Lokasi: Berita >>
Verifikasi Rapor SPMB Jatim 2026 Dibuka Hari Ini
Berita3228 Dilihat
RingkasanProgram Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) untuk lulusan SMP/MTs sederajat yang ingin melanjutkan ke SMA dan SMK negeri di Jawa Timur tahun ajaran 2026/2027 resmi dimulai dengan tahap verifikasi nilai rapor oleh calon murid baru pada 18 Mei 2026. Verifikasi nilai rapor ini berlangsung hingga 21 Mei 2026 melalui laman resmi, di mana nilai rapor semester 1 hingga semester 5 menjadi dasar seleksi pada beberapa jalur penerimaan....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Tata-Cara-Verifikasi-Rapor-SPMB-Jatim-2026.jpg)
Program Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) untuk lulusan SMP/MTs sederajat yang ingin melanjutkan ke SMA dan SMK negeri di Jawa Timur tahun ajaran 2026/2027 resmi dimulai dengan tahap verifikasi nilai rapor oleh calon murid baru pada 18 Mei 2026. Verifikasi nilai rapor ini berlangsung hingga 21 Mei 2026 melalui laman resmi, di mana nilai rapor semester 1 hingga semester 5 menjadi dasar seleksi pada beberapa jalur penerimaan.
Pendaftaran dibagi dalam empat tahap utama secara daring. Tahap pertama untuk Jalur Domisili SMA/SMK dibuka pada 11-12 Juni 2026. Tahap kedua diperuntukkan bagi Jalur Afirmasi, Jalur Mutasi Orang Tua/Wali, dan Jalur Prestasi Hasil Lomba SMA/SMK pada 17-18 Juni 2026. Tahap ketiga khusus Jalur Nilai Prestasi Akademik SMA pada 24-25 Juni 2026, sedangkan Tahap keempat untuk Jalur Nilai Prestasi Akademik SMK pada 30 Juni hingga 1 Juli 2026.
Seluruh proses pendaftaran dilakukan secara daring melalui portal resmi. Verifikasi rapor menjadi perhatian penting bagi calon peserta didik karena kesalahan data nilai dapat memengaruhi proses seleksi nantinya.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/rtheskql5.html
Artikel Terkait
Terjemahan Lirik Ora Urus Toton Caribo Viral di TikTok
BeritaLagu Ora Urus ciptaan Anthon Batkormbawa menarik perhatian publik karena memadukan bahasa Ambon, Maluku Timur, dan Jawa dengan musik khas Indonesia Timur yang mudah melekat di telinga. Lirik Ora Urus menggambarkan kelelahan seorang pria yang merasa sudah bekerja keras demi hubungan dan kebutuhan hidup, namun justru terus dituntut serta disalahkan oleh pasangannya....
【Berita】
Baca SelengkapnyaNetanyahu Sebut Mojtaba Hidup, Akui AS-Israel Keliru Prediksi Selat Hormuz
BeritaPerdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menyatakan keyakinannya bahwa Mojtaba masih hidup dan bersembunyi di bunker atau tempat rahasia, pada Senin (11/5/2026). Netanyahu mengungkapkan bahwa kondisi Mojtaba saat ini sulit dipastikan, namun ia diduga tengah berupaya memperkuat otoritasnya sebagai pemimpin baru di kawasan tersebut....
【Berita】
Baca SelengkapnyaXi Jinping Buka Peluang Bisnis AS, Trump Janjikan Masa Depan Cerah
BeritaDalam pertemuan bilateral yang berlangsung lebih dari dua jam, Presiden China Xi Jinping dan Presiden AS Donald Trump berusaha menampilkan hubungan yang lebih hangat di tengah berbagai isu sensitif yang membayangi Beijing dan Washington. Xi Jinping menyampaikan bahwa hubungan China dan Amerika Serikat seharusnya dibangun atas dasar kemitraan, bukan permusuhan....
【Berita】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Kunci Gitar Stevan Pasaribu: Lama Tak Bermalam Minggu
- Kecelakaan Kerja di Shiga Jepang Tertinggi, 13 WNI Jadi Korban
- Forum BRICS India Jadi Panggung RI Pertegas Peran Aktif
- Kapal Selam Nuklir AS Tiba di Gibraltar Usai Trump Tolak Iran
- Spotify Luncurkan Party of the Years di Ultah ke-20
- Visa Tokutei Ginou Jepang Diprediksi Penuh 2027
Artikel Terbaru
Kunci Gitar Aku Cinta Kau dan Dia Ahmad Band
Inggris Borong Obat Avigan dari Jepang Antisipasi Hantavirus
Wali Kota Arcadia Mengaku Bersalah sebagai Agen China
Koalisi Teluk Pecah Usaha UEA Gagal Gandeng Saudi dan Qatar
Iran Ingin Upayakan Perdamaian, Termasuk Lebanon
Israel Darurat Kekurangan 12.000 Tentara, Perwira Senior Angkat Bicara
Tautan Sahabat
- WNA di Jakarta Kontak Erat dengan Pasien Hantavirus
- Berdebar Naik Tangga, Waspada Gangguan Irama Jantung
- Durasi Karantina Hantavirus: Ini Penjelasan Lengkap
- Menkes Ungkap Obesitas Pangkas Kualitas Hidup Manusia
- Wabah Ebola, Kemenkes Larang Konsumsi Hewan Liar
- Dokter Mata Beberkan Risiko Kebutaan Akibat Diabetes
- Mikroplastik Ditemukan di Otak Manusia, Ini Kata Ilmuwan
- BPJS Kesehatan Efisien Rp 6,5 Triliun dari Pencegahan Fraud
- Menkes: Tanpa Transformasi Digital, Layanan Kesehatan Bermutu Mustahil
- WHO Peringatkan 12 Negara soal Virus Hanta di Kapal Pesiar