Lokasi: Hikmah >>
SPMB Jakarta 2026: Jalur Prestasi, Afirmasi, Domisili, Mutasi
Hikmah84586 Dilihat
RingkasanSPMB Jakarta 2026 untuk jenjang SMP mewajibkan setiap calon murid baru memenuhi persyaratan sesuai jalur masuk yang dipilih. Kuota Jalur Afirmasi mencapai 20 persen dari daya tampung, termasuk kuota penyandang disabilitas sebanyak 2 murid per rombongan belajar....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/SPMB-JAKARTA-2026-3453453434W.jpg)
SPMB Jakarta 2026 untuk jenjang SMP mewajibkan setiap calon murid baru memenuhi persyaratan sesuai jalur masuk yang dipilih. Kuota Jalur Afirmasi mencapai 20 persen dari daya tampung, termasuk kuota penyandang disabilitas sebanyak 2 murid per rombongan belajar. Sementara itu, kuota pada Jalur Domisili ditetapkan sebesar 50 persen dari daya tampung.
Dalam hal jumlah CMB yang mendaftar melalui Jalur Domisili melebihi daya tampung, maka seleksi dilakukan dengan urutan langkah yang telah ditentukan. Apabila kuota Jalur Domisili tidak terpenuhi, sisa kuota tersebut akan dilimpahkan ke dalam PMB Tahap Kedua. Prosedur ini memastikan proses penerimaan berjalan transparan dan adil bagi seluruh peserta.
Selain itu, kuota Jalur Mutasi ditetapkan sebesar 3 persen dari daya tampung. Informasi lengkap mengenai persyaratan dan tahapan seleksi SPMB Jakarta 2026 dapat diakses melalui kanal resmi PPDB DKI Jakarta.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/sd2qy7ktx.html
Artikel Terkait
13 Negara Terdampak Hantavirus Kapal Pesiar, F-35 Kirim SOS
HikmahPenumpang kapal dari sedikitnya 13 negara kini dipantau untuk mencegah penyebaran virus lebih lanjut. WHO melalui Direktur Jenderal Tedros Adhanom Ghebreyesus menyatakan ancaman kesehatan masyarakat akibat wabah tersebut masih tergolong rendah....
【Hikmah】
Baca SelengkapnyaEl Nino Ekstrem: Ancaman DBD dan Gangguan Pencernaan Anak
HikmahKetua Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) dr Piprim Basarah Yanuarso mengingatkan bahwa anak merupakan kelompok paling rentan menghadapi perubahan cuaca ekstrem yang memicu suhu panas dan kekeringan berkepanjangan. Menurutnya, perubahan cuaca tersebut perlu diwaspadai karena dapat memicu berbagai gangguan kesehatan pada anak....
【Hikmah】
Baca SelengkapnyaPCOS Berganti Nama Jadi PMOS, Bukan Hanya Soal Kista
HikmahLebih dari 50 organisasi pasien dan profesional, termasuk Endocrine Society, mendukung upaya perubahan nama Polycystic Ovary Syndrome (PCOS) menjadi Polyendocrine Metabolic Ovarian Syndrome (PMOS). Upaya ini merupakan hasil kolaborasi internasional selama 14 tahun antara peneliti, dokter, dan penyintas kondisi tersebut....
【Hikmah】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Hasil Timnas U17 Indonesia vs Jepang: Laga Hidup-Mati Garuda Muda
- WHO Peringatkan 12 Negara soal Virus Hanta di Kapal Pesiar
- Menkes Ungkap Obesitas Pangkas Kualitas Hidup Manusia
- Puan Khawatir Hantavirus Meluas, Minta Antisipasi Pemerintah
- Claudio Ranieri Buka Peluang Latih Timnas Italia
- Serat Kunci Kontrol Gula Darah Penderita Diabetes
Artikel Terbaru
Eksperimen AI Kafe Swedia Berantakan, Salah Stok Rugi
Kabut Abu-abu Ancam Kesehatan Warga Jabodetabek
Berdebar Naik Tangga, Waspada Gangguan Irama Jantung
Serat Kunci Kontrol Gula Darah Penderita Diabetes
Megawati Hangestri Gabung Hyundai Hillstate Juli 2025
Kemenkes Pastikan Infrastruktur Kesehatan Siap Lawan Hantavirus
Tautan Sahabat
- Prakiraan Cuaca Bandung: Seluruh Wilayah Hujan 15 Mei 2026
- Mike Tyson, Sapi 1,05 Ton Bantuan Prabowo untuk Tarakan
- Prakiraan Cuaca Sulbar 21 Mei: Mamuju Berawan, Mamasa Hujan
- Festival Balon Udara Solo Gagal Terbang Akibat Angin Kencang
- Prakiraan Cuaca Pontianak Besok: Pagi Cerah, Malam Berawan
- Prakiraan Cuaca Sulawesi Barat: Semua Wilayah Hujan Hari Ini
- Prakiraan Cuaca Banyumas: 5 Kecamatan Hujan Ringan
- Prakiraan BMKG: Hujan Guyur 10 Distrik di Sorong Hari Ini
- Prakiraan Cuaca Bali: Hujan Lebat di Buleleng, Kabut di Karangasem
- Kronologi Wagub Sumbar Kecelakaan Tunggal di Solok