Lokasi: Pendidikan >>
UIN Walisongo Buka Beasiswa S2-S3 Gratis Hafiz
Pendidikan77121 Dilihat
RingkasanUniversitas meluncurkan program beasiswa khusus bagi para penghafal Al-Qur’an (Hafiz/Hafizah) dan keluarga besar alumni sebagai langkah strategis memperluas akses pendidikan tinggi. Beasiswa ini berlaku untuk jenjang Magister (S2) dan Doktor (S3) dengan tujuan memberikan apresiasi serta memfasilitasi kelanjutan studi tanpa terkendala biaya....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/gedung-uin-walisongo-semarang-2023.jpg)
Universitas meluncurkan program beasiswa khusus bagi para penghafal Al-Qur’an (Hafiz/Hafizah) dan keluarga besar alumni sebagai langkah strategis memperluas akses pendidikan tinggi. Beasiswa ini berlaku untuk jenjang Magister (S2) dan Doktor (S3) dengan tujuan memberikan apresiasi serta memfasilitasi kelanjutan studi tanpa terkendala biaya.
Program tersebut memberikan potongan biaya kuliah sebesar 50 persen bagi penerima selama masa studi normal. Kebijakan ini dirancang untuk membantu para alumni meningkatkan kapasitas akademik dan profesional secara lebih terjangkau, sekaligus menjadi bentuk perhatian kampus terhadap pengembangan karier dan pendidikan lanjutan.
Bagi calon mahasiswa yang ingin memanfaatkan peluang ini, proses pendaftaran dilakukan secara online melalui laman resmi universitas. Dengan adanya fasilitas kuliah gratis ini, diharapkan semakin banyak Hafiz dan Hafizah yang dapat melanjutkan pendidikan tinggi tanpa terkendala biaya.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/rhnd8151a.html
Sebelumnya: Kode Redeem FC Mobile 19 Mei 2026, Klaim Sekarang
Berikutnya: Real Madrid Menang Tipis 1-0 atas Sevilla
Artikel Terkait
iCloud+ Dapatkan Fitur Hide My Email Lebih Praktis
PendidikanApple dikabarkan tengah menyempurnakan fitur Hide My Email yang memungkinkan pengguna membuat alamat email alternatif setiap kali mendaftar ke sebuah layanan atau aplikasi, sebagaimana dilaporkan oleh 9to5Mac pada 10 Mei 2026 melalui penulis Michael Burkhardt. Dengan fitur ini, pengguna tidak perlu memberikan alamat email utama kepada pihak ketiga, sehingga privasi lebih terjaga dan akses email bisa diputus kapan saja jika mulai menerima spam atau iklan berlebihan....
Baca SelengkapnyaART Tersangka Kasus Kematian Bocah Akibat Pengobatan Mistik
PendidikanSeorang korban berinisial AA, warga Desa Muara Dilam, Kecamatan Kunto Darussalam, meninggal dunia pada Rabu malam (13/5/2026) setelah menjalani praktik mistis yang ditawarkan oleh pelaku. Awalnya korban mengalami sakit, dan pelaku mengaku bisa menyembuhkan melalui metode mistis, namun praktik tersebut justru berujung pada kematian korban....
Baca SelengkapnyaMantan Kasat Narkoba Kubar Jalani Sidang Etik di Polda Kaltim
PendidikanAKP Deky terancam sanksi Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH) atas pelanggaran Kode Etik Profesi Polri yang dilakukannya. Kombes Pol Hariyanto mengungkapkan sidang etik terhadap terduga pelanggar akan digelar di Mapolda Kaltim pada Senin (18/5/2026)....
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Kabar Pernikahan Mail dan Shella, Timnas Tanpa Pelatih
- Ayah di Klaten Cabuli Anak Kandung, Catatan Harian Jadi Bukti
- Pelaku Penyekapan Mahasiswi Nunukan Ditembak Polisi
- Ledakan di Gereja Intan Jaya Lukai Empat Warga
- NATO Rapat Darurat Bahas Stok Senjata Habis Akibat Perang Iran
- Oknum TNI Tembak Rekan TNI Saat Berjoget
Artikel Terbaru
Tautan Sahabat
- Puan Khawatir Hantavirus Meluas, Minta Antisipasi Pemerintah
- Waspada Stroke saat Tubuh Tiba-tiba Limbung dan Sempoyongan
- Hoaks Media Sosial Picu Rendahnya Imunisasi Anak Aceh
- Berdebar Naik Tangga, Waspada Gangguan Irama Jantung
- BPOM Temukan 22 Obat Herbal Berbahaya Picu Stroke
- Menkes Ungkap Obesitas Pangkas Kualitas Hidup Manusia
- Dongeng dan Permainan Edukatif Hibur Pasien Kanker Cilik Bandung
- Virus Hanta Menular Lewat Kotoran Tikus, Waspadai Demam-Sesak
- Indonesia Masuk Enam Besar Dunia Kasus Zero Dose Imunisasi
- Avigan, Obat Jepang, Berpotensi Lawan Hantavirus