Lokasi: Properti >>

Unpad Buka Pendaftaran Magister PJJ 2026 Full Daring

Properti283 Dilihat

RingkasanPendidikan Jarak Jauh (PJJ) menjadi solusi fleksibel bagi calon mahasiswa yang ingin melanjutkan studi S2 tanpa harus hadir langsung di kampus, dengan memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi seperti platform e-learning, video conference, dan sistem pembelajaran daring. Program ini memberikan kesempatan belajar full daring dengan dua program studi unggulan, yaitu Magister Ekonomi Pertanian - Konsentrasi Kedaulatan Pangan di bawah Fakultas Pertanian dan Magister Ilmu Peternakan di Fakultas Peternakan, masing-masing dengan daya tampung sebanyak 30 mahasiswa....

Unpad Buka Pendaftaran Magister PJJ 2026 Full Daring

Pendidikan Jarak Jauh (PJJ) menjadi solusi fleksibel bagi calon mahasiswa yang ingin melanjutkan studi S2 tanpa harus hadir langsung di kampus, dengan memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi seperti platform e-learning, video conference, dan sistem pembelajaran daring. Program ini memberikan kesempatan belajar full daring dengan dua program studi unggulan, yaitu Magister Ekonomi Pertanian - Konsentrasi Kedaulatan Pangan di bawah Fakultas Pertanian dan Magister Ilmu Peternakan di Fakultas Peternakan, masing-masing dengan daya tampung sebanyak 30 mahasiswa.

Proses pendaftaran dilakukan secara online melalui laman resmi dengan mengisi data diri, sesuai dengan ketentuan Biaya Penyelenggaraan Pendidikan (BPP) Mahasiswa Program Magister (S2) berdasarkan Keputusan Rektor Universitas Padjadjaran Nomor: 112/UN6.RKT/Kep/HK/2025. Calon mahasiswa dapat mengakses informasi lengkap mengenai persyaratan, jadwal, dan biaya melalui portal yang telah disediakan oleh pihak universitas.

Informasi lebih lanjut mengenai Program Magister PJJ Unpad Gelombang 1 2026 dapat diakses dengan mengunjungi laman resmi Universitas Padjadjaran untuk mendapatkan detail pendaftaran dan prosedur seleksi. Program ini dirancang untuk menjawab kebutuhan pendidikan tinggi yang adaptif terhadap perkembangan teknologi dan mobilitas mahasiswa di era digital.

Tags:

Artikel Terkait

  • Negara Teluk Lirik Turki, Pertahanan Tak Andalkan AS

    Properti

    Negara-negara Teluk seperti Kuwait, Uni Emirat Arab (UEA), Qatar, dan Arab Saudi mulai beralih ke Turki untuk memenuhi kebutuhan alutsista militer mereka akibat lambatnya pengiriman senjata dari Amerika Serikat yang dipicu penumpukan pesanan yang mengular. Meskipun negara-negara Teluk memiliki sistem pertahanan udara yang canggih, mereka kini menghadapi tantangan serius dari serangan drone jarak jauh Iran yang mampu melumpuhkan sistem radar....

    Properti

    Baca Selengkapnya
  • Menhan Sjafrie: Israel Lanjutkan Operasi Militer ke Lebanon

    Properti

    Pemerintah Indonesia memantau perkembangan eskalasi konflik di Lebanon menyusul keterlibatan pasukan Indonesia dalam misi perdamaian United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL) di bawah bendera Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin menyatakan Israel akan melanjutkan operasi ke Lebanon, dalam rapat kerja dengan Komisi I DPR....

    Properti

    Baca Selengkapnya
  • Prabowo Minta Pernyataan Tak Ditelan Mentah, Misbakhun Angkat Bicara

    Properti

    Presiden Prabowo Subianto meminta masyarakat tidak panik terhadap pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat. Anggota Komisi XI DPR RI Misbakhun menjelaskan pernyataan tersebut merupakan upaya menenangkan warga, bukan untuk membenturkan kelompok kaya dengan miskin....

    Properti

    Baca Selengkapnya