Lokasi: Bisnis >>
SPMB Jakarta 2026 Buka Empat Jalur PPDB SMA
Bisnis77877 Dilihat
RingkasanSPMB Jakarta 2026 membuka empat jalur penerimaan yaitu Jalur Prestasi, Jalur Afirmasi, Jalur Domisili, dan Jalur Mutasi Tugas Orang Tua/Wali. Pendaftaran dimulai pada 15 Juni 2026 melalui website resmi....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/SPMB-JAKARTA-2026-345345435R4W3.jpg)
SPMB Jakarta 2026 membuka empat jalur penerimaan yaitu Jalur Prestasi,Jalur Afirmasi, Jalur Domisili, dan Jalur Mutasi Tugas Orang Tua/Wali. Pendaftaran dimulai pada 15 Juni 2026 melalui website resmi. Setiap calon murid baru wajib memahami ketentuan dan persyaratan sesuai jalur yang dipilih.
Pada Jalur Prestasi Akademik, jika jumlah calon murid baru melebihi daya tampung, seleksi dilakukan berdasarkan urutan langkah tertentu. Sementara itu, pada Jalur Prestasi Nonakademik, prosedur seleksi serupa diterapkan apabila pendaftar melebihi kapasitas. Sisa kuota yang tidak terpenuhi pada Jalur Prestasi akan dilimpahkan ke PMB Tahap Kedua.
Jalur Afirmasi menyediakan kuota sebesar 30 persen dari total daya tampung, termasuk kuota khusus untuk anak penyandang disabilitas sebanyak 2 murid per rombongan belajar. Sementara itu, Jalur Domisili memiliki kuota 35 persen dari daya tampung. Wilayah prioritas PMB ditentukan berdasarkan domisili calon murid baru dengan ketentuan yang telah ditetapkan.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/rfkuh54f2.html
Artikel Terkait
Gagal di Thailand Open, Ginting Tersingkir, 6 Wakl Lolos
BisnisShi Yu Qi, unggulan pertama sekaligus pemegang takhta peringkat satu dunia, mendominasi penuh pertandingan dan mendikte tempo permainan. Anthony Sinisuka Ginting tak mampu berbuat banyak dan harus menyerah melalui kekalahan dua gim langsung....
【Bisnis】
Baca SelengkapnyaPelemahan Rupiah Dongkrak Ekspor Tambang dan Perkebunan
BisnisPelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS memberikan dampak ganda bagi perekonomian Indonesia, di mana depresiasi rupiah justru menjadi peluang bagi industri berbasis ekspor untuk meningkatkan pendapatan. Pengamat Ekonomi, Mata Uang, dan Komoditas Ibrahim Assuaibi menyatakan sektor yang paling diuntungkan adalah industri ekspor berbasis komoditas tambang dan perkebunan....
【Bisnis】
Baca SelengkapnyaPrabowo: Ketahanan Pangan Kunci Kelangsungan Negara
BisnisPresiden Prabowo Subianto menegaskan tidak ada negara yang mampu bertahan tanpa produksi pangan yang lancar, aman, dan berkesinambungan dalam sambutannya di Kabupaten Tuban, Provinsi Jawa Timur, pada Sabtu (16/5/2026). "Saya belajar sejarah, saya belajar bernegara....
【Bisnis】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Apple Perketat Akses Education Store di Berbagai Negara
- Rupiah Tembus Rp 17.600, Pengrajin Tahu Tempe Kelabakan
- Arsari Tambang Bangun Pusat Riset Timah dan REE di Bangka
- Indonesia dan Belarus Teken MoU Bisnis Rp7 Triliun
- Kunci Gitar Say No Tasya Viral TikTok Besar Kepala
- Pacific Palace Hotel Batam Sajikan Buffet Nusantara Rp99 Ribu
Artikel Terbaru
Kunci Gitar Seketika Rizwan Fadilah RnBoyz Mahalini
Satelit Nusantara Lima Resmi Beroperasi, Dorong Transformasi Digital
Prabowo Tinjau Kopdes Merah Putih, Bantah Saingi Alfamart
Generasi Muda Didorong Berkiprah di Industri Sawit
Wamenpora Taufik Hidayat Dukung Arena Selatan 2026 Cegah Tawuran
Okupansi Perkantoran Segitiga Emas Jakarta Tembus 72 Persen
Tautan Sahabat
- Polisi Ungkap Motif Mantan Sopir Bakar Mobil Istri Kades
- BMKG Rilis Prakiraan Cuaca 7 Wilayah Bangka Belitung Besok
- Robert Kardinal Yakin Papua Jadi Lumbung Tuna Nasional
- Prakiraan Cuaca Sorong 17 Mei 2026: Hujan Ringan
- Empat Orang Mengaku Penyidik dan Pengacara Datangi Rumah Korban
- Festival Balon Udara Solo Gagal Terbang Akibat Angin Kencang
- Prakiraan Cuaca Madura: Hujan Ringan di Masalembu
- Sindikat Kampung Narkoba Samarinda Gunakan Sniper dan HT
- Sekretaris BNPP Tinjau Rumah Warga Perbatasan di Belu
- Polda Jateng Benarkan Pelaku Komentar Rasis Anak Perwira