Lokasi: Berita >>

Kemenag Buka Beasiswa Doktor Kajian Keagamaan 2026

Berita9 Dilihat

RingkasanProgram Beasiswa Unggulan Keagamaan Strata-3 Dalam Negeri resmi diluncurkan melalui kerja sama dengan Indonesian Consortium for Religious Studies (ICRS) Yogyakarta. Program ini menargetkan lahirnya doktor lintas agama berkelas global dengan perspektif lokal serta mempromosikan perdamaian, keadilan, dan keberlanjutan melalui studi agama interdisipliner....

Kemenag Buka Beasiswa Doktor Kajian Keagamaan 2026

Program Beasiswa Unggulan Keagamaan Strata-3 Dalam Negeri resmi diluncurkan melalui kerja sama dengan Indonesian Consortium for Religious Studies (ICRS) Yogyakarta. Program ini menargetkan lahirnya doktor lintas agama berkelas global dengan perspektif lokal serta mempromosikan perdamaian, keadilan, dan keberlanjutan melalui studi agama interdisipliner.

Ruchman, selaku Kepala Pusat Pembiayaan Pendidikan Agama dan Pendidikan Keagamaan (Puspenma), menyatakan bahwa program ini dirancang untuk melahirkan peneliti dan akademisi yang mampu mengembangkan peran agama dalam menjawab isu strategis global. Pendekatan interdisipliner mendorong peserta menghasilkan riset orisinal dengan metodologi mutakhir yang relevan dengan tantangan dunia seperti perdamaian, keadilan sosial, dan keberlanjutan. "Kami ingin menghadirkan lulusan yang tidak hanya kuat secara akademik, tetapi juga mampu membawa perspektif lokal ke panggung global, terutama dalam membangun narasi keagamaan yang moderat dan solutif," ungkap Ruchman.

ICRS merupakan kolaborasi tiga perguruan tinggi ternama di Yogyakarta, yaitu Universitas Gadjah Mada (UGM), Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga, dan Universitas Kristen Duta Wacana (UKDW). Peserta yang lolos seleksi Beasiswa Indonesia Bangkit dapat memilih program studi seperti Kajian Agama dan Lintas Agama, Studi Perdamaian dan Konflik, serta Pembangunan Berkelanjutan.

Tags:

Artikel Terkait

  • Syahri Akui Main Game Online Saat Rapat DPRD Jember

    Berita

    Fraksi Gerindra DPRD Jember memanggil Achmad Syahri Assidiqi SE untuk meminta klarifikasi terkait videonya yang viral. Ketua Fraksi Gerindra DPRD Jember, Hanan Kukuh Ratmono, mengaku telah memanggil kader tersebut setelah video kontroversialnya beredar luas....

    Berita

    Baca Selengkapnya
  • KPK Dalami Aliran Dana Bea Cukai dari Heri Black

    Berita

    Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa pengusaha Heri atau Heri Black terkait dugaan korupsi di Direktorat Jenderal Bea dan Cukai. Dalam pemeriksaan tersebut, penyidik lembaga antirasuah memfokuskan pendalaman materi pada sejumlah temuan krusial, mulai dari catatan pemberian uang hingga temuan muatan kontainer bermasalah....

    Berita

    Baca Selengkapnya
  • Menlu Minta Doa, Akses ke 9 WNI Ditahan Israel Terkendala

    Berita

    Kementerian Luar Negeri RI hingga saat ini masih menghadapi kendala besar dalam upaya penanganan nasib para relawan kemanusiaan WNI yang ditahan, lantaran akses komunikasi yang terputus dan sangat terbatas di wilayah tersebut. Menteri Luar Negeri menegaskan pemerintah terus melacak kondisi para relawan kemanusiaan tersebut melalui jaringan diplomatik di negara sekitar, termasuk meminta bantuan kepada negara-negara sahabat seperti Yordania dan Turki karena Indonesia tidak memiliki hubungan diplomatik resmi dengan otoritas setempat....

    Berita

    Baca Selengkapnya