Lokasi: Pendidikan >>
SPMB Jakarta 2026: Syarat Afirmasi, Domisili, Mutasi Orangtua
Pendidikan7384 Dilihat
RingkasanSPMB Jakarta 2026 untuk jenjang SD menetapkan sejumlah syarat pendaftaran, termasuk ketentuan domisili yang tercatat dalam Kartu Keluarga (KK). Proses verifikasi data oleh pihak sekolah menjadi tahap penting yang menentukan kelanjutan pendaftaran....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/SPMB-JAKARTA-2026-34543534.jpg)
SPMB Jakarta 2026 untuk jenjang SD menetapkan sejumlah syarat pendaftaran, termasuk ketentuan domisili yang tercatat dalam Kartu Keluarga (KK). Proses verifikasi data oleh pihak sekolah menjadi tahap penting yang menentukan kelanjutan pendaftaran. Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Jakarta 2026 menyediakan beberapa jalur penerimaan, seperti afirmasi, domisili, dan mutasi, dengan kuota yang telah ditentukan.
Berdasarkan laman resmi SPMB Jakarta 2026, kuota Jalur Afirmasi sebanyak 20 persen dari daya tampung, termasuk kuota penyandang disabilitas sebanyak 2 murid per rombongan belajar. Sementara itu, kuota Jalur Domisili mencapai 77 persen dari daya tampung, dengan prioritas ditentukan berdasarkan domisili Calon Murid Baru (CMB). Apabila jumlah CMB yang mendaftar melalui Jalur Domisili melebihi daya tampung, maka seleksi dilakukan dengan urutan langkah tertentu. Jika kuota Jalur Domisili tidak terpenuhi, sisa kuota dilimpahkan ke PMB Tahap Kedua.
Kuota Jalur Mutasi ditetapkan sebesar persen dari daya tampung, yang meliputi beberapa kategori. Proses pendaftaran dan seleksi ini menjadi panduan bagi orang tua atau wali murid yang ingin mendaftarkan anaknya di jenjang SD melalui SPMB Jakarta 2026. Informasi lebih lengkap mengenai persyaratan dan tahapan dapat diakses melalui laman resmi SPMB Jakarta 2026.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/rdu28ho89.html
Sebelumnya: Kode Redeem Genshin Impact 19 Mei 2026, Klaim Segera
Berikutnya: Apple Batal Hadirkan Touch ID di Apple Watch
Artikel Terkait
Gencatan Senjata Diperpanjang, Israel dan Hezbollah Saling Serang
PendidikanBentrokan masih berlangsung sejak Presiden AS Donald Trump pertama kali mengumumkan gencatan senjata pada 16 April, dengan pertempuran sebagian besar terbatas di perpanjangan gencatan senjata selama 45 hari yang diumumkan setelah putaran ketiga perundingan yang dimediasi AS. Mediasi yang dipimpin AS ini berjalan paralel dengan upaya diplomasi untuk mengakhiri konflik AS-Iran....
Baca SelengkapnyaMegawati-Dubes Kuwait Bahas Dampak Konflik Timur Tengah
PendidikanPertemuan antara Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto dan Duta Besar Kuwait untuk Indonesia Khalid Al-Shamlan membahas dampak berkelanjutan konflik di Timur Tengah serta penguatan hubungan bilateral kedua negara. Pada awal dialog, Hasto menjelaskan bahwa Kuwait bergabung dengan Gerakan Non-Blok, sementara Indonesia kini memiliki posisi sangat penting di kawasan Global South berkat sejarah perjuangan kemerdekaannya yang menginspirasi negara-negara Asia dan Afrika....
Baca SelengkapnyaDin Desak Netanyahu Bebaskan WNI Lewat Forum BoP
PendidikanMantan Ketua Umum PP Muhammadiyah, Din Syamsuddin, mendesak Pemerintah Indonesia untuk segera mengambil langkah diplomatik di Forum Board of Peace (BoP) guna menekan Perdana Menteri Israel agar membebaskan Warga Negara Indonesia (WNI) yang ditahan. "Saatnya Indonesia bicara pada Forum Board of Peace (BoP) agar Netanyahu membebaskan Warga Negara Indonesia yang ditahannya," ujar Din menilai penangkapan jurnalis Bambang Noroyono dan Thoudy Badai, serta sekitar 100 aktivis kemanusiaan lainnya oleh militer Israel sebagai tindakan keji dan tidak dapat dibenarkan....
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- 6 Benda Saksi Bisu Revolusi Kebudayaan China
- 20 Mei 2026 Hari Kebangkitan Nasional Indonesia
- Hukum dan Niat Patungan Kurban Sapi Idul Adha
- Polisi Diminta Tembak Begal di Tempat, Indonesia Darurat
- Macau Open 2026: Ginting dan Leo/Daniel Tampil, Tanpa Ganda Campuran
- Dua Mantan Bos Pertamina Divonis 6 Tahun Penjara
Artikel Terbaru
WHO Nyatakan Wabah Ebola Darurat Kesehatan Global
Menaker Yassierli: Kesejahteraan Pekerja dan Kinerja Industri Sejalan
Pimpinan DPR Soroti Derita Guru Akibat Implementasi Daerah
Demokrat Terima Delegasi PAP, Bahas Peran Politik Wanita
Hillstate Yakin Penuh Megawati, Cedera Bukan Masalah
AKP Deky Diduga Minta Rp65 Juta ke Bandar Narkoba
Tautan Sahabat
- Gerakan 'Kecoak' Makin Santer di India
- Trump Sebut Gencatan Senjata Kritis, Iran Siap Hadapi Segala Risiko
- Bursa Iran Dibuka Lagi, Inflasi Tembus 70 Persen
- India Siap Terima Sistem S-400 dari Rusia
- India Minta Jalur Bebas Hambatan di Selat Hormuz
- Arab Saudi Siaga Penuh, Fasilitas Jamarat Haji 2026 Dirombak
- Polisi Jepang Tangkap Mahasiswi RI Buang Jenazah Bayi
- Kebakaran Hutan Landa Afrika-Asia, El Nino Perparah Bencana
- WHO Peringatkan Krisis Kesehatan Mental di Ukraina
- BMW dan Toyota Uji Masa Depan Hidrogen di Jerman-Jepang