Lokasi: Berita >>
SIT Darul Abidin Ajarkan Siswa Kendalikan AI, Bukan Jadi Pengguna
Berita3486 Dilihat
RingkasanInternational Scratch Day 2026 bertajuk "Scratch in the Age of AI, Igniting Creativity and Problem Solving" sukses digelar di Aula SIT Darul Abidin pada Jumat (22/5/2026). Acara ini dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, di antaranya Pakar Teknis Capaian Pembelajaran Koding Kemendikdasmen Yogi Anggraena, Kepala Dinas Pendidikan Kota, serta jajaran pimpinan sekolah, guru, komite, orang tua murid, dan tamu undangan....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Sekolah-Islam-Terpadu-SIT-Darul-Abidin-menggelar-International-Scratch-Day-2026.jpg)
International Scratch Day 2026 bertajuk "Scratch in the Age of AI, Igniting Creativity and Problem Solving" sukses digelar di Aula SIT Darul Abidin pada Jumat (22/5/2026). Acara ini dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, di antaranya Pakar Teknis Capaian Pembelajaran Koding KemendikdasmenYogi Anggraena, Kepala Dinas Pendidikan Kota, serta jajaran pimpinan sekolah, guru, komite, orang tua murid, dan tamu undangan.
Kepala Litbang SIT Darul AbidinEndah Tri Kusumawati menegaskan komitmen sekolah dalam memberikan pendidikan yang relevan dengan perkembangan zaman. Menurutnya, kemajuan teknologi harus disikapi secara positif dan penuh tanggung jawab. "Kami mendidik anak-anak sesuai zamannya. Melalui program ini, kita ingin anak-anak bukan hanya bertindak sebagai pengguna teknologi, melainkan mampu berperan aktif dalam menciptakan sebuah inovasi," ujar Endah dalam sambutannya.
Apresiasi tinggi datang dari Kepala Dinas Pendidikan Kota yang mengingatkan pentingnya batasan dalam memanfaatkan teknologi. "Acara ini keren sekali. Kita tidak bisa menghindari kemajuan teknologi saat ini. Yang bisa dilakukan adalah membuat pedoman penggunaan AI. Jangan sampai kita percaya sepenuhnya pada AI. Tetap manusia yang harus memegang kendali dan melakukan verifikasi," tegas Wahid. Senada dengan hal tersebut, Pakar Teknis Capaian Pembelajaran Koding KemendikdasmenYogi Anggraena menganalogikan AI seperti dua sisi mata pisau yang membawa dampak positif sekaligus negatif. "Jika digunakan dengan baik, AI akan memberikan manfaat besar bagi aktivitas manusia. Pemerintah sendiri sudah menetapkan keputusan bersama tujuh menteri dan menerbitkan buku saku AI. Jadi, bukan hanya soal cara menggunakannya, tetapi etika yang harus dikedepankan," jelas Yogi.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/t56fpox2j.html
Artikel Terkait
Geely Siap Luncurkan SUV Bensin Baru di Indonesia
BeritaPersaingan pasar otomotif nasional diperkirakan semakin ketat dengan segera bertambahnya kendaraan internal combustion engine (ICE) dari brand China yang masuk ke pasar. Sejak memasuki pasar Indonesia awal 2025, Geely berhasil meraup penjualan sebanyak 4....
【Berita】
Baca SelengkapnyaCadangan Migas Ganal, Tantangan Besar Energi Nasional
BeritaKholid menyatakan proyek IDD memiliki tingkat kesulitan tinggi dengan teknologi canggih dan dana sangat besar sehingga BUMD akan kesulitan jika diberikan hak participating interest (PI) di Blok Ganal. "Dalam praktiknya, BUMD akan kesulitan untuk menyediakan dana dengan nilai investasi yang sangat besar....
【Berita】
Baca SelengkapnyaJasa Raharja Raih Penghargaan Polri atas Dukungan Operasi Lilin
BeritaPT Jasa Raharja menerima penghargaan dari Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri atas kontribusinya dalam Operasi Ketupat 2026 dan Operasi Lilin 2025. Wakil Kepala Polri (Wakapolri) Komjen Pol Dedi Prasetyo menyerahkan langsung apresiasi tersebut kepada PT Jasa Raharja di Auditorium Mutiara STIK-PTIK, Jakarta Selatan, pada Jumat (22/5/2026)....
【Berita】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Persib vs Persijap: Adam Alis Pastikan Target Kemenangan
- Oditur Hadirkan Dua Dokter Spesialis Kasus Andrie Yunus
- Kurban Unta untuk 7 Orang, Ini Dalil dan Pendapat Ulama
- Tani Merdeka dan APPSI Dukung Ekonomi Kerakyatan Prabowo
- Aldi Taher Minta Maaf Pada Dewi Perssik Usai Singgung Anak
- Juri Dinonaktifkan, Disdik Kalbar Sebut Speaker Bermasalah
Artikel Terbaru
PEVS 2026 Siap Tampilkan Teknologi EV dan Kendaraan Masa Depan
Legislator Demokrat: Ekonomi Tumbuh, Rakyat Kecil Belum Rasakan
Anggota BPH Migas Diduga Calo Perusahaan saat ke Brunei Tanpa Izin
Purbaya Bawa Daftar Manipulator Harga Ekspor Sawit ke Istana
Polwan Maluku Digerebek, Propam Usut Dugaan Selingkuh
Investigasi Tabrakan KRL dan Argo Bromo Masih Berlangsung
Tautan Sahabat
- Dokter Mata Beberkan Risiko Kebutaan Akibat Diabetes
- Hantavirus Tewaskan 3 Orang di Indonesia, Terbaru Kalbar
- Hantavirus Sulit Dikenali, Gejala Mirip Flu hingga DBD
- Preeklampsia Ancaman Serius Ibu Hamil, Deteksi Dini Penting
- Siswa SD Lombok Meninggal Usai Aksi Freestyle, Bahaya Medis Terungkap
- PHERINI Disetujui Tenaga Kesehatan untuk Ketiak Cerah
- Hipertensi dan Jantung Kini Ancaman Usia 20-30 Tahun
- Radiogenomics: Pendekatan Baru Deteksi Dini Penyakit di Indonesia
- Virus Hanta Menular Lewat Kotoran Tikus, Waspadai Demam-Sesak
- WHO Peringatkan 12 Negara soal Virus Hanta di Kapal Pesiar