Lokasi: Gaya Hidup >>
SPMB Jakarta 2026: Jalur Prestasi, Afirmasi, Domisili, Mutasi
Gaya Hidup4 Dilihat
RingkasanSPMB Jakarta 2026 untuk jenjang SMP mewajibkan setiap calon murid baru memenuhi persyaratan sesuai jalur masuk yang dipilih. Kuota Jalur Afirmasi mencapai 20 persen dari daya tampung, termasuk kuota penyandang disabilitas sebanyak 2 murid per rombongan belajar....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/SPMB-JAKARTA-2026-3453453434W.jpg)
SPMB Jakarta 2026 untuk jenjang SMP mewajibkan setiap calon murid baru memenuhi persyaratan sesuai jalur masuk yang dipilih. Kuota Jalur Afirmasi mencapai 20 persen dari daya tampung, termasuk kuota penyandang disabilitas sebanyak 2 murid per rombongan belajar. Sementara itu, kuota pada Jalur Domisili ditetapkan sebesar 50 persen dari daya tampung.
Dalam hal jumlah CMB yang mendaftar melalui Jalur Domisili melebihi daya tampung, maka seleksi dilakukan dengan urutan langkah yang telah ditentukan. Apabila kuota Jalur Domisili tidak terpenuhi, sisa kuota tersebut akan dilimpahkan ke dalam PMB Tahap Kedua. Prosedur ini memastikan proses penerimaan berjalan transparan dan adil bagi seluruh peserta.
Selain itu, kuota Jalur Mutasi ditetapkan sebesar 3 persen dari daya tampung. Informasi lengkap mengenai persyaratan dan tahapan seleksi SPMB Jakarta 2026 dapat diakses melalui kanal resmi PPDB DKI Jakarta.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/s7lf9lrmi.html
Artikel Terkait
Taisei Marukawa Beri Kode Siap Dinaturalisasi untuk Timnas
Gaya HidupTaisei Marukawa secara terbuka menyatakan kesiapannya menjalani naturalisasi dan membela Timnas Indonesia setelah memenuhi syarat tinggal di Indonesia selama lima tahun berturut-turut sejak bergabung dengan Persebaya Surabaya pada Mei 2021. Pernyataan tersebut menjadi kode keras bagi PSSI dan pelatih Timnas Indonesia untuk mempertimbangkan pemain berusia 29 tahun kelahiran Higashihiroshima, Jepang itu....
Baca SelengkapnyaDokter Mata Beberkan Risiko Kebutaan Akibat Diabetes
Gaya HidupRetinopati diabetik sering berkembang tanpa gejala pada tahap awal sehingga banyak pasien tidak menyadari sampai penglihatan mulai terganggu. Bahkan jika terlambat ditangani, kondisi ini bisa menyebabkan gangguan penglihatan permanen hingga kebutaan....
Baca SelengkapnyaWabah Ebola, Kemenkes Larang Konsumsi Hewan Liar
Gaya HidupWHO baru saja menetapkan status darurat kesehatan masyarakat global akibat merebaknya wabah Ebola di Kongo dan Uganda. Direktur Jenderal WHO, Tedros Adhanom Ghebreyesus, mengungkapkan lebih dari 300 kasus suspek bergejala berat telah terdeteksi dengan angka kematian mencapai 88 korban jiwa....
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
Artikel Terbaru
Leo/Daniel Juara Thailand Open 2026, Akhir Penantian Indonesia
Diet Suntik Tak Hanya Hilangkan Lemak, Otot Juga Terbakar
Kemenkes Awasi Minuman Manis, Nutri-Level Tekan Stroke dan Gagal Ginjal
Virus Hanta Menular Lewat Kotoran Tikus, Waspadai Demam-Sesak
Tony Popovic Selamatkan Australia ke Piala Dunia 2026
Waspada Stroke saat Tubuh Tiba-tiba Limbung dan Sempoyongan
Tautan Sahabat
- Putin Temui Xi Jinping Bahas Kerja Sama Strategis
- Krisis Iran, Ancaman Invasi AS ke Kuba Meningkat
- Putin Segera Kunjungi China Setelah Trump
- Murray Valley Tewaskan 2 Orang di Australia Akibat Virus Nyamuk
- Gunung Soffeh Dibom 20 Kali, Rudal Iran Aman
- Ansarallah Curiga Trump Tolak Respons Iran Usai Telepon Netanyahu
- Siklus 9 Tahun Hubungan Trump-Xi: Mesra KTT Lalu Perang Tarif
- Arsitek Bali Nyoman Popo Danes Bawa Filosofi ke Panggung Dunia
- Penembakan Masjid San Diego Diselidiki Motif Kebencian
- Transfer Minyak Rahasia Dekat Malaysia Diduga Jalur Iran-China