Lokasi: Hikmah >>
Lokasi Ujian Mandiri Bela Negara UPN Yogyakarta 2026
Hikmah5472 Dilihat
RingkasanUPN Veteran Yogyakarta membuka jalur Seleksi Mandiri 2026 dengan sistem ujian yang lebih mudah. Seleksi ini menjadi salah satu jalur penerimaan mahasiswa baru yang diselenggarakan UPN "Veteran" Yogyakarta melalui pengukuran kemampuan kognitif siswa serta penguasaan mata pelajaran pendukung dan penciri kampus sebagai Kampus Belajar....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/upn-veteran-yogyakarta.jpg)
UPN Veteran Yogyakarta membuka jalur Seleksi Mandiri 2026 dengan sistem ujian yang lebih mudah. Seleksi ini menjadi salah satu jalur penerimaan mahasiswa baru yang diselenggarakan UPN "Veteran" Yogyakarta melalui pengukuran kemampuan kognitif siswa serta penguasaan mata pelajaran pendukung dan penciri kampus sebagai Kampus Belajar.
Kebijakan ini menjadi langkah strategis kampus untuk memperluas akses pendidikan tinggi tanpa membebani peserta dengan jarak perjalanan yang jauh ke Yogyakarta. Wakil Rektor Bidang Akademik dan Sistem Informasi UPN "Veteran" Yogyakarta,Machya Astuti Dewi, menyampaikan bahwa perluasan lokasi ujian ini merupakan bentuk komitmen kampus dalam menjaring talenta terbaik dari seluruh Indonesia. "Kami ingin memberikan kesempatan seluas-luasnya bagi putra-putri daerah dari Sumatera hingga Papua untuk bergabung dengan Kampus Belajar," ujarnya.
Terdapat perbedaan metode dan jadwal pelaksanaan antara pusat ujian di Yogyakarta dengan lokasi ujian di luar daerah. Pelaksanaan ujian Seleksi Mandiri 2026 dibagi menjadi dua skema berdasarkan lokasi. Ujian di luar Yogyakarta akan dilaksanakan lebih awal pada 18 Juni 2026 secara serentak di seluruh titik. Metode yang digunakan adalah Paper Based Test (PBT).
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/rd1flvpe2.html
Artikel Terkait
WHO Peringatkan 12 Negara soal Virus Hanta di Kapal Pesiar
HikmahWabah virus Hanta yang langka dan mematikan terjadi di sebuah kapal pesiar yang berlayar melintasi Atlantik Selatan, memicu respons darurat kesehatan global yang melibatkan 12 negara. Laporan dari The Times of India pada Selasa (12/5/2026) menyebutkan wabah bermula dari beberapa penumpang yang mengalami demam dan gangguan pernapasan selama pelayaran, namun kondisi sejumlah pasien memburuk dengan cepat hingga menyebabkan kematian....
【Hikmah】
Baca SelengkapnyaPemuda Bonceng Tiga Tabrak Tiang Demi Kabur dari Kejar Massa
HikmahInsiden tawuran terjadi di kawasan Jalan Bandengan pada Jumat malam. Sebuah sepeda motor matik melaju dengan kecepatan tinggi sambil membonceng tiga orang....
【Hikmah】
Baca SelengkapnyaPolisi Selidiki Pencuri Motor Bersenpi di Siang Hari
HikmahPencurian sepeda motor dengan modus menodongkan senjata api terjadi di sebuah indekos di Jalan H. Naman, Pondok Kelapa, seperti terekam kamera pengawas dan diunggah ke media sosial Instagram....
【Hikmah】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- 1,2 Juta Anak Alami Wasting, GTM dan Picky Eater Disorot
- Aktivis KontraS Andrie Yunus Jalani Operasi Wajah
- Penumpang KRL Nyeri Tulang Usai Terjatuh ke Rel Manggarai
- Penumpang KRL Nyeri Tulang Usai Terjatuh ke Rel Manggarai
- Rupiah Tembus Rp17.500 meski Ekonomi Tumbuh 5,61 Persen
- Ditpolairud Tangkap dan Lepas Liarkan 180 Ikan Napoleon
Artikel Terbaru
Hari Kebangkitan Nasional 2026: Tanggal, Ucapan, dan Sejarah
Long Weekend, Monas Magnet Warga untuk Piknik dan Edukasi
Polisi Selidiki Child Grooming, Yayasan Nonaktifkan Kepsek
Tabrakan Beruntun di Tol JORR Cakung, Dua Tewas
Cadangan 31 Miliar Ton, Batu Bara Penopang Energi Indonesia
Toyota Avanza Terbakar di Tol Jagorawi Diduga Korsleting
Tautan Sahabat
- Rangkap Jabatan di Danantara Dinilai Ganggu Kinerja
- Koperasi Diajak Garap Pasar Luar Negeri Lewat Jejaring Global
- Emas Antam Stagnan di Rp2.839.000 per Gram Hari Ini
- Likuiditas Bank Kuat, Kredit Konsumsi dan UMKM Melambat
- BI Didorong Naikkan Suku Bunga, Rupiah Melemah
- PaDi Dioptimalkan, BUMN Perkebunan Perkuat Ekosistem UMKM
- Mendag: Mayoritas UMKM Tak Tahu Cari Pembeli Luar Negeri
- Kementerian ESDM Tanggapi WN Tiongkok di Tambang Emas Ilegal Sangihe
- Rupiah Tembus Rp17.500 meski Ekonomi Tumbuh 5,61 Persen
- BYD Khawatir Rupiah Melemah Tekan Daya Beli Mobil