Lokasi: Gaya Hidup >>
Fenomena Menguap Menular: Ini Penjelasan Ilmiahnya
Gaya Hidup4429 Dilihat
RingkasanFenomena menguap menular ternyata tidak sesederhana yang dibayangkan banyak orang. Para peneliti menemukan bahwa respons tubuh yang ikut menguap setelah melihat orang lain menguap berkaitan erat dengan cara kerja otak, respons sosial, dan kemampuan empati manusia....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/ernah-tiba-tiba-menguap-setelah-melihat-teman-di-sebelah.jpg)
Fenomena menguap menular ternyata tidak sesederhana yang dibayangkan banyak orang. Para peneliti menemukan bahwa respons tubuh yang ikut menguap setelah melihat orang lain menguap berkaitan erat dengan cara kerja otak,respons sosial, dan kemampuan empati manusia. Ilmuwan hingga kini masih terus meneliti alasan pasti mengapa tubuh manusia seolah "meniru" respons sederhana ini secara tidak sadar.
Menurut para peneliti yang diwawancarai PBS NewsHour, saat tubuh lelah, kadar karbon dioksida dapat meningkat dan memicu sinyal tertentu di otak yang mendorong seseorang untuk menguap. Fenomena ini diduga berkaitan dengan mekanisme bernama social mirroring, yaitu kecenderungan otak untuk meniru tindakan orang lain secara tidak sadar. Respons serupa juga terjadi saat seseorang ikut tertawa, ikut menggaruk, atau otomatis tersenyum setelah melihat orang lain melakukannya. Dalam penelitian yang dikutip Psychology Today, sekitar 40 persen hingga 60 persen orang cenderung mengalami contagious yawning setelah melihat, mendengar, atau bahkan hanya memikirkan orang lain yang sedang menguap.
Temuan tersebut melahirkan teori bahwa contagious yawning mungkin berkaitan dengan empati, yaitu kemampuan seseorang untuk memahami dan merasakan apa yang dialami orang lain. Secara sederhana, otak bisa saja sedang membangun respons sosial tanpa kita sadari. Penelitian lain juga menemukan bahwa anak-anak umumnya baru mulai menunjukkan respons menguap menular pada usia tertentu. Meski begitu, temuan-temuan tersebut menunjukkan bahwa tindakan sesederhana menguap memiliki kaitan kompleks dengan mekanisme otak dan hubungan sosial manusia.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/rmyts1rre.html
Sebelumnya: Gedung Parlemen Filipina Diberondong Tembakan
Berikutnya: Tim Cook Pastikan Ikut Kunjungan Trump ke China
Artikel Terkait
Transformasi Digital Tingkatkan Kebutuhan Backup Data Aman
Gaya HidupOrganisasi memperkuat sistem backup dan pemulihan data untuk menjaga keamanan aset digital dan keberlangsungan operasional bisnis di tengah meningkatnya ancaman siber. Executive Vice President of the Synology Data Protection Group, Jia-Yu Liu, mengungkapkan tren di mana ActiveProtect mulai menggantikan solusi tradisional yang terpisah-pisah dengan pendekatan terpadu....
Baca SelengkapnyaManchester United Untung Besar dari Transfer Napoli Rp899 Miliar
Gaya HidupNapoli resmi mendatangkan Rasmus Hojlund dari Manchester United dengan nilai transfer mencapai 44 juta euro atau setara Rp899,7 miliar. Klub Serie A tersebut mengumumkan perekrutan striker asal Denmark itu melalui akun media sosial resmi pada Kamis (12/6/2025)....
Baca SelengkapnyaBojan Hodak Antar Persib ke Ambang Hattrick Juara
Gaya HidupMaung Bandung hanya membutuhkan satu poin saat menjamu Persijap Jepara di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) pada laga pamungkas musim ini, Sabtu (23/5/2026) untuk mengunci gelar juara. Namun di balik sejarah besar yang segera terpecahkan tersebut, masa depan pelatih Bojan Hodak justru menjadi tanda tanya besar....
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Israel Bangun Markas IDF di Bekas Kantor PBB Yerusalem
- 2 Sejarah Man City di Piala FA: Semenyo dan Guardiola
- Manchester United Bidik JJ Gabriel untuk Debut Termuda
- Program Goes to Campus I.League Bekali Peserta Peluang Karier Sepakbola
- Kapal Selam Nuklir AS Tiba di Gibraltar Usai Trump Tolak Iran
- Taisei Marukawa Beri Kode Siap Dinaturalisasi untuk Timnas
Artikel Terbaru
Juventus Butuh Bantuan Tiga Tim untuk Lolos Liga Champions
Ricuh PSM vs Persib, Pemain Aman Tertahan di Ruang Ganti
Emerse Fae Target Kejutan Piala Dunia 2026
16 Maskot Piala Dunia: Willie hingga Maple, Zayu, Clutch
Terjemahan Lirik Woman John Lennon: Ungkapan Emosi Campur Aduk
Messi 12 Gol di MLS 2026, Tempel Ketat Puncak Top Skor
Tautan Sahabat
- Pengunjung Ancol Sepi Saat Libur Kenaikan Yesus Kristus
- Imigrasi Buka Layanan Paspor di CFD Jakarta
- Pencuri Rumah Kosong di Pamulang Tangsel Diringkus Polisi
- Polisi Selidiki Viral Pencuri Motor Bersenpi di Duren Sawit
- Festival Jakarta Great Sale 2026 Diskon 70 Persen Sambut HUT DKI
- Pria Tewas Diduga Dilempar dari Lantai Dua Grogol
- Polisi Beberkan Alur Distribusi Ekspor Ilegal Motor Jaksel
- Model Dibegal di Tol Kebon Jeruk, Kritis
- Prakiraan Cuaca Depok: Hujan Ringan Siang-Sore
- Polisi Pindahkan 321 WNA Kasus Judol ke Imigrasi