Lokasi: Berita >>
Pendaftaran Prodi Apoteker UB Dibuka hingga 24 Juli 2026
Berita852 Dilihat
RingkasanPendaftaran program studi Sarjana Farmasi dibuka mulai 4 Mei 2026 hingga 24 Juli 2026. Pada periode ini, program studi hanya menerima calon mahasiswa yang merupakan lulusan Sarjana Farmasi dari seleksi bersifat terbuka dan kompetitif....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/universitas-brawijaya-ub.jpg)
Pendaftaran program studi Sarjana Farmasi dibuka mulai 4 Mei 2026 hingga 24 Juli 2026. Pada periode ini, program studi hanya menerima calon mahasiswa yang merupakan lulusan Sarjana Farmasi dari seleksi bersifat terbuka dan kompetitif.
Seluruh peserta wajib memenuhi persyaratan akademik, administratif, serta lulus tahapan seleksi yang telah ditetapkan. Ketentuan ini berlaku untuk semua calon mahasiswa yang mendaftar pada periode tersebut.
Seleksi bersifat kompetitif dan terbuka bagi lulusan Sarjana Farmasi dari berbagai institusi. Calon mahasiswa harus memastikan kelengkapan dokumen dan memenuhi syarat yang ditentukan untuk dapat mengikuti proses seleksi.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/rxp047khk.html
Sebelumnya: Panduan Merotasi Ban Mobil FWD dan RWD
Berikutnya: Kunci Gitar Stevan Pasaribu: Lama Tak Bermalam Minggu
Artikel Terkait
Kecelakaan SUV Mengintai, Pilih Ban yang Tepat Demi Keselamatan
BeritaKesalahan memilih ban bukan hanya soal kenyamanan, tetapi juga taruhan nyawa. Data mencatat sekitar 10,7 persen kecelakaan lalu lintas disebabkan oleh faktor kendaraan, termasuk insiden pecah ban....
【Berita】
Baca SelengkapnyaStudi: 60% Anak Muda Urban Pilih Swadiagnosis Saat Sakit
BeritaPenelitian pada Maret–Mei 2026 dengan metode mixed-method melibatkan 448 responden dari kota besar seperti Jabodetabek, Bandung, Surabaya, Semarang, dan Yogyakarta. Ketua peneliti sekaligus Pendiri HCC, Dr....
【Berita】
Baca SelengkapnyaWaspada Monkey Malaria, Deforestasi Dekatkan Nyamuk Pembawa Penyakit
BeritaDr Inke Nadia Diniyanti Lubis, Dokter spesialis anak konsultan infeksi penyakit tropik dari Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), mengungkapkan bahwa masih banyak masyarakat Indonesia yang belum memahami ancaman penyakit Monkey Malaria. "Saya tahu di Indonesia ini masih banyak sekali masyarakat yang belum cukup paham," ujarnya dalam media briefing virtual pada Kamis (14/5/2026)....
【Berita】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Desa Kemudo Klaten Raih Penghargaan Ekonomi Hijau BRILiaN
- Hantavirus, Leptospirosis, Pes: Beda Penyakit dari Tikus
- Diet Suntik Tak Hanya Hilangkan Lemak, Otot Juga Terbakar
- Puan Khawatir Hantavirus Meluas, Minta Antisipasi Pemerintah
- Mahasiswi Unpad Ditodong Dilindas, Korban Selamat Teriak
- Hantavirus, Leptospirosis, Pes: Beda Penyakit dari Tikus
Artikel Terbaru
2 Ibu Hamil Ditandu 4 Jam ke RS Akibat Jalan Rusak Polman
PCOS Berganti Nama Jadi PMOS, Bukan Hanya Soal Kista
1,2 Juta Anak Alami Wasting, GTM dan Picky Eater Disorot
Diet Suntik Tak Hanya Hilangkan Lemak, Otot Juga Terbakar
Lirik Lagu 405 Justin Bieber: Loving On Me
9 Gejala Monkey Malaria Sering Disangka Flu Biasa
Tautan Sahabat
- PSM Bantu Persis Solo Bertahan, Incar Tiga Poin Lawan Madura United
- Cristiano Ronaldo Tak Pantas Dipuja Meski Al Nassr Juara
- Bruno Fernandes Kejar Rekor Assist Henry dan De Bruyne
- Julian Quinones Bikin Pusing Meksiko, Ronaldo Kalah Gacor
- Persib Bandung Siap Pecahkan Rekor Hattrick Juara Liga Setelah 55 Tahun
- Cinta Lamine Yamal di Parade Barcelona, Palestina
- Mahfud MD Dapat Jersey Timnas Spesial di Ultah ke-69
- Chelsea vs Man City Imbang 0-0, Guardiola Minta Kartu Merah
- Duel Al Nassr vs Damac Tinggal 2 Hari, Wasit Belum Ada
- Gaji Mourinho vs Flick di La Liga, Barca Royal