Lokasi: Berita >>
Fenomena Menguap Menular: Ini Penjelasan Ilmiahnya
Berita72463 Dilihat
RingkasanFenomena menguap menular ternyata tidak sesederhana yang dibayangkan banyak orang. Para peneliti menemukan bahwa respons tubuh yang ikut menguap setelah melihat orang lain menguap berkaitan erat dengan cara kerja otak, respons sosial, dan kemampuan empati manusia....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/ernah-tiba-tiba-menguap-setelah-melihat-teman-di-sebelah.jpg)
Fenomena menguap menular ternyata tidak sesederhana yang dibayangkan banyak orang. Para peneliti menemukan bahwa respons tubuh yang ikut menguap setelah melihat orang lain menguap berkaitan erat dengan cara kerja otak,respons sosial, dan kemampuan empati manusia. Ilmuwan hingga kini masih terus meneliti alasan pasti mengapa tubuh manusia seolah "meniru" respons sederhana ini secara tidak sadar.
Menurut para peneliti yang diwawancarai PBS NewsHour, saat tubuh lelah, kadar karbon dioksida dapat meningkat dan memicu sinyal tertentu di otak yang mendorong seseorang untuk menguap. Fenomena ini diduga berkaitan dengan mekanisme bernama social mirroring, yaitu kecenderungan otak untuk meniru tindakan orang lain secara tidak sadar. Respons serupa juga terjadi saat seseorang ikut tertawa, ikut menggaruk, atau otomatis tersenyum setelah melihat orang lain melakukannya. Dalam penelitian yang dikutip Psychology Today, sekitar 40 persen hingga 60 persen orang cenderung mengalami contagious yawning setelah melihat, mendengar, atau bahkan hanya memikirkan orang lain yang sedang menguap.
Temuan tersebut melahirkan teori bahwa contagious yawning mungkin berkaitan dengan empati, yaitu kemampuan seseorang untuk memahami dan merasakan apa yang dialami orang lain. Secara sederhana, otak bisa saja sedang membangun respons sosial tanpa kita sadari. Penelitian lain juga menemukan bahwa anak-anak umumnya baru mulai menunjukkan respons menguap menular pada usia tertentu. Meski begitu, temuan-temuan tersebut menunjukkan bahwa tindakan sesederhana menguap memiliki kaitan kompleks dengan mekanisme otak dan hubungan sosial manusia.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/t7hh5bf1d.html
Artikel Terkait
Brandon Salim Bahagia Arsenal Juara Premier League
BeritaArsenal resmi memastikan diri menjadi juara Premier League setelah Manchester City hanya mampu bermain imbang 1-1 melawan Bournemouth. Hasil tersebut membuat skuad asuhan Mikel Arteta tak lagi terkejar di puncak klasemen dan mengakhiri puasa gelar liga selama 22 tahun sejak terakhir kali menjadi kampiun pada musim 2003/2004....
【Berita】
Baca SelengkapnyaIndonesia-Belarus Perkuat Hubungan Ekonomi dan Perdagangan
BeritaPT Indonesia Belarus Jaya, perusahaan di bawah naungan Jaya Group, menandatangani nota kesepahaman bisnis atau MoU dengan sejumlah perusahaan asal Belarus senilai total Rp7 triliun untuk membuka pasar yang lebih kompetitif bagi kedua negara. CEO Jaya Group Tomy Suhartanto menegaskan bahwa pembentukan perusahaan tersebut diarahkan untuk mengoptimalkan potensi unggulan kedua negara agar dapat saling diserap dan dimanfaatkan oleh pasar masing-masing....
【Berita】
Baca SelengkapnyaBRI Consumer Expo 2026 Tawarkan Promo KPR, KKB, Cashback
BeritaBRI kembali menggelar BRI Consumer Expo 2026 pada 22 hingga 24 Mei 2026 di Jakarta International Convention Center (JICC), Hall A dan B, sebagai solusi keuangan terpadu dalam satu lokasi. Ajang ini dirancang sebagai one-stop financial solution yang menghubungkan kebutuhan masyarakat dengan berbagai layanan finansial, gaya hidup, dan investasi secara praktis dan terintegrasi....
【Berita】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Toyota Respons Positif Insentif EV, Minta Jangan Fokus Satu Teknologi
- Pertumbuhan Ekonomi RI Mentereng, Rakyat Tak Rasakan
- BPKN Sebut Posisi Konsumen Sangat Lemah di Sidang Kuota Internet
- Pertumbuhan Ekonomi RI Mentereng, Rakyat Tak Rasakan
- Pacu Jalur Kuansing 2026 Dimulai 14 Juni, Arena Disorot
- IHSG Menguat ke 6.167, LQ45 dan KOMPAS100 Hijau
Artikel Terbaru
Enam Karoseri Pamer Bus Double Decker, Listrik, Sleeper
Prabowo Terbitkan PP BUMN Ekspor Tunggal Berantas Underinvoicing
Minimizu Naik Kelas dari Hutan Pinus ke Galeri Dunia
Kenaikan Komisi Marketplace Disorot DPR Bebani UMKM
Kuasa Hukum Ungkap Ritual Pesugihan Gunung Kawi Seret Sarwendah
Jamu Mbok Moncer Desa BRILiaN Klaten Tembus Pasar Luar Daerah
Tautan Sahabat
- Keringanan PBB-P2 DKI 2026 Berlaku Bertahap, Cek Jadwalnya
- Pasar Taman Puring Diratakan, Pedagang Tagih Janji Pramono
- Polisi Tangkap 3 Pelaku Curanmor Bersenpi di Tambun
- TAUD Nilai Andrie Yunus Rentan Intimidasi di Sidang Militer
- 5 Jurus Jakarta Wujudkan Kesejahteraan, Fokus Pendidikan
- 3 Anggota TNI Sampaikan Nota Pembelaan di Pengadilan Militer
- Pengunjung Ancol Sepi Saat Libur Kenaikan Yesus Kristus
- LPSK Minta Polisi Tunda Laporan Balik Erin Kasus PRT Jaksel
- Helita Digital: Kesiapan OPD Kunci Respons Aduan Masyarakat
- Brimob Gagalkan Tawuran di 3 Lokasi, 18 Pemuda Diamankan