Lokasi: Pendidikan >>
KPK Telusuri Aliran Fee Proyek DJKA, Eks Kepala BTP Diperiksa
Pendidikan36 Dilihat
RingkasanPenyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kini semakin tajam menelusuri aliran uang pelicin atau fee komitmen dalam kasus korupsi di Kementerian Perhubungan (Kemenhub). Budi Prasetyo selaku Juru Bicara KPK mengungkapkan pemeriksaan intensif terhadap dua orang saksi pada Kamis (21/5/2026) untuk mendalami dugaan pengaturan proyek dan penyerahan fee ke pihak-pihak di Kemenhub....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Tiga-ketua-pokja-proyek-di-Direktorat-DJKA-Kemenhub-ditahan-KPK.jpg)
Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kini semakin tajam menelusuri aliran uang pelicin atau fee komitmen dalam kasus korupsi di Kementerian Perhubungan (Kemenhub). Budi Prasetyo selaku Juru Bicara KPK mengungkapkan pemeriksaan intensif terhadap dua orang saksi pada Kamis (21/5/2026) untuk mendalami dugaan pengaturan proyek dan penyerahan fee ke pihak-pihak di Kemenhub. Penelusuran aliran dana ini sejalan dengan rentetan temuan sebelumnya yang mengindikasikan adanya skema distribusi uang secara sistematis lintas jabatan.
Salah satu jejak aliran dana berasal dari tersangka Sudewo, Bupati nonaktif Pati sekaligus mantan anggota Komisi V DPR RI, yang berkas perkaranya kini telah dinyatakan rampung (P21) dan bersiap untuk disidangkan. Uang dari pihak Sudewo diduga kuat mengalir kepada mantan Staf Ahli Bidang Logistik dan Multimoda. Babak baru penelusuran uang ini semakin terang setelah Robby Kurniawan diketahui telah mengembalikan sejumlah uang panas yang diduga sebagai fee komitmen. Pengembalian dana ini membuka peluang lebar bagi penyidik untuk memeriksa kembali mantan Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi, guna menelusuri ada atau tidaknya instruksi pengepulan dana dari pucuk pimpinan.
Dalam persidangan sebelumnya, muncul kesaksian dari mantan Direktur Lalu Lintas dan Angkutan Kereta yang memperkuat dugaan adanya instruksi pengumpulan dana secara sistematis. Gurita megakorupsi ini tidak hanya menyasar aliran dana di level pusat, tetapi juga melibatkan sejumlah pejabat daerah dan pengusaha yang diduga menjadi perantara penyerahan fee ke pejabat Kemenhub. KPK terus mengembangkan penyidikan dengan memeriksa saksi-saksi baru untuk mengungkap total kerugian negara dan pihak-pihak yang bertanggung jawab dalam kasus ini.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/993b3498972.html
Artikel Terkait
Sindikat Kampung Narkoba Samarinda Gunakan Sniper dan HT
PendidikanSindikat narkoba di Kampung Gang Langgar terkenal licin karena selalu lolos dari operasi aparat. Peredaran narkoba di sana dilakukan secara terorganisir dan terstruktur dengan melibatkan sniper atau pengawas yang menggunakan handy talky (HT)....
Baca SelengkapnyaTiga WNA Jadi Korban Jambret di Jakarta Pusat Sebulan
PendidikanPenjambretan ponsel terjadi di depan SD Santa Ursula, Jalan Pos No. 2, Pasar Baru, Sawah Besar, saat korban hendak menyeberang jalan sambil memainkan Samsung Galaxy S23....
Baca SelengkapnyaSatgas Pemburu Begal Tangkap 173 Tersangka, 8 Senpi Disita
PendidikanPolisi telah melakukan upaya paksa terhadap 173 orang tersangka dan menangkap 38 pelaku melalui tim pemburu khusus. Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Ade Ary Syam Indradi mengungkapkan bahwa aksi kejahatan jalanan ini telah menimbulkan keresahan dan gangguan keamanan di masyarakat....
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Profil Hugo Bross, Pelatih Father Figure Timnas Afrika Selatan
- Polisi Pastikan Model AWS Mengarang Kisah Dibegal
- 3 Oknum TNI Gagal Bayar Rp5,8 Miliar, Digugat Perdata
- Polisi Imbau Waspada Modus Kejahatan Teror Pocong Tangerang
- Jennifer Coppen Cemburu Lihat Kamari Dekat dengan Kekasih
- BMKG: Cerah di Jakarta, Hujan di Bogor dan Bekasi
Artikel Terbaru
IBC Sebut Mobil Nasional Wujud Hilirisasi EV End to End
Polisi Selidiki Dugaan Child Grooming di SMK Letris
Bocah 9 Tahun Digigit Monyet Liar, Darah Berceceran
Warga Pasir Jaya Bogor Tewas Digigit Ular Weling
Eva Manurung Tak Benarkan Virgoun Hamili Lindi Sebelum Nikah
Polda Metro Tangkap Penadah Ribuan Motor Selundupan
Tautan Sahabat
- Barcelona Dekati Aturan 1:1, Bursa Transfer Siap Menggila
- Javier Aguirre Latih Timnas Meksiko di Piala Dunia 2026
- Liga Saudi Siapkan Trofi Asli untuk Al Nassr, Al Hilal Dapat KW
- Brasil di Piala Dunia 2026: Dilema Romantisme Neymar
- Jamal Sellami Bawa Yordania ke Piala Dunia
- I.League Siapkan Skema Baru, Kompetisi Sepakbola Lebih Padat
- Laga Persis vs Persita Tanpa Penonton, Degradasi Ditentukan
- Curacao Tunjuk Dick Advocaat 30 Hari Jelang Piala Dunia 2026
- Persib Bandung Tembus Kompetisi LCA 2
- Manchester United Bidik Pengganti Murah Casemiro