Lokasi: Kesehatan >>
SPMB Jakarta 2026: Jalur Prestasi, Afirmasi, Domisili, Mutasi
Kesehatan182 Dilihat
RingkasanSPMB Jakarta 2026 untuk jenjang SMP mewajibkan setiap calon murid baru memenuhi persyaratan sesuai jalur masuk yang dipilih. Kuota Jalur Afirmasi mencapai 20 persen dari daya tampung, termasuk kuota penyandang disabilitas sebanyak 2 murid per rombongan belajar....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/SPMB-JAKARTA-2026-3453453434W.jpg)
SPMB Jakarta 2026 untuk jenjang SMP mewajibkan setiap calon murid baru memenuhi persyaratan sesuai jalur masuk yang dipilih. Kuota Jalur Afirmasi mencapai 20 persen dari daya tampung, termasuk kuota penyandang disabilitas sebanyak 2 murid per rombongan belajar. Sementara itu, kuota pada Jalur Domisili ditetapkan sebesar 50 persen dari daya tampung.
Dalam hal jumlah CMB yang mendaftar melalui Jalur Domisili melebihi daya tampung, maka seleksi dilakukan dengan urutan langkah yang telah ditentukan. Apabila kuota Jalur Domisili tidak terpenuhi, sisa kuota tersebut akan dilimpahkan ke dalam PMB Tahap Kedua. Prosedur ini memastikan proses penerimaan berjalan transparan dan adil bagi seluruh peserta.
Selain itu, kuota Jalur Mutasi ditetapkan sebesar 3 persen dari daya tampung. Informasi lengkap mengenai persyaratan dan tahapan seleksi SPMB Jakarta 2026 dapat diakses melalui kanal resmi PPDB DKI Jakarta.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/sppqj2ehm.html
Artikel Terkait
Pre-Order MacBook Neo Indonesia Dibuka 15 Mei 2026
KesehatanApple resmi meluncurkan MacBook Neo pada Rabu, 13 Mei 2026 dengan desain baru yang lebih berwarna dan harga lebih murah dibandingkan lini sebelumnya. Meski demikian, harga resmi untuk pasar Indonesia hingga saat ini masih belum diumumkan....
Baca SelengkapnyaPreeklampsia Ancaman Serius Ibu Hamil, Deteksi Dini Penting
KesehatanTekanan darah tinggi saat kehamilan atau preeklampsia menyebabkan lebih dari 70 ribu kematian ibu dan 500 ribu kematian janin setiap tahun di dunia. Tingginya risiko tersebut mendorong edukasi mengenai preeklampsia semakin penting, terutama bagi perempuan usia produktif....
Baca SelengkapnyaWHO: Hantavirus Berbeda dari Covid-19, Jangan Panik
KesehatanDirektur Jenderal WHO Dr. Tedros Adhanom Ghebreyesus menyampaikan surat terbuka kepada warga Tenerife, Spanyol, dengan mengakui kekhawatiran masyarakat yang kembali teringat pandemi COVID-19....
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Trump Tolak Proposal Damai AS-Iran, Sebut Dokumen Sampah
- Lansia Diabetes Wajib Aktif Cegah Luka Busuk
- Kemenkes Awasi Minuman Manis, Nutri-Level Tekan Stroke dan Gagal Ginjal
- Menkes Ungkap Obesitas Pangkas Kualitas Hidup Manusia
- Kode Redeem FC Mobile 12 Mei 2026, Klaim Gems Gratis
- DPR Minta Pemerintah Perkuat Mitigasi Puncak Haji
Artikel Terbaru
Israel Rencanakan Serangan Baru ke Iran
Pancaroba, Jaga Daya Tahan Tubuh dengan Gizi Seimbang
Virus Hanta Menular Lewat Kotoran Tikus, Waspadai Demam-Sesak
Dongeng dan Permainan Edukatif Hibur Pasien Kanker Cilik Bandung
Seo Seung-jae Pulangkan Ubed di Thailand Open 2026
Waspada Monkey Malaria, Deforestasi Dekatkan Nyamuk Pembawa Penyakit
Tautan Sahabat
- Pimpinan Komisi X Minta Evaluasi Total PSSI Usai Bentrok Suporter
- AC Milan Cuci Gudang, Rafael Leao dan 4 Pemain Lain Dijual
- Persib vs PSM di Super League Pekan 33 Penentu Juara
- Ronaldo Dipanggil Portugal ke Piala Dunia 2026, Pecah Rekor
- Alvaro Arbeloa Dinilai Toksik untuk Real Madrid
- Bruno Fernandes Kejar Rekor Assist Henry dan De Bruyne
- Persib vs Persijap: Adam Alis Pastikan Target Kemenangan
- Super League 2026/2027: 16 Tim Pasti, Persis vs Madura United Berebut Satu
- Bosnia Panggil 26 Pemain Piala Dunia 2026, Dzeko dan Rekan Idzes Masuk
- 50 Bakat Muda Digembleng Legenda Timnas di Jakarta