Lokasi: Kuliner >>
SPMB Jakarta 2026: Jalur Prestasi, Afirmasi, Domisili, Mutasi
Kuliner25166 Dilihat
RingkasanSPMB Jakarta 2026 untuk jenjang SMP mewajibkan setiap calon murid baru memenuhi persyaratan sesuai jalur masuk yang dipilih. Kuota Jalur Afirmasi mencapai 20 persen dari daya tampung, termasuk kuota penyandang disabilitas sebanyak 2 murid per rombongan belajar....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/SPMB-JAKARTA-2026-3453453434W.jpg)
SPMB Jakarta 2026 untuk jenjang SMP mewajibkan setiap calon murid baru memenuhi persyaratan sesuai jalur masuk yang dipilih. Kuota Jalur Afirmasi mencapai 20 persen dari daya tampung, termasuk kuota penyandang disabilitas sebanyak 2 murid per rombongan belajar. Sementara itu, kuota pada Jalur Domisili ditetapkan sebesar 50 persen dari daya tampung.
Dalam hal jumlah CMB yang mendaftar melalui Jalur Domisili melebihi daya tampung, maka seleksi dilakukan dengan urutan langkah yang telah ditentukan. Apabila kuota Jalur Domisili tidak terpenuhi, sisa kuota tersebut akan dilimpahkan ke dalam PMB Tahap Kedua. Prosedur ini memastikan proses penerimaan berjalan transparan dan adil bagi seluruh peserta.
Selain itu, kuota Jalur Mutasi ditetapkan sebesar 3 persen dari daya tampung. Informasi lengkap mengenai persyaratan dan tahapan seleksi SPMB Jakarta 2026 dapat diakses melalui kanal resmi PPDB DKI Jakarta.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/t8ltpc28t.html
Artikel Terkait
131 Meninggal Akibat Ebola di Kongo, WHO Khawatir Penularan Cepat
KulinerDirektur Jenderal Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) Tedros Adhanom Ghebreyesus menyatakan keprihatinan mendalam terhadap skala dan kecepatan epidemi Ebola di Republik Demokratik Kongo. "Saya sangat prihatin dengan skala dan kecepatan epidemi ini," kata Ghebreyesus kepada peserta Majelis Kesehatan Dunia di Jenewa pada Selasa, sambil menyoroti jumlah kasus yang dilaporkan di wilayah perkotaan dan di kalangan tenaga kesehatan....
【Kuliner】
Baca SelengkapnyaPakar Ungkap Kerusakan Lingkungan Akibat Wabah Ebola
KulinerDicky menegaskan bahwa rentetan wabah dalam beberapa tahun terakhir membuktikan dunia mendesak menerapkan pendekatan One Health, yaitu keselarasan antara kesehatan manusia, hewan, dan lingkungan. “Ebola, hantavirus, hingga Covid-19 memberi pesan serupa....
【Kuliner】
Baca SelengkapnyaHantavirus Tewaskan 3 Orang di Indonesia, Terbaru Kalbar
KulinerHantavirus kembali menjadi perhatian global setelah terdeteksi di Kalimantan Barat dan menyebabkan satu pasien meninggal dunia pada Maret 2026. Gubernur Kalimantan Barat, Harisson, mengonfirmasi temuan satu kasus virus Hanta berdasarkan hasil pemeriksaan spesimen yang dikirim oleh Dinkes Provinsi....
【Kuliner】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Duo Mbappe-Vinicius Dibela Arbeloa usai Kritik Tajam
- 1,2 Juta Anak Alami Wasting, GTM dan Picky Eater Disorot
- WHO Peringatkan 12 Negara soal Virus Hanta di Kapal Pesiar
- Serat Kunci Kontrol Gula Darah Penderita Diabetes
- Martin Cs Berpeluang Lanjutkan Estafet Espargaro
- Psikiater: Trauma Tak Ditangani Bisa Ubah Korban Jadi Pelaku
Artikel Terbaru
Google Perluas Fitur Mirip AirDrop ke OPPO, Xiaomi
Menkes Ungkap Obesitas Pangkas Kualitas Hidup Manusia
Pakar Ungkap Kerusakan Lingkungan Akibat Wabah Ebola
Wabah Ebola, Kemenkes Larang Konsumsi Hewan Liar
131 Meninggal Akibat Ebola di Kongo, WHO Khawatir Penularan Cepat
WNA di Jakarta Kontak Erat dengan Pasien Hantavirus
Tautan Sahabat
- Menkeu Purbaya Pastikan Tak Ada Kenaikan Pajak
- Multistrada Cabut PHK 103 Buruh Usai Mediasi
- Pertumbuhan Ekonomi RI Mentereng, Rakyat Tak Rasakan
- Promo Alfamart, Indomaret, Superindo: Minyak Goreng Rp43.900
- Pidato Prabowo Pertegas Arsitektur Ekonomi dan Ideologi
- Saham Ambles, Investor Ritel Merugi Berat
- Mendag: Mayoritas UMKM Tak Tahu Cari Pembeli Luar Negeri
- Rupiah Ambles ke Rp17.528 per Dolar AS akibat Kekhawatiran Perang
- Legalisasi Rokok Ilegal Berisiko Cederai Penegakan Hukum
- Jasa Raharja Libatkan Driver Online Percepat Lapor Laka