Lokasi: Otomotif >>
SPMB Jakarta 2026: Jalur Prestasi, Afirmasi, Domisili, Mutasi
Otomotif1782 Dilihat
RingkasanSPMB Jakarta 2026 untuk jenjang SMP mewajibkan setiap calon murid baru memenuhi persyaratan sesuai jalur masuk yang dipilih. Kuota Jalur Afirmasi mencapai 20 persen dari daya tampung, termasuk kuota penyandang disabilitas sebanyak 2 murid per rombongan belajar....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/SPMB-JAKARTA-2026-3453453434W.jpg)
SPMB Jakarta 2026 untuk jenjang SMP mewajibkan setiap calon murid baru memenuhi persyaratan sesuai jalur masuk yang dipilih. Kuota Jalur Afirmasi mencapai 20 persen dari daya tampung, termasuk kuota penyandang disabilitas sebanyak 2 murid per rombongan belajar. Sementara itu, kuota pada Jalur Domisili ditetapkan sebesar 50 persen dari daya tampung.
Dalam hal jumlah CMB yang mendaftar melalui Jalur Domisili melebihi daya tampung, maka seleksi dilakukan dengan urutan langkah yang telah ditentukan. Apabila kuota Jalur Domisili tidak terpenuhi, sisa kuota tersebut akan dilimpahkan ke dalam PMB Tahap Kedua. Prosedur ini memastikan proses penerimaan berjalan transparan dan adil bagi seluruh peserta.
Selain itu, kuota Jalur Mutasi ditetapkan sebesar 3 persen dari daya tampung. Informasi lengkap mengenai persyaratan dan tahapan seleksi SPMB Jakarta 2026 dapat diakses melalui kanal resmi PPDB DKI Jakarta.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/rl2ptfp7p.html
Artikel Terkait
Pertemuan Ekraf dengan Aktor Tokyo Drift Gaet Pasar Global
OtomotifPemeran Han Hue mendapat sambutan meriah saat menghadiri pameran mobil bergengsi The Elite Showcase 2026, sekaligus membuka peluang kolaborasi strategis dengan pemerintah dan pelaku industri kreatif Indonesia. Wakil Menteri Ekonomi Kreatif (Wamen Ekraf), Irene Umar, menggelar pertemuan khusus dengan pihak terkait untuk membahas sinergi antara subsektor otomotif dan industri stiker kreatif nasional....
【Otomotif】
Baca SelengkapnyaART Tersangka Kasus Kematian Bocah Akibat Pengobatan Mistik
OtomotifSeorang korban berinisial AA, warga Desa Muara Dilam, Kecamatan Kunto Darussalam, meninggal dunia pada Rabu malam (13/5/2026) setelah menjalani praktik mistis yang ditawarkan oleh pelaku. Awalnya korban mengalami sakit, dan pelaku mengaku bisa menyembuhkan melalui metode mistis, namun praktik tersebut justru berujung pada kematian korban....
【Otomotif】
Baca SelengkapnyaRico Waas Lapor Mendagri Berobat ke Luar Negeri Tanpa APBD
OtomotifRico Waas mengakui dirinya sedang berada di luar negeri untuk menjalani pengobatan dan telah melapor kepada Mendagri terkait agenda tersebut. Hal ini disampaikan politisi muda Partai Nasional Demokrat (NasDem) itu kepada wartawan melalui sambungan seluler pada Minggu (17/5/2026)....
【Otomotif】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Toyota Agya Club Manado Tempuh 3.027 Km ke GR DAY 2026
- 99 Persen Wilayah Terdampak Bencana Bebas Lumpur
- Prakiraan BMKG: Hujan Guyur 10 Distrik di Sorong Hari Ini
- Satu Tahanan Kejari OKU Kabur Ditangkap, Dua Diburu
- 2 Ibu Hamil Ditandu 4 Jam ke RS Akibat Jalan Rusak Polman
- Pelaku Pembakaran Mobil Kades Terancam 9 Tahun Penjara
Artikel Terbaru
Kecelakaan SUV Mengintai, Pilih Ban yang Tepat Demi Keselamatan
Istri Sayat Leher Suami 17 Jahitan gegara Selingkuh Terbongkar
Wagub Babel Divonis 4 Bulan Penjara Gara-Gara Tagihan Hotel
Pengembangan Pelabuhan Dorong Logistik dan Konektivitas Daerah
Sitha Marino Abaikan Hujatan Gegara Pacaran Bastian Steel
3 Lansia Dipukuli dalam Perampokan Toko Emas Wonokromo
Tautan Sahabat
- OJK Imbau Investor Tenang Jelang Rebalancing MSCI Besok
- Gojek Hapus Goride Hemat, Tarif Naik Mulai Besok
- MedcoEnergi Perkuat Investasi Jangka Panjang di Oman
- Biaya Jual Mahal di Marketplace Keluhkan Pelaku UMKM
- IHSG Anjlok 2 Persen ke Level 5.969
- Pertamina-Medco Jual Beli Gas Dukung Kilang Dumai dan Plaju
- Menperin: Kawasan Industri Dorong Pertumbuhan Ekonomi
- Menteri Amran Minta Pelaku Beras Oplosan Dihukum Berat
- Menkeu Purbaya Santai soal Rupiah dan IHSG Ambruk
- Anak Muda 19-34 Tahun Terjerat Pinjol, Diminta Rutin Investasi