Lokasi: Gaya Hidup >>
Unesa Buka Jalur Mandiri Prestasi OSIS dan Pramuka 2026
Gaya Hidup82916 Dilihat
RingkasanUniversitas Negeri Surabaya (Unesa) membuka Jalur Mandiri Prestasi bagi siswa yang pernah menjadi pengurus OSIS dan/atau dewan ambalan selama di bangku SMA/MA/SMK/Paket C. Pendaftaran dilakukan secara online melalui laman resmi dengan biaya Rp300 ribu untuk satu pilihan program studi dan Rp400 ribu untuk dua pilihan program studi....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/universitas-negeri-surabaya-unesa-x.jpg)
Universitas Negeri Surabaya (Unesa) membuka Jalur Mandiri Prestasi bagi siswa yang pernah menjadi pengurus OSIS dan/atau dewan ambalan selama di bangku SMA/MA/SMK/Paket C. Pendaftaran dilakukan secara online melalui laman resmi dengan biaya Rp300 ribu untuk satu pilihan program studi dan Rp400 ribu untuk dua pilihan program studi. Khusus untuk program studi S1 Kedokteran, biaya pendaftaran sebesar Rp750 ribu.
Persyaratan utama mencakup keaktifan sebagai pengurus inti atau anggota dewan ambalan yang dibuktikan dengan surat keterangan dari sekolah. Tata cara pendaftaran dimulai dengan mengisi formulir daring, mengunggah dokumen pendukung, dan melakukan pembayaran sesuai program studi yang dipilih. Jadwal seleksi Jalur Mandiri Prestasi OSIS dan Pramuka Unesa 2026 telah ditetapkan dengan tahapan verifikasi berkas dan pengumuman hasil.
Informasi lebih lanjut mengenai jadwal, tata cara, dan persyaratan lengkap dapat diakses melalui portal resmi Unesa. Calon mahasiswa diimbau untuk mempersiapkan dokumen seperti rapor, sertifikat prestasi, dan surat rekomendasi sekolah sebelum mendaftar. Jalur ini menjadi alternatif bagi siswa berprestasi di bidang organisasi untuk melanjutkan pendidikan tinggi di Unesa.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/sn96t04ro.html
Artikel Terkait
Persaingan Men Elite Indonesian Downhill 2026 Diprediksi Panas
Gaya HidupMusim 2026 ajang balap sepeda gunung ini akan berlangsung dalam tiga seri. Putaran pertama digelar di Bukit Hijau Bike Park, Bantul, Yogyakarta, pada 22–24 Mei....
Baca SelengkapnyaPolisi Bubarkan Balap Liar di Taman Mini Jakarta Timur
Gaya HidupPolisi mengamankan sejumlah remaja beserta beberapa sepeda motor dalam patroli KRYD di Jakarta Timur. Penindakan tersebut dilakukan saat petugas menyisir titik rawan gangguan kamtibmas, dimulai dari kawasan Jalan Nasional 2, Makasar hingga Jalan Raya Tengah, Pasar Rebo....
Baca SelengkapnyaPolda Metro Tangkap Penadah Ribuan Motor Selundupan
Gaya HidupPolisi mengamankan 1. 494 unit sepeda motor dari dua merek besar di sebuah gudang di Jalan Kemandoran 8 Nomor 6, Grogol Utara, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan....
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Raim Laode: Bahagialah Kamu dengan Duniamu Chord
- Begal Palmerah Lukai Korban, Pelaku Residivis Positif Narkoba
- HP Hilang di Flyover Jatibaru Ditemukan Pedagang
- Keluarga Ungkap Korban Tewas di Biliar Jakbar demi Lindungi Pacar
- Kunci Gitar Laut Kidul Viral TikTok Mudun Srengenge
- Dua Pegawai Katering Cikarang Cabuli dan Aniaya Bocah 13 Tahun
Artikel Terbaru
Duel 10 Lap Ketat Warnai Kejurnas Motoprix 2026
Polisi Gerebek 28 Lokasi di Depok, Ringkus 41 Pengedar
Toyota Avanza Terbakar di Tol Jagorawi Akibat Korsleting
KAI Operasikan 270 LRT Jabodebek per Hari, Tarif Rp10 Ribu
Pemalsuan Tes DNA Saga, Pengacara Desak Investigasi Independen
Polisi Selidiki Viral Pencuri Motor Bersenpi di Duren Sawit
Tautan Sahabat
- Saudi Perketat Pengawasan Haji 2026, Jemaah Ilegal Kena Denda Rp426 Juta
- Arsitek Bali Nyoman Popo Danes Bawa Filosofi ke Panggung Dunia
- Harga Minyak Melonjak Usai Serangan Drone di UEA
- WHO Nyatakan Wabah Ebola Darurat Kesehatan Global
- Kursi Trump Lebih Pendek dari Xi Jinping, Sengaja?
- WHO Nyatakan Wabah Ebola Darurat Internasional, 131 Tewas
- Pembekalan LPDP untuk TNI: Relevan bagi Akademik?
- Peretas Susupi Sistem Bahan Bakar AS, Iran Didalangi
- Putin Genjot Produksi Drone, Kekuatan Militer Iran Menguat
- Macron Tegur Peserta KTT Afrika, Tuai Kritik Pedas