Lokasi: Hikmah >>
SPMB Jakarta 2026: Syarat Afirmasi, Domisili, Mutasi Orangtua
Hikmah21 Dilihat
RingkasanSPMB Jakarta 2026 untuk jenjang SD menetapkan sejumlah syarat pendaftaran, termasuk ketentuan domisili yang tercatat dalam Kartu Keluarga (KK). Proses verifikasi data oleh pihak sekolah menjadi tahap penting yang menentukan kelanjutan pendaftaran....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/SPMB-JAKARTA-2026-34543534.jpg)
SPMB Jakarta 2026 untuk jenjang SD menetapkan sejumlah syarat pendaftaran, termasuk ketentuan domisili yang tercatat dalam Kartu Keluarga (KK). Proses verifikasi data oleh pihak sekolah menjadi tahap penting yang menentukan kelanjutan pendaftaran. Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Jakarta 2026 menyediakan beberapa jalur penerimaan, seperti afirmasi, domisili, dan mutasi, dengan kuota yang telah ditentukan.
Berdasarkan laman resmi SPMB Jakarta 2026, kuota Jalur Afirmasi sebanyak 20 persen dari daya tampung, termasuk kuota penyandang disabilitas sebanyak 2 murid per rombongan belajar. Sementara itu, kuota Jalur Domisili mencapai 77 persen dari daya tampung, dengan prioritas ditentukan berdasarkan domisili Calon Murid Baru (CMB). Apabila jumlah CMB yang mendaftar melalui Jalur Domisili melebihi daya tampung, maka seleksi dilakukan dengan urutan langkah tertentu. Jika kuota Jalur Domisili tidak terpenuhi, sisa kuota dilimpahkan ke PMB Tahap Kedua.
Kuota Jalur Mutasi ditetapkan sebesar persen dari daya tampung, yang meliputi beberapa kategori. Proses pendaftaran dan seleksi ini menjadi panduan bagi orang tua atau wali murid yang ingin mendaftarkan anaknya di jenjang SD melalui SPMB Jakarta 2026. Informasi lebih lengkap mengenai persyaratan dan tahapan dapat diakses melalui laman resmi SPMB Jakarta 2026.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/ryip0eodh.html
Artikel Terkait
Mahasiswi Unpad Ditodong Dilindas, Korban Selamat Teriak
HikmahSebanyak 380. 424 tindak kejahatan tercatat di Indonesia sepanjang tahun 2025 berdasarkan data Kepolisian Republik Indonesia....
【Hikmah】
Baca SelengkapnyaJurnalis RI Disetrum dan Diinjak Tentara Israel
HikmahRahendro Herubowo, seorang jurnalis lepas, menyatakan bahwa sembilan Warga Negara Indonesia (WNI) yang sebelumnya ditahan kini sudah berada di lokasi aman di Turki. Mereka tengah menjalani pemeriksaan kesehatan di salah satu rumah sakit di Istanbul setelah mengalami kekerasan fisik saat ditangkap oleh militer Israel....
【Hikmah】
Baca SelengkapnyaDubes Kuba Paparkan Dampak Tekanan AS ke Megawati
HikmahDagmar Gonzalez menekankan pentingnya kerja sama Pemerintah Kuba dengan Kementerian Kesehatan RI, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, serta Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN). Dalam pertemuan tersebut, Hasto menjelaskan bahwa kolaborasi dengan BRIN tidak hanya mencakup bidang kesehatan, seperti pengembangan obat kanker dan vaksin halal, tetapi juga mendorong kerja sama dengan Kementerian Kesehatan dan beberapa rumah sakit, termasuk RS Harapan Kita dan RS Pusat Otak Nasional (RS PON)....
【Hikmah】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Inara Rusli dan Starla Jenguk Bayi Lindi Fitriyana
- 42 Pesawat AS Hancur Termasuk F-15 dan Drone MQ-9
- India Minta Jalur Bebas Hambatan di Selat Hormuz
- Wali Kota New York Dikritik Akibat Jual Tiket Murah Piala Dunia
- Kunci Gitar Aku Cinta Kau dan Dia Ahmad Band
- Serangan Drone Dekati Infrastruktur Nuklir UEA, Alarm Konflik Baru
Artikel Terbaru
DSS Motor Bertransformasi Jadi Mobix Perkuat Ekosistem Bekas
IRGC Bantu Iran Amankan Zona Kontrol Baru Selat Hormuz
Wabah Ebola Kongo-Uganda Ditetapkan sebagai Darurat
Netanyahu Sebut Mojtaba Hidup, Akui AS-Israel Keliru Prediksi Selat Hormuz
Park Eun-bin dan Cha Eun-woo Bintangi Serial Komedi Superhero Netflix
Krisis Iran, Ancaman Invasi AS ke Kuba Meningkat
Tautan Sahabat
- Terapi Sel Punca Dokter Kardiovaskular Pulihkan Jantung
- Hantavirus Sulit Dikenali, Gejala Mirip Flu hingga DBD
- Kesemutan Bukan Karena Duduk Lama, Waspadai Tanda Bahaya
- Studi: 60% Anak Muda Urban Pilih Swadiagnosis Saat Sakit
- WHO Peringatkan 12 Negara Soal Virus Hanta di Kapal Pesiar
- Hoaks Media Sosial Picu Rendahnya Imunisasi Anak Aceh
- Dongeng dan Permainan Edukatif Hibur Pasien Kanker Cilik Bandung
- Menkes Ungkap Obesitas Pangkas Kualitas Hidup Manusia
- Indonesia Masuk Enam Besar Dunia Kasus Zero Dose Imunisasi
- WHO Sebut Kantong Nikotin Rasa Permen Incar Remaja