Lokasi: Berita >>
Lokasi Ujian Mandiri Bela Negara UPN Yogyakarta 2026
Berita8146 Dilihat
RingkasanUPN Veteran Yogyakarta membuka jalur Seleksi Mandiri 2026 dengan sistem ujian yang lebih mudah. Seleksi ini menjadi salah satu jalur penerimaan mahasiswa baru yang diselenggarakan UPN "Veteran" Yogyakarta melalui pengukuran kemampuan kognitif siswa serta penguasaan mata pelajaran pendukung dan penciri kampus sebagai Kampus Belajar....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/upn-veteran-yogyakarta.jpg)
UPN Veteran Yogyakarta membuka jalur Seleksi Mandiri 2026 dengan sistem ujian yang lebih mudah. Seleksi ini menjadi salah satu jalur penerimaan mahasiswa baru yang diselenggarakan UPN "Veteran" Yogyakarta melalui pengukuran kemampuan kognitif siswa serta penguasaan mata pelajaran pendukung dan penciri kampus sebagai Kampus Belajar.
Kebijakan ini menjadi langkah strategis kampus untuk memperluas akses pendidikan tinggi tanpa membebani peserta dengan jarak perjalanan yang jauh ke Yogyakarta. Wakil Rektor Bidang Akademik dan Sistem Informasi UPN "Veteran" Yogyakarta,Machya Astuti Dewi, menyampaikan bahwa perluasan lokasi ujian ini merupakan bentuk komitmen kampus dalam menjaring talenta terbaik dari seluruh Indonesia. "Kami ingin memberikan kesempatan seluas-luasnya bagi putra-putri daerah dari Sumatera hingga Papua untuk bergabung dengan Kampus Belajar," ujarnya.
Terdapat perbedaan metode dan jadwal pelaksanaan antara pusat ujian di Yogyakarta dengan lokasi ujian di luar daerah. Pelaksanaan ujian Seleksi Mandiri 2026 dibagi menjadi dua skema berdasarkan lokasi. Ujian di luar Yogyakarta akan dilaksanakan lebih awal pada 18 Juni 2026 secara serentak di seluruh titik. Metode yang digunakan adalah Paper Based Test (PBT).
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/sarb2qftf.html
Artikel Terkait
Pengadilan Houthi Yaman Hukum Mati 19 Terkait Koalisi Saudi
BeritaEmpat orang lainnya dijatuhi hukuman penjara antara dua hingga 10 tahun, kata kementerian dalam sebuah pernyataan. Kementerian menyebut para terdakwa terbukti membentuk kelompok bersenjata yang memberikan dukungan kepada koalisi pimpinan Arab Saudi antara 2015 hingga 2023....
【Berita】
Baca Selengkapnya2 Jurnalis Republika Ditahan Tentara Israel di Gaza
BeritaAndi mengungkapkan bahwa Bambang atau yang akrab disapa Abeng mengirimkan video SOS terakhir pada hari ini pukul 15. 20 WIB....
【Berita】
Baca SelengkapnyaLima Kapolda Baru Dilantik, Panca Putra Promosi Kalemdiklat
BeritaKomjen R. Z....
【Berita】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Transformasi Digital Tingkatkan Kebutuhan Backup Data Aman
- Perry Warjiyo Disarankan Mundur Buntut Rupiah Melemah
- TNI AL Temukan 16 Ton Timah Ilegal di Gudang PIK
- MK Soroti QR Code Produk Makanan Tidak Aktif
- Googlebook Laptop AI Gabungan Android ChromeOS Diumumkan
- Prabowo Serahkan Alutsista Pesawat Tempur dan Misil ke TNI
Artikel Terbaru
Kejatuhan Fatal Liverpool sebagai Juara Bertahan Liga Inggris
Prabowo Hadiri Paripurna DPR, Satukan Pandangan Ekonomi
6 Kesalahan Berkurban yang Wajib Dihindari
Kakorlantas: Arus Libur Panjang Lancar, Kecelakaan Minim
Timnas Iran Mulai Pemanasan Piala Dunia 2026 di Turki
Kadin Dukung Gerakan Nasional Perlindungan PMI Menyeluruh
Tautan Sahabat
- Menbud Fadli Zon Rancang Logo Warisan Budaya Tak Benda
- KPK Diminta Transparan soal Cargo Lartas Bea Cukai
- KPK Periksa Eks Dirjen PHU Hilman Latief soal Korupsi Haji
- Menteri P2MI Canangkan Gerakan Nasional Migran Aman
- Hukum Gabung Puasa Dzulhijjah dan Qadha Ramadhan
- Tangis Santriwati Ponpes Pati: Yatim Piatu, Terancam Putus Sekolah
- LBH Muhammadiyah Dampingi Ahmad Bahar Lapor Polisi
- PBNU Diminta Rangkul Semua Kader Potensial Jelang Muktamar
- Prabowo Minta Pernyataan Tak Ditelan Mentah, Misbakhun Angkat Bicara
- Hukum Kurban Kambing Betina dalam Islam