Lokasi: Otomotif >>
SPMB Jakarta 2026: Jalur Prestasi, Afirmasi, Domisili, Mutasi
Otomotif42148 Dilihat
RingkasanSPMB Jakarta 2026 untuk jenjang SMP mewajibkan setiap calon murid baru memenuhi persyaratan sesuai jalur masuk yang dipilih. Kuota Jalur Afirmasi mencapai 20 persen dari daya tampung, termasuk kuota penyandang disabilitas sebanyak 2 murid per rombongan belajar....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/SPMB-JAKARTA-2026-3453453434W.jpg)
SPMB Jakarta 2026 untuk jenjang SMP mewajibkan setiap calon murid baru memenuhi persyaratan sesuai jalur masuk yang dipilih. Kuota Jalur Afirmasi mencapai 20 persen dari daya tampung, termasuk kuota penyandang disabilitas sebanyak 2 murid per rombongan belajar. Sementara itu, kuota pada Jalur Domisili ditetapkan sebesar 50 persen dari daya tampung.
Dalam hal jumlah CMB yang mendaftar melalui Jalur Domisili melebihi daya tampung, maka seleksi dilakukan dengan urutan langkah yang telah ditentukan. Apabila kuota Jalur Domisili tidak terpenuhi, sisa kuota tersebut akan dilimpahkan ke dalam PMB Tahap Kedua. Prosedur ini memastikan proses penerimaan berjalan transparan dan adil bagi seluruh peserta.
Selain itu, kuota Jalur Mutasi ditetapkan sebesar 3 persen dari daya tampung. Informasi lengkap mengenai persyaratan dan tahapan seleksi SPMB Jakarta 2026 dapat diakses melalui kanal resmi PPDB DKI Jakarta.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/t6oukqjub.html
Artikel Terkait
Kejagung Tangkap Pemberi Suap ke Ketua Ombudsman Nonaktif
OtomotifKejaksaan Agung (Kejagung) menangkap Laode setelah tiga kali mangkir dari panggilan pemeriksaan. Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejagung Anang Supriatna menyatakan tim penyidik melakukan pemanggilan paksa dan mengamankan yang bersangkutan di salah satu rumahnya di Jakarta Selatan....
【Otomotif】
Baca SelengkapnyaBYD Atto 1 STD Rp199 Juta, Target Pengguna EV Pemula
OtomotifWuling Atto 1 menjadi pilihan mobil listrik kompak yang menyasar konsumen urban dan pengguna pertama kendaraan listrik di Indonesia. "Hal ini menunjukkan bahwa kebutuhan masyarakat terhadap kendaraan listrik yang praktis, efisien dan mudah digunakan dalam aktivitas sehari-hari terus berkembang," kata Eagle Zhao dikutip Jumat (15/5/2026)....
【Otomotif】
Baca SelengkapnyaToyota Respons Positif Insentif EV, Minta Jangan Fokus Satu Teknologi
OtomotifErnando menilai insentif kendaraan listrik merupakan langkah positif dari pemerintah untuk mendorong perkembangan pasar otomotif di Indonesia. Hal ini disampaikannya saat dihubungi Tribunnews....
【Otomotif】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Lima Kapolda Baru Dilantik, Panca Putra Promosi Kalemdiklat
- BYD Atto 1 STD Rp199 Juta, Target Pengguna EV Pemula
- Toyota Respons Insentif EV: Positif, Jangan Fokus Satu Teknologi
- BYD Pastikan Pabrik Rp11,7 Triliun di Subang Beroperasi 2024
- Hantavirus, Leptospirosis, Pes: Beda Penyakit dari Tikus
- BYD Tanggapi Insentif EV Berbasis Nikel 2026
Artikel Terbaru
Neymar di Ujung Tanduk, Peluang Piala Dunia 2026?
Toyota Pertimbangkan Jual Mobil PHEV Murah
Toyota Respons Positif Insentif EV, Minta Jangan Fokus Satu Teknologi
Toyota Pantau Rupiah, Harga Mobil Terancam Naik
Indonesia-Belarus Perkuat Hubungan Ekonomi dan Perdagangan
Pertemuan Ekraf dengan Aktor Tokyo Drift Gaet Pasar Global
Tautan Sahabat
- Survei CNET: 13 Persen Konsumen Minat Ponsel Lipat
- Sony Xperia 1 VIII Resmi Meluncur, Ini Spesifikasinya
- Wamena Resmi Operasi, Kapasitas Internet Tembus 40 Gbps
- Kode Redeem Mobile Legends 12 Mei 2026 Gratis
- Google-Meta Tingkatkan Kualitas Instagram di Android
- Baterai Maju Tapi Konsumsi Daya Masih Boros
- AS Percepat Persiapan Jaringan 6G untuk Masa Depan
- Instagram Rilis Fitur Instants, Mirip Snapchat
- Tim Cook Pastikan Ikut Kunjungan Trump ke China
- Samsung Siap Rilis Galaxy Z Fold 8 dan Kacamata AI Juli 2026