Lokasi: Kuliner >>
SIT Darul Abidin Ajarkan Siswa Kendalikan AI, Bukan Jadi Pengguna
Kuliner51773 Dilihat
RingkasanInternational Scratch Day 2026 bertajuk "Scratch in the Age of AI, Igniting Creativity and Problem Solving" sukses digelar di Aula SIT Darul Abidin pada Jumat (22/5/2026). Acara ini dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, di antaranya Pakar Teknis Capaian Pembelajaran Koding Kemendikdasmen Yogi Anggraena, Kepala Dinas Pendidikan Kota, serta jajaran pimpinan sekolah, guru, komite, orang tua murid, dan tamu undangan....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Sekolah-Islam-Terpadu-SIT-Darul-Abidin-menggelar-International-Scratch-Day-2026.jpg)
International Scratch Day 2026 bertajuk "Scratch in the Age of AI, Igniting Creativity and Problem Solving" sukses digelar di Aula SIT Darul Abidin pada Jumat (22/5/2026). Acara ini dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, di antaranya Pakar Teknis Capaian Pembelajaran Koding KemendikdasmenYogi Anggraena, Kepala Dinas Pendidikan Kota, serta jajaran pimpinan sekolah, guru, komite, orang tua murid, dan tamu undangan.
Kepala Litbang SIT Darul AbidinEndah Tri Kusumawati menegaskan komitmen sekolah dalam memberikan pendidikan yang relevan dengan perkembangan zaman. Menurutnya, kemajuan teknologi harus disikapi secara positif dan penuh tanggung jawab. "Kami mendidik anak-anak sesuai zamannya. Melalui program ini, kita ingin anak-anak bukan hanya bertindak sebagai pengguna teknologi, melainkan mampu berperan aktif dalam menciptakan sebuah inovasi," ujar Endah dalam sambutannya.
Apresiasi tinggi datang dari Kepala Dinas Pendidikan Kota yang mengingatkan pentingnya batasan dalam memanfaatkan teknologi. "Acara ini keren sekali. Kita tidak bisa menghindari kemajuan teknologi saat ini. Yang bisa dilakukan adalah membuat pedoman penggunaan AI. Jangan sampai kita percaya sepenuhnya pada AI. Tetap manusia yang harus memegang kendali dan melakukan verifikasi," tegas Wahid. Senada dengan hal tersebut, Pakar Teknis Capaian Pembelajaran Koding KemendikdasmenYogi Anggraena menganalogikan AI seperti dua sisi mata pisau yang membawa dampak positif sekaligus negatif. "Jika digunakan dengan baik, AI akan memberikan manfaat besar bagi aktivitas manusia. Pemerintah sendiri sudah menetapkan keputusan bersama tujuh menteri dan menerbitkan buku saku AI. Jadi, bukan hanya soal cara menggunakannya, tetapi etika yang harus dikedepankan," jelas Yogi.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/ss475030f.html
Artikel Terkait
Dick Advocaat: Pelatih Tertua Piala Dunia Timnas Curacao
KulinerPelatih sepak bola asal Belanda, Dick Advocaat, kembali menjadi sorotan di usia 78 tahun setelah memutuskan mundur dari jabatan pelatih pada Februari 2026 lalu karena kondisi kesehatan putrinya. Keputusan itu langsung disambut positif oleh pemain dan sponsor tim nasional Curacao yang menginginkan Advocaat kembali memimpin skuad menuju Piala Dunia....
【Kuliner】
Baca SelengkapnyaDPR Minta Pemerintah Perkuat Mitigasi Puncak Haji
KulinerFase pergerakan jemaah menuju Armuzna menjadi tahapan paling krusial dalam penyelenggaraan haji tahun ini, demikian disampaikan Singgih kepada wartawan, Minggu (17/5/2026). Singgih menilai potensi kepadatan jemaah dan cuaca ekstrem harus diantisipasi secara serius demi menjamin keselamatan jemaah, terutama bagi jamaah lanjut usia dan berisiko tinggi....
【Kuliner】
Baca SelengkapnyaFood Noise Pemicu Obesitas, Pikiran Obsesif Ingin Makan
KulinerOrganisasi Kesehatan Dunia (WHO) dan berbagai asosiasi kesehatan global telah menyatakan obesitas sebagai penyakit kronis. Dokter Iflan mendefinisikan food noise sebagai pikiran obsesif tentang makanan yang mendorong seseorang ingin terus makan, bahkan saat tubuh tidak membutuhkan asupan....
【Kuliner】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Lirik Lagu 405 Justin Bieber: Loving On Me
- Hantavirus Bukti Nyata Ancaman Zoonosis dari Hewan
- BPJS Kesehatan Perluas Cathlab untuk Pasien Jantung
- WHO: Hantavirus Berbeda dari Covid-19, Jangan Panik
- BYD Atto 1 STD Rp199 Juta, Target Pengguna EV Pemula
- Menkes: Tanpa Transformasi Digital, Layanan Kesehatan Bermutu Mustahil
Artikel Terbaru
Kunci Gitar Breathless Krisdayanti: Cara Kau Membuatku Tak Bernapas
IDAI Tegaskan ASI Standar Emas, Bukan Susu Formula
PCOS Berganti Nama Jadi PMOS, Bukan Hanya Soal Kista
PPTI Yakin Target TBC 2030 Tercapai Jika Semua Pihak Patuh
Park Eun-bin dan Cha Eun-woo Bintangi Serial Komedi Superhero Netflix
WHO Dalami Vaksin Uji Coba untuk Lawan Ebola
Tautan Sahabat
- Persib Bandung Siap Pecahkan Rekor Hattrick Juara Liga Setelah 55 Tahun
- Cristiano Ronaldo Tak Pantas Dipuja Meski Al Nassr Juara
- Arsenal Butuh 20 Tahun Juara Liga, Arteta Ikuti Wenger
- Casemiro Bisa Bertahan Lebih Lama di MU Jika Carrick Datang Lebih Awal
- Hattrick Messi Dibatalkan MLS, Tertinggal Enam Trigol dari Ronaldo
- Mourinho Buka Suara soal Masa Depan, Kembali ke Madrid
- Haaland Bersandar Lesu di Tiang Gawang saat City Juara FA
- Spurs Gagal Menjauh, Ancaman Degradasi Liga Inggris Masih Ada
- Prediksi Sevilla vs Real Madrid, Laga Degradasi Los Nervionenses
- Antonio Conte Tegaskan Juventus Tak Tergeser