemerintah
- Kode Redeem FC Mobile 12 Mei 2026, Klaim Gems Gratis
- PCOS Berganti Nama Jadi PMOS, Bukan Hanya Soal Kista
Artikel Terbaru
Chord Laut Kidul Denny Caknan Viral TikTok Mudun Srengenge
Menkes Ungkap Obesitas Pangkas Kualitas Hidup Manusia
Durasi Karantina Hantavirus: Ini Penjelasan Lengkap
Senam Ergonomik Bantu Lansia Jaga Sendi dan Redakan Stres
Lirik Lagu 405 Justin Bieber: Loving On Me
WNA di Jakarta Kontak Erat dengan Pasien Hantavirus
Tautan Sahabat
- Darmadi PDIP Dorong Revisi PMSE Demi Seller Lokal
- Kaesang-Akbar Himawan Hadiri Malam Dukung Bryan Ketum HIPMI
- Cadangan 31 Miliar Ton, Batu Bara Penopang Energi Indonesia
- Minyak Iran Rp 900 Miliar Laku di BPA Fair
- Komisi V Minta Menhub Dudy Jujur soal Kecelakaan Kereta
- Pemerintah Didorong Cari Solusi Regulasi Rokok
- Ketua Komisi XI DPR Desak BI Stabilkan Rupiah Segera
- Minyakita Lenyap dari Pasar Minggu, Pedagang Lebih Baik Tutup
- Dolar AS Hari Ini Rp17.502,08 di Kurs Jual BI
- Stok Beras Pecah Rekor, Tapi Minyakita Langka