Lokasi: Kesehatan >>
SPMB Jakarta 2026 Buka Empat Jalur PPDB SMA
Kesehatan58 Dilihat
RingkasanSPMB Jakarta 2026 membuka empat jalur penerimaan yaitu Jalur Prestasi, Jalur Afirmasi, Jalur Domisili, dan Jalur Mutasi Tugas Orang Tua/Wali. Pendaftaran dimulai pada 15 Juni 2026 melalui website resmi....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/SPMB-JAKARTA-2026-345345435R4W3.jpg)
SPMB Jakarta 2026 membuka empat jalur penerimaan yaitu Jalur Prestasi,Jalur Afirmasi, Jalur Domisili, dan Jalur Mutasi Tugas Orang Tua/Wali. Pendaftaran dimulai pada 15 Juni 2026 melalui website resmi. Setiap calon murid baru wajib memahami ketentuan dan persyaratan sesuai jalur yang dipilih.
Pada Jalur Prestasi Akademik, jika jumlah calon murid baru melebihi daya tampung, seleksi dilakukan berdasarkan urutan langkah tertentu. Sementara itu, pada Jalur Prestasi Nonakademik, prosedur seleksi serupa diterapkan apabila pendaftar melebihi kapasitas. Sisa kuota yang tidak terpenuhi pada Jalur Prestasi akan dilimpahkan ke PMB Tahap Kedua.
Jalur Afirmasi menyediakan kuota sebesar 30 persen dari total daya tampung, termasuk kuota khusus untuk anak penyandang disabilitas sebanyak 2 murid per rombongan belajar. Sementara itu, Jalur Domisili memiliki kuota 35 persen dari daya tampung. Wilayah prioritas PMB ditentukan berdasarkan domisili calon murid baru dengan ketentuan yang telah ditetapkan.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/tb454e1af.html
Artikel Terkait
Fabio Quartararo Utang Maaf ke Yamaha, MotoGP 2026
KesehatanFabio Quartararo dinilai terlalu berlebihan dalam mengkritik timnya, Monster Energy Yamaha, hingga membuat kepercayaan diri tim melemah. Pembalap asal Nice, Prancis berjuluk El Diablo ini terus mengumbar kekecewaan karena permintaannya untuk menambah top speed tidak bisa dipenuhi oleh pabrikan berlogo garpu tala tersebut....
Baca SelengkapnyaDokter Mata Beberkan Risiko Kebutaan Akibat Diabetes
KesehatanRetinopati diabetik sering berkembang tanpa gejala pada tahap awal sehingga banyak pasien tidak menyadari sampai penglihatan mulai terganggu. Bahkan jika terlambat ditangani, kondisi ini bisa menyebabkan gangguan penglihatan permanen hingga kebutaan....
Baca SelengkapnyaWabah Ebola, Kemenkes Larang Konsumsi Hewan Liar
KesehatanWHO baru saja menetapkan status darurat kesehatan masyarakat global akibat merebaknya wabah Ebola di Kongo dan Uganda. Direktur Jenderal WHO, Tedros Adhanom Ghebreyesus, mengungkapkan lebih dari 300 kasus suspek bergejala berat telah terdeteksi dengan angka kematian mencapai 88 korban jiwa....
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Lewandowski Rival Ronaldo, Al Hilal Siapkan Gaji Rp1,8 Triliun
- Kesemutan Bukan Karena Duduk Lama, Waspadai Tanda Bahaya
- Hantavirus Sulit Dikenali, Gejala Mirip Flu hingga DBD
- Lemas Lansia Bukan Hanya Usia, Waspada Hipoglikemia
- Kecelakaan Kereta dan Bus di Bangkok Tewaskan 8 Orang
- Kesemutan Bukan Karena Duduk Lama, Waspadai Tanda Bahaya
Artikel Terbaru
Prediksi Arsenal vs Burnley: The Gunners Jaga Puncak Klasemen
Virus Hanta Menular Lewat Kotoran Tikus, Waspadai Demam-Sesak
BPOM Awasi Rokok Elektrik Cegah Penyalahgunaan
Cahaya Biru Ponsel Ganggu Tidur? Ini Kata Ahli
Kapal Selam Nuklir AS Tiba di Gibraltar Usai Trump Tolak Iran
Avigan, Obat Jepang, Berpotensi Lawan Hantavirus
Tautan Sahabat
- Jannik Sinner, Djokovic, Zverev Raih Keuntungan di Roland Garros 2026
- Honda Bangun Ulang Kejayaan, Manajer Aprilia Dibajak
- Daftar Pemain Timnas MLBB Asian Games 2026: Full Alter Ego
- Amna Al Qubaisi, Pebalap Perempuan Tunggal di Porsche Carrera Cup Asia
- Eks Pemain Bhayangkara Presisi Proliga 2025 Main di Korea
- Red Flag MotoGP Catalunya: Kecelakaan Horor Marquez-Acosta
- Megawati Butuh Satu Poin Lagi, Jordan Wilson Bersinar
- 10 Tim Basket SMA Berebut Tiket Asia Pasifik di Singapura
- JBP Lolos ke Semifinal AVC Champions 2026
- 49 Offroader Ramaikan Kejurnas Adventure Offroad Kalteng 2026