Lokasi: Teknologi >>
Lokasi Ujian Mandiri Bela Negara UPN Yogyakarta 2026
Teknologi79 Dilihat
RingkasanUPN Veteran Yogyakarta membuka jalur Seleksi Mandiri 2026 dengan sistem ujian yang lebih mudah. Seleksi ini menjadi salah satu jalur penerimaan mahasiswa baru yang diselenggarakan UPN "Veteran" Yogyakarta melalui pengukuran kemampuan kognitif siswa serta penguasaan mata pelajaran pendukung dan penciri kampus sebagai Kampus Belajar....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/upn-veteran-yogyakarta.jpg)
UPN Veteran Yogyakarta membuka jalur Seleksi Mandiri 2026 dengan sistem ujian yang lebih mudah. Seleksi ini menjadi salah satu jalur penerimaan mahasiswa baru yang diselenggarakan UPN "Veteran" Yogyakarta melalui pengukuran kemampuan kognitif siswa serta penguasaan mata pelajaran pendukung dan penciri kampus sebagai Kampus Belajar.
Kebijakan ini menjadi langkah strategis kampus untuk memperluas akses pendidikan tinggi tanpa membebani peserta dengan jarak perjalanan yang jauh ke Yogyakarta. Wakil Rektor Bidang Akademik dan Sistem Informasi UPN "Veteran" Yogyakarta,Machya Astuti Dewi, menyampaikan bahwa perluasan lokasi ujian ini merupakan bentuk komitmen kampus dalam menjaring talenta terbaik dari seluruh Indonesia. "Kami ingin memberikan kesempatan seluas-luasnya bagi putra-putri daerah dari Sumatera hingga Papua untuk bergabung dengan Kampus Belajar," ujarnya.
Terdapat perbedaan metode dan jadwal pelaksanaan antara pusat ujian di Yogyakarta dengan lokasi ujian di luar daerah. Pelaksanaan ujian Seleksi Mandiri 2026 dibagi menjadi dua skema berdasarkan lokasi. Ujian di luar Yogyakarta akan dilaksanakan lebih awal pada 18 Juni 2026 secara serentak di seluruh titik. Metode yang digunakan adalah Paper Based Test (PBT).
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/sd7xce871.html
Artikel Terkait
131 Meninggal Akibat Ebola di Kongo, WHO Khawatir Penularan Cepat
TeknologiDirektur Jenderal Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) Tedros Adhanom Ghebreyesus menyatakan keprihatinan mendalam terhadap skala dan kecepatan epidemi Ebola di Republik Demokratik Kongo. "Saya sangat prihatin dengan skala dan kecepatan epidemi ini," kata Ghebreyesus kepada peserta Majelis Kesehatan Dunia di Jenewa pada Selasa, sambil menyoroti jumlah kasus yang dilaporkan di wilayah perkotaan dan di kalangan tenaga kesehatan....
Baca SelengkapnyaKebakaran Mal Manado, Satu Korban Tewas Terjebak di Lantai Atas
TeknologiPricilia Tamawiwy menjadi satu-satunya korban meninggal dunia dari lima orang yang terjebak di lantai 3 gedung tersebut. Empat korban lainnya yang seluruhnya pria berhasil selamat tanpa mengalami luka bakar dan saat ini menjalani perawatan di RS Bhayangkara....
Baca SelengkapnyaPrakiraan Cuaca Bali: Hujan Lebat di Buleleng, Kabut di Karangasem
TeknologiBMKG merilis peringatan dini cuaca untuk wilayah Pulau Bali pada periode Jumat, 15 Mei 2026 pukul 08. 00 WITA hingga Sabtu, 16 Mei 2026 pukul 08....
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Pimpinan Komisi X Minta Evaluasi Total PSSI Usai Bentrok Suporter
- Pria di Surabaya Lecehkan Gadis Saat Nonton Festival
- Prakiraan Cuaca Banyumas 18 Mei 2026, Lima Kecamatan Diguyur Hujan
- Prakiraan Cuaca Pekanbaru: Hujan Ringan Dominasi Rabu Ini
- Iran Disebut Mampu Lumpuhkan Internet Global dari Selat Hormuz
- LCC 4 Pilar Kalbar Viral, MPR Nonaktifkan Juri dan MC
Artikel Terbaru
Wali Kota Arcadia Mengaku Bersalah sebagai Agen China
Rico Waas Lapor Mendagri Berobat ke Luar Negeri Tanpa APBD
Prakiraan Cuaca Papua: Jayapura Hujan, Waropen Cerah
QRIS Digital Andalan UMKM, Transaksi Wisata Makin Praktis
Persija Kalahkan Persik 3-1, Witan Persembahkan untuk Jakmania
Pelajar Jogja Tewas Ditusuk Klitih Usai Kejar-kejaran
Tautan Sahabat
- Prakiraan Cuaca Madura: Hujan Landa Sampang dan Pamekasan
- Wagub Babel Hellyana Divonis 4 Bulan Penjara Kasus Hotel
- Cuaca Malang dan Batu Hari Ini Cerah Berawan hingga Hujan
- Pacu Jalur Kuansing 2026 Dimulai 14 Juni, Arena Disorot
- Program MBG Target Kurangi Ketimpangan Nutrisi Desa
- Prakiraan Cuaca Sorong 17 Mei 2026: Hujan Ringan
- 11 Bayi Dititip Bidan Sleman, Bayar Rp 50 Ribu per Hari
- Senggolan Saat Joget Picu Oknum TNI Tembak Rekan di Kafe
- Prakiraan Cuaca Sulbar 21 Mei: Mamuju Berawan, Mamasa Hujan
- Prakiraan Cuaca Yogyakarta: Gunungkidul Berawan, Sleman Hujan Ringan